
Tapi indra tersadar bahwa selama ini rara lah yang berjuang dan selalu ada disamping dalam suka maupun duka.
walaupun hanya 6 bulan kedekatan mereka tapi tak bisa indra pungkiri karna rara lah hari hari nya kini
menyenangkan dan saat berada disamping rara indra bisa melupakan semua masalah dalam hidup nya.
disaat rara pergi meninggalkan nya dihalaman belakang indra mulai memikirkan bagaimana jika nanti dia tidak bisa bertemu dengan rara?
ada sedikit ketidak relaan indra kala rara pergi meninggalkan nya tapi dia masih bingung dengan perasaan nya pada rini,
sampai beberapa menit tadi,indra melihat senyuman rini yang merasa menang akan pertarungan nya melawan rara memperebutkan dirinya.
bisa bisa nya rini tersenyum bahagia diatas luka dan kesedihan yang rara alami?benak indra
begitu mendapati rini yang begitu bahagia melihat rara menangis melepaskan
dan merelakan dirinya demi bahagia dengan wanita lain.
indra pun berlari mencegah rara pergi dan membatalkan pernikahan nya,
setelah menyaksikan sikap rini yang tanpa empati sedikit pun terhadap rara,
indra meyakini bahwa rara lah yang kini dia ingin kan dan dia butuh kan.
__ADS_1
indra membalikan tubuh rara,menaruh kedua tangan nya diatas pundak rara
"begitu besarkah rasa cintamu padaku ra?sampai kamu rela terluka demi kabahagiaanku?''tanya indra
dalam tangisnya menatapa mata sendu rara yang menatapnya penuh dengan cinta
rara tak mampu menjawab karna terlalu meyesakan dada kala harus merelakan orang terkasih bahagia dengan yang lain
rara hanya mampu menganggukan kepala nya menjawab semua pertanyaan dari indra
"apa tidak ada kesempatan buatku untuk membalas semua cinta yang telah kamu berikan padaku ra?"
"maksud mas...?"rara mendongakan kepalanya memberanikan diri menatap indra kala indra menanyakan hal yang jauh dari pikiran nya
dan menghapus air mata yang membasahi wajah cantiknya
"mulai hari ini bolehkan aku mencintaimu amara klaudia?"
tangan rara terulur memegang tangan indra yang masih setia dikedua pipi nya dan rara pun mengangguk tuk kedua kalinya
indra menarik tubuh rara masuk kedalam dekapannya dan memeluk erat tubuh mungil rara
"apa bisa kita lanjutkan acara ijab nya mas,mbak?"tanya salah satu staf yang bertugas membantu kelancarana cara pernikahan indra dan juga rara
__ADS_1
indra dan juga rara mengangguk bersamaan dengan telerainya pelukan di antara mereka
indra menggandeng tangan rara menuju kursi yang akan menjadi saksi bisu ikrar janji suci antara mereka berdua
"bagaimana sudah siap mas?"tanya petugas KUA disaat rara dan juga indra telah duduk dikursi tepat didepan petugas KUA tersebut
"insha allah siap pak"jawab indra dengan tegas
Saat indra dan juga rara berbahagia dengan status baru mereka ada sepasang mata yang kini telah dipenuhi cairan bening yang tak dapat ditahan lagi,
rini menangis tersedu dipelukan ela sang sahabat yang ikut menemani rini datang ke acara pernikahan indra
yang dibayangkan akan urung dilaksanakan karna kedatangn nya dan kejujuran nya sehari sebelum akad dilaksanakan.
namun sakali lagi realita tak seindah ekspetasi,harapan rini kini tinggalah harapan yang tak akan mungkin bisa terwujud.
Rini kembali harus menelan pil pahit akan kisah cinta nya yang berakhir dengan menghadiri pernikahan sang tercinta
dengan wanita lain yang berada dipelaminan dan bukan lah dirinya
rini membalikan badan nya dan berlalu meninggalkan tempat acara kala kata SAH menggema diseluruh penjuru
yang mengartikan kini sang pujaan hati telah resmi menjadi milik wanita lain.
__ADS_1