Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
64.Pertemuan tak terduga


__ADS_3

3 Bulan kemudian...


Setelah acara makan siang bersama tempo hari rara benar benar menepati janji nya,


walaupun sempat beberapa kali bertemu kala indra menemani sang bos kerumah sakit memeriksakan kandungan sang istri


rara sma sekali tak pernah menyapanya,rara hanya akan tersenyum simpul dan berlalu begitu saja tanpa menyapa.


Melihat sikap indra yang seolah menolak kehadiran nya membuat rara kembali insecure dengan statusnya


yang merupakan anak yatim piatu yang tumbuh disebuah panti.


rara selalu mendapat perlakuan yang sama kala semua teman yang mulai dekat dengan nya


mengetahui kalau rara seorang anak yatim piatu yang tumbuh disebuah panti.


itulah mengapa dia kini menghindra dan tak lagi nekad menemui bahkan sekedar menyapa pun tidak


katna dia sadar akan kondisi nya yang menurutnya tak layak dekat dengan seseorang apalagi pria sekelas indra


yang di usia muda nya telah meraih kesuksesan yang membuat semua muda mudi iri padanya.

__ADS_1


Tak terasa waktu berjalan dengan cepat hingga 3 sudah berlalu dan hubungan indra dengan rini pun masih jalan ditempat.


rini masih selalu menghindar ditambah indra yang kini mulai berhenti menghubungi nya membuat hubungan nya semakin jauh.


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


"dek hari ini jadikan temani ibu memberi kan titipan donasi buat panti asuhan kasih bunda?"tanya sang ibu


pada indra yang tengah bersantai diteras rumah menikmati se4cangkir kopi dan keu buatan sang ibu.


"iya bu jadi,kebetulan indra juga lagi ambil cuti selama 3 hari jadi ibu bebas mau ditemani kemana saja ayo"ujar indra tersenyum kepada ibu nya.


"baiklah,satu jam lagi kita berangkat ya nak"ajak bu rani kepada putra bungsunya itu


Setelah melalui perjalanan yang lumayan melelahkan akhirnya setelah menghabiskan waktu 3jam perjalanan


mobil indra dan sang ibu tumpangi memasuki sebuah halaman yang luamayan cukup luas


terdapat bangun yang menyerupai sebuah asrama disana dan dihalaman sebelah kiri ada tempat khusus bermain anak anak


yang telah ramai dengan penghuni nya,indra dan juga bu rani turun dari mobil dan berjalan mendekati seseorang yang tengah menunggu mereka

__ADS_1


"assalamualaikum...bunda ratna,apa kabar?"sapa bu rani mengulurkaan tangan nya menyalami sang sahabat.


"wa'alaikumsalam bu rani,kabar baik gimana ibu sendiri sehat?"tanya bunda ratna balik.


kedua sahabat itu pun terkekeh kemudian,geli dengan bahasa yang mereka gunakan.


bu rani dan bunda ratna merupakan teman sekolah dulu waktu masih dikampung halaman sebelum bu rani diboyong suami nya ke kota


dan 2 tahun lalu bi rani tak sengaja bertemu dengan bunda ratna disebuah acara amal yang diperuntukan tuk panti panti asuhan


dan kebetukan ternyata bunda ratna memiliki pnti asuhan yang memiliki cukup banyak anak asuh disana termasuk rara.


"ayo masuk ran,kebetulan anak yang aku ceritakan kemarin sedang berlibur dan ada disini ayo aku kenalkan sama dia"ajak bunda ratna menuntun rani masuk kedalam rumah dan bekumpul diruang tamu panti.


"ada siapa bun?kok kayanya ada tamu?"seseorang yang cukup indra kenal mnyembulkan kepala nya dari arah dapur


Deg....


Netra rara dan juga indra bertemu dan saling menatap.


rara yang menyadari tatapan indra langsung memutus pandangan nya beralih pada bu rani

__ADS_1


rara pun mendekat dan menyalami dan mencium punggung tangan bu rani dengan takzim.


__ADS_2