
Dengan berat hati tante susi pun mengijinkan sila dan juga ega memasuki kamar tasya,didalam nampak sesosok tubuh tinggi ramping tasya yang nampak berantakan dan juga kacau.
tak ada lagi tasya yang cantik dan ceria,kini yang ada hanya tubuh tinggib ramping dengan mata berkantung hitam dan wajah yang pucat pasi
bak seorang jombi,tubuh tasya hidup tapi bagaikan tak bernyawa,tatapan nya kosong dan penuh dengan kesedihan.
ega berangsur mendekati ranjang dan mencoba membuka komunikasi dengan nya.
"sya,ini aku ega apa kita bisa bicara?"tanya ega membuka suara nya dan direspon oleh tasya
dari atas ranjang tasya memperhatikan wajah ega seolah oleh tengah mengingat akan siapa pemilik wajah itu.
"rega...."lirih tasya lemah dan juga bercampuir sedih
"iya ini aku sya,kamu ingat?"tasya enganggukan kepala nya tandea dia mengenali wajah dan suara itu
"kenapa g?"satu pertanyaan meluncur dari bibir mungil tasya,ega bergeming dan mencoba mendengarkan apa yang akan dikatakan tasya selanjutnya.
__ADS_1
"kenapa selalu sila yang kamu cintai ga?kenapa dihati kamu selalu dipenuhi sila?aku juga wanita yang menarik dan juga cantik,tapi kenapa kamu hanya melihat sila seorang ga?
dulu kamu menolak aku juga karna silakan?buka karna ingin fokus belajar dan lulus dngan nilai terbaik,tapi aku tau kalo kamu menolak aku karna hati kamu telah terisi oleh sila,benarkan?"
kali ini ega akan berkatra jujur agar tak ada salah paham tuk kesekian kalinya lagi,awalnya ega akan menyimpan kisah masa lalu nya sendiri tapi kini mungkin sudah saat nya dia berkata jujur akan semua nya dan tentang perasaan nya selama ini.
"kamu benar sya,sejak awal kita berteman hati aku sudah terpaut pada sila dan tak pernah bisa tergantikan oleh wanita manapun,apalagi kini kami memiliki ara yang akan memperkuat ikatan antara aku dan sial,
maafkan sikapku yang selama ini telah membuatmu salah paham,jujur aku sayng kamu sya,aku sayang kamu,putri dan juga reza,
tapi aku tidak bisa mengantikan nama sila dihati baku dengan nama wanita lain sya,maafkan aku yang tak bisa membalas perasaan mu kepadaku"jelas ega.
ada rasa haru dihati sila kala mengetahui kalo perasaan ega padanya tak pernah berubah walaupun jarak dan waktu pernah memisahkan mereka bertahun tahun lamanya.
tapi ada juga rasa sedih kala melihat kondisi sang sahabat yang kini telah kesakitan karna cinta yang tak terbalaskan.
tak ada kata yang terucap dari mulut sila,lidah nya mendadak kelu kala mengetahui kalo ega sangat mencintai dia bahkan stelah sekian lama berpisah tak kunjung menyurutkan rasa cintanya.
__ADS_1
"seandainya kau dulu berkata jujur mungkin aku tak akan seperti ini ga,bertahun tahun aku hidup dalam khayalan bahwa kamu mencintai aku bahwa kamu setia menanti kehadiran ku,
aku malu ga,aku malu bertemu dengan kalian,kenapa aku bisa sebodoh ini,kenapa aku tidak menyadari kalo perasaan kamu sama sila tak pernah berrubah"lanjut tasya sembari kembali menangis dan menundukan kepala nya.
sila yang ada disana melangkah mendekati tubuh tasya yang bergetar hebat,suara tangisnya kini terdengar lirih menandakan kalo tasya sangat sakit hati danjuga kecewa.
sila memeluk erat tubuh sahabatnya itu,tak ada cela diantara persahabatan mereka sehingga tak ada alasan tuk menghindar apalagi menjauh.
dan kini itulah yang tasya butuhkan,sebuah pelukan yang hangat dan menenangkan hati
cukup lama tasya menangis dalam pelukan sila,perlahan tangisnya mulai mereda dan mengurai pelukan sila,
"maafkan aku sil,maaf karna telah salah paham akan perasaan ega selama ini,dan maaf atas perbuatanku dulu,
aku terlalu takut kehilangan ega makanya aku lakukan itu padamu"ucap tasya lirih kala pandangan nya betemu dengan pandangan mata sila.
"tidak ada yang salah sya,kamu,aku maupun ega tidak ada yang salah,yang salah hanyalah cinta yang datang bukan pada tempatnya"ujar sila bijak.
__ADS_1
sila kembali memeluk tubuh rauh tasya dan menenangkan bsang sahabat.