Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
36.2 keluarga heboh


__ADS_3

''ayah,bunda,mbak sama mas hendra kok tumben kumpul?''tanya sila begitu mendapati semua anggota keluarga nya berkumpul kecuali si kecil lala yang munkin sudah tertidur dikamar yang selalu dia tempati kala menginap dirumah nenek dan kakeknya.


''sini duduk deket mbak''ajak nabila dan menunjuk tempat disebelahnya yang kosong karna disebelah yang lain telah diisi oleh sang suami tercinta..


''bi asih maaf bikinin minum buat sila ya bi''teriak nabila pada bi asih agar membuatkan sang adik minuman sebelum melakukan intrograsi nya.


bi asih pun datang dengan membawa secangkir minuman hangat berhubung hari sudah malam,


''minum dulu dek''pinta sang kakak


''ini ada apa ya?kok tiba tiba kumpul gini?terus mbak juga aneh,biasa nya cuek banget kenapa sekarang jadi perhatian gini?''tanya nya yang menyadari adanya keanehan pada keluarga nya.


''kok gitu sih dek?keliatan banget ya aneh nya?''tanya sang kakak


''banget....''seloroh sang adik pada sang kakak


''ok....jadi gini....eeeemmmm....duh kok jadi mbak yang grogi ya...?''tanya nya pada diri sendiri


''ada apa sih mah,pah,mas in?kok iba tiba horor gini?''akhirnya sila bertanya pada sang bunda,ayah dan juga kakak ipar nya


''jadi gini sil,kita cuma mau tanya,apa benar kamu sudah mau menerima ara dan mengakui kalo ara adalah anak kamu''hendra pun memilik membuka suaranya kala mendapati sang istri tak kunjung bertanya


''oh itu...kenapa jadi tegang gini kalo cuma mau tanya masalah ara?''tanya nya balik


''ya karna kita takut kamu seperti dulu lagi sil''lanjut sang kakak

__ADS_1


''jadi bunda boleh ketemu sama ara cucu bunda sayang?kamu ga bohongkan?''tanya sang bunda antusias kala sila memberitahu keluarganya prihal dirinya dan ega meluruskan segala kesalahafahaman di antara mereka


''iya bunda...bahkan ega akan mulai membuat jadwal ara menginap bun,sebelum sila dan ega menikah,ara akan tinggal secara bergilir''jelasnya dan tanpa sila sadari sila telah mengucapkan kata 'pernikahan'.


dengan cepat nabila menangkap kata 'pernikahan' dan membuatnya heboh sendiri


''kamu mau menikah dek?''tanya sang kakak antusias


''insha allah kak...mudah mudahan dimudahkan segala sesuatunya sampai hari H nya tiba''jelas sila yang tak ragu lagi mengungkapkan keinginan dan juga harapan nya.


nabila menabrakan tubuh nya pada tubuh sila dan mndekapkan dengan erat


''selamat ya,akhirnya kamu mendapatkan kebahagiaan kamu dek,mbak akan selalu mendoakan semoga inin yang terbaik buat kamu''doa nabila kepada adik satu satu nya.


* * * * *


Sesampai nya didepan rumah ega bergegas turun dan membawa ara didalam gendongan nya,tak kalah kaget dengan sila,ega pun dikagetkan dengan keberadaan orang tua nya didalam rumah dan dengan setia menanti kedatanagan sang anak dan sang cucu yang baru saja berlibur bersama.


''papah,mamah kok ada rumah?kapan pulang?kenapa tidak memberi kabar ega sebelumnya?''tanya kepada kedua orang tua


''baru datang itu salam dulu dong sayang''tegur sang mamah pada sang anak


''eh iya,assalamuallaikum mamah,papah...maaf tadi lupa habis tumben pulang ga kasih kabar dulu,ini udah ada dirumah aja''jawab sang anak yang masih setia dengan menggendong ara dipangkuan nya.


''bawa dulu ara kekamar nya ga,ada yang mau mamah sama papah bicarain sama kamu''titah sang mamah

__ADS_1


ega mnganggukan kepala dan berlalu dari hadapan kedua orang tua nya dan berjalan menuju kamar ara.


''ada apa mah,pah?kok kayanya serius banget,ega kok sedikit takut ya?''tanya ega begitu sampai diruang keluarga dan mendudukan dirinya disofa tepat didepan orang tua nya


''langsung saja,apa kamu dan sila sudah barbaikan?apa kalian telah meluruskan kesalahfahaman yang selama ini membelenggu kalian?''tanya sang mamah


''iya mah,kemarin waktu kami liburan kami gunakan waktu kami buat meluruskan semua nya,dan kini ara juga sukdah tau kalo sila adalah bundanya''jelas ega


''benarkah?''tanya sang mamah


''iya mah benar,dan rencana nya setelah ada waktu dan kita semua berkumpul ega akan meresmikan hubungan ega dan sila mah''jelasnya lagi


''benarkah itu sayang?''tanya sang mamah lagi yang begitu bahagia mendapatkan kabar bahagia anak dari sang anak


''papah ikut bahagia nak,semoga ini akan menjadi jawaban atas ketabahan dan kesabaran mu memperjuangkan cintamu''ucap sang papah yang sedari tadi hanya menyaksikan sang istri dan sang anak bercerita.


* * * * *


Seminggu kemudian....


Seminggu dari kepulangan nya ega maupun sila telah melakukan kembali aktifitas mereka masing masing,sila kembali mengajar dan ega kembali kekantor.


sepeninggalan ega belibur indra sang asisten dan orang kepercayaan ega pun direpotkan dengan berbagai dokumen dokumen dikantornya,tak jarang indra juga lembur dikantor atau pun di apartemen nya.


kini tugas indra pun berpindah kepada sang mpunya perusahaan,sudah hampir seminggu sila tak pernah bertemu dengan ega karna kesibukan nya dikantor yang membuat waktu nya tersita dan belum bisa menemui sila,mereka berkomunikasi lewat ponsel.

__ADS_1


__ADS_2