Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
43.(bukan)malam pertama


__ADS_3

Mata sila dan mata ega bertemu dan saling mengunci,perlahan ega memajukan wajahnya mengikis jarak antara wajahnya dan wajah sila,


perlahan tapi pasti bibir kenyal nan lembut ega menyentuh bibir mungil sila,mengecup dan sedikit **********.


ega membimbing tubuh sila agar beranjak dari duduknya dan menggiring nya ke arah ranjang tanpa memutus pangutan bibir mereka.


perlahan lahan ega membaringkan tubuh sila diatas ranjang dan melepas pangutan nya dan meraup oksigen sesaat kala mereka kahabisan oksigen karna pangutan yang mereka lakukan.


ega membelai wajah lembut sila dan memberi kecupan sayang dikening sila,kedua mata hidung dan kembali mendaratkan kecupan nya dibibir manis sila.


"boleh aku melakukan nya sekarang?"tanya ega kala bibirnya terlepas dari ciuman panasnya dengan sila.


sila memandangi wajah tampan suaminya,memberanikan mengecup sekilas bibir seksi sang suami dan menganggukan kepala nya,memberi tanda persetujuan akan permintaan ega.


setelah mendapat persejuan dari sila ega pun bergegas menaggalkan semua yang menempel pada tubuh nya,setelahnya dia juga mulai membuka baju yang sila kenakan.


sila memalingkan wajahnya kala netranya menangkap tubuh polos ega dan juga dirinya,ega meraih dagu sila dan membiarkan wajah mereka berhadapan,tatapan mereka bertemu dan terkunci.


perlahan ega mengikis jarak antara dirinya dan juga sila,kembali dia meraih bibir ranum sang istri ******* dan menghisap nya dalam.


"aku mulai ya?"tanya ega kala sudah tak bisa lagi menahan hastarnya yang kini telah memuncak.

__ADS_1


"pelan ya mas,aku takut"ujar sila merasa gugup menghadapi malam kedua mereka.


"tenang saja,kita sudah pernah melakukan nya semoga tfng saling mencintai dan juga mempunyai ikatan yang suci.


menjelang subuh mereka menghentikan kegiatan mereka dan terlelap bersama menikmati rasa lelah dan juga kantuk yang menyerang kedua pasangan halal tersebut.


* * * * *


Matahari telah menampakan sinarnya sejak beberapa jam lalu,mungkin karna terlalu lelah itu tak membuat sepasang pengantin baru itu membuka mata mereka.


jam 11 siang barulah sang istri mengerjapkan mata nya,mencoba menetralkan pandangan nya,sejenak.dia masih bingung dengan keadaan sekitar yang amat sangat asing bagi penglihatan nya.


sla terlonjak kaget kala mendapatkan dirinya tertidur dikamar hotel kembali,bagaikan dejavu hal itu pernah dia alami 6tahun yang lalu dan refleks dia membuka selimut yang menuitupi badan nya,


benar saja kini tubuhnya telah polos tanpa menggunakan apapun,tubuh nya bergetar hebat rasa takut yang perlahan menghilang kini muncul kembali,perlahan tapi pasti dia menolehkan wajahnya ke arah samping kanan nya dan


Deg


kembali terulang kejadian 6tahun lalu,dia mendapati dirinya tengah tertidur dikamar hotel bersama seorang pria dan itu pria yang sama dengan 6tahun lalu dalam keadaan polos tanpa sehelai benangpun.


Sila menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan nya dan menangis sejadi jadi nya,dia merasa jadi wanita tang bodoh karna melakukan kesalahan yang sama.

__ADS_1


ega yang masih terlalap pun terusik,dia mengerjapkan matanya dan menelisik sekitar mencari sumber suara tangis seseorang tersebut,


ega segera bangkit dari tidur nya kala mendapati sang istri tengah menangis tersedu sedu disamping nya menarik dan membawa nya kedalam pelukan nya.


"kenapa?ada apa sayang,kenapa kamu menangis?"tanya ega khawatir.


"apa yang telah kita lakukan ga?kenapa halitu terulang lagi?"bukannya menjawab sila malah balik bertanya kepada ega tentang apa yang telah mereka lakukan.


"tentu saja melakukan hal yang seharusnya pasangan suami istri lakukan,apa ada yang salah?"tanya ega kembali


"pasangan suami istri lakukan?maksud kamu?"sila nampak kebingungan dia melepas pelukan ega dan berpikir sejenak,mengumpulkan memori kejadian kejadian yang telah dia alami dari kemarin sampai sekarang.


alahkah terkejutnya dia kala semua ingatan nya kembali,refleks sila memeluk tubuh polos ega dan membenamkan wajahnya yang memerah didada bidang sang suami.


"kenapa?jangan bilang kamu lupa dengan statusmu dan dengan apa yang telah kita lakukan?"tanya ega merasa aneh dengan tingkah sang istri.


bukan nya menjawab sila malah mempererat pelukan nya dan menelusupkan wajahnya didada ega lebih dalam lagi dan bahasa tubuh itu ega anggap sebagai jawaban dari pertanyaan nya.


ega pun membalas pelukan sang istri dia tau betul trauma sang istri akan kamar hotel dan agedan ranjang dan sila berusaha melawan rasa takutnya demi menjalankan kewajiban nya sebagai seorang istri


mereka pun dapat melewati malam kedua mereka dengan lancar tanpa hambatan dan itu berkat perjuangan sila melawan rasa trauma nya.

__ADS_1


__ADS_2