
Kini sila telah dipindahkan keruangan rawat inap VVIP,ruangan yang cukup luas dan memiliki sofa tamu,,mini bar dan juga ranjang tambahan buat si penunggu pasien.
sila mengerjapkan mata nya,perlahan mata sila terbuka dan mencoba menetralkan pandangan nya.
sila merasa aneh kala membuka matanya dia tidak lagi dikamar nya,melain kan disebuah kamar asing.
sila mengedarkan pandangan nya,dia melihat ada bunda erna,mamah sinta,mbak nabila dan juga suaminya yang terus menggenggam tangan mungil sila.
"mas...."panggil sila lirih
ega yang sedang fokus dengan ponsel nya mendongakan kepala nya dan mendapati sila telah siuman dan sedang manatapnya.
"kamu sudah sadar sayang?apa ada yang sakit?"tanya ega begitu mendapati sila tersadar dari pingsan nya.
"aku dimana mas?terus kenapa semua nya ada disini?"tanya sila pada suami nya.
"tadi kamu pingsan sayang,tina sama bi sumi membawa mu kerumah sakit dan kamu diharuskan dirawat selama seminggu kedepan"jelas ega pada sila,sila terlihat terkejut mendengar penjelasan ega dia merasa baik baik saja tapi kenapa harus dirawat sampai satu minggu?
"memang nya aku kenapa mas?kenapa harus dirawat selama itu?kau baik baik saja mas,lebih baik kita pulang ya"ajak sila merasa tubuhnya baik baik saja dan merasa tidak butuh menginap dirumah sakit segala.
__ADS_1
"tidak sayang,kali ini aku tidak mau ambil resiko,disini ada dua nyawa yang membutuhkan perawatan pkhusus,jadi kamu bersabar ya selama seminggu ini demi kamu dan juga demi mereka"tangan ega mengelus elus perut sila yang masih rata.
"maksud kamu,aku hamil mas?dan apa maksud kamu dengan kata 'mereka'?"tanya sila bingung dengan penjelasan ega.
"iya sayang kamu hamil,dan kini ara akan memiliki 2 adik sekaligus,tapi kondisi kamu dan mereka.masih belum stabil,kalian masih lemah jadi perlu perawatan dahulu sampai kondisi mereka kuat"
"masya allah mas,aku beneran hamil anak kembar mas?"tanya sila masih tidak percaya tentang kondisinya kini yang tengah mengandung 2 anak sekaligus.
ega menarik sila dalam sekapan nya dan membelai rambut sila lembut dan membenamkan beberapa kali kecupan dipucuk kepala sila.
"iya sayang,kini kamu tengah hamil 2 anak sekaligus dan ara akan punya 2 adik"ega mempererat pelukan nya dan kembali membenamkan bibirnya dipucuk kepala sila.
"bunda...."ara berhambur kedalam pelukan sang bunda begitu memasuki kamar tempat sila dirawat,ara memeluk bundanya dengan sangat erat karna pas sila dibawa kerumah sakit ara tengah berada disekolah dan terpaksa dijemput oleh nabila,kakak dari sila.
"bunda kenapa?kenapa bunda bisa disini,apa bunda sakit?bunda sakit apa ayah?"kini tatapan nya beralih kepada sang ayah yang duduk disamping bundanya sambil memeluk tubuh lemah sila.
"bunda tidak apa apa sayang,bunda cuma kecapean dan ini juga karna ulah calon adik adik kakak ara,jadi bunda harus menginap dulu disini sayang"ujar sila membelai pipi gembul ara
"calon adik adik?maksud bunda apa?"tanya ara masih belum sadar kalo akan menjadi seorang kakak dari 2 adik sekaligus.
__ADS_1
"disini sudah ada calon adik adik kakak ara"ucap sila membawa tangal mungil ara kearah perutnya yang masih rata.
"adik adik?maksud bunda,ara akan punya adik bayi kembar?"tanya si sulung ara.
"iya sayang,kakak ara akan punya 2 adik"sambung ega ikut menjawab pertanyaan anak sulung nya.
"ya ampun bunda,ara seneng banget mau punya adik bayi kembar,ara bisa pamerin sama teman teman"seru ara bahagia dan kembali berhambur kedalam pelukan sila.
Suka cita pun memenuhi ruangan rawat sila,semua yang ada disana ikut bahagia akan kehadiran calon keluarga baru mereka.
ega pun dengan setia menemani sang istri dan tak meninggalkan nya barang sebentar saja.
"mas kamu tidak kekantor?"tanya sila pada ega yang selalu setia menemani nya.
"nggak sayang,mas kerja disini aja,nanti indra akan kesini membawakan berkas berkas yang penting,untuk yang lain nya masih bisa indra tangani dan aku pantau dari sini"
"apa nggak merepotkan kalo gitu,kasian dong indra harus bulak balik rumah sakit dan kantor"protes sila pada suami nya.
"aku baik baik aja mas,labih baik mas kekantos aja,disini kan ada mamah dan juga bunda"
__ADS_1
"ga mau, kali ini mas gamau lewatkan masa masa kehamilan kamu sayang,cukup ara yang mas telantarkan selama dia dikandung,untuk kali ini mas tidak akan melewatkan tumbuh kembang sikembar"lanjut ega mengenang dahulu kala sila mengandung ara dan tak satu kali pun ega berada disamping nya.