
3 Bulan kemudian...
Setelah acara makan siang bersama tempo hari rara benar benar menepati janji nya,
walaupun sempat beberapa kali bertemu kala indra menemani sang bos kerumah sakit memeriksakan kandungan sang istri
rara sma sekali tak pernah menyapanya,rara hanya akan tersenyum simpul dan berlalu begitu saja tanpa menyapa.
Melihat sikap indra yang seolah menolak kehadiran nya membuat rara kembali insecure dengan statusnya
yang merupakan anak yatim piatu yang tumbuh disebuah panti.
rara selalu mendapat perlakuan yang sama kala semua teman yang mulai dekat dengan nya
mengetahui kalau rara seorang anak yatim piatu yang tumbuh disebuah panti.
itulah mengapa dia kini menghindra dan tak lagi nekad menemui bahkan sekedar menyapa pun tidak
katna dia sadar akan kondisi nya yang menurutnya tak layak dekat dengan seseorang apalagi pria sekelas indra
yang di usia muda nya telah meraih kesuksesan yang membuat semua muda mudi iri padanya.
__ADS_1
Tak terasa waktu berjalan dengan cepat hingga 3 sudah berlalu dan hubungan indra dengan rini pun masih jalan ditempat.
rini masih selalu menghindar ditambah indra yang kini mulai berhenti menghubungi nya membuat hubungan nya semakin jauh.
🌸 🌸 🌸 🌸 🌸
"dek hari ini jadikan temani ibu memberi kan titipan donasi buat panti asuhan kasih bunda?"tanya sang ibu
pada indra yang tengah bersantai diteras rumah menikmati se4cangkir kopi dan keu buatan sang ibu.
"iya bu jadi,kebetulan indra juga lagi ambil cuti selama 3 hari jadi ibu bebas mau ditemani kemana saja ayo"ujar indra tersenyum kepada ibu nya.
"baiklah,satu jam lagi kita berangkat ya nak"ajak bu rani kepada putra bungsunya itu
Setelah melalui perjalanan yang lumayan melelahkan akhirnya setelah menghabiskan waktu 3jam perjalanan
mobil indra dan sang ibu tumpangi memasuki sebuah halaman yang luamayan cukup luas
terdapat bangun yang menyerupai sebuah asrama disana dan dihalaman sebelah kiri ada tempat khusus bermain anak anak
yang telah ramai dengan penghuni nya,indra dan juga bu rani turun dari mobil dan berjalan mendekati seseorang yang tengah menunggu mereka
__ADS_1
"assalamualaikum...bunda ratna,apa kabar?"sapa bu rani mengulurkaan tangan nya menyalami sang sahabat.
"wa'alaikumsalam bu rani,kabar baik gimana ibu sendiri sehat?"tanya bunda ratna balik.
kedua sahabat itu pun terkekeh kemudian,geli dengan bahasa yang mereka gunakan.
bu rani dan bunda ratna merupakan teman sekolah dulu waktu masih dikampung halaman sebelum bu rani diboyong suami nya ke kota
dan 2 tahun lalu bi rani tak sengaja bertemu dengan bunda ratna disebuah acara amal yang diperuntukan tuk panti panti asuhan
dan kebetukan ternyata bunda ratna memiliki pnti asuhan yang memiliki cukup banyak anak asuh disana termasuk rara.
"ayo masuk ran,kebetulan anak yang aku ceritakan kemarin sedang berlibur dan ada disini ayo aku kenalkan sama dia"ajak bunda ratna menuntun rani masuk kedalam rumah dan bekumpul diruang tamu panti.
"ada siapa bun?kok kayanya ada tamu?"seseorang yang cukup indra kenal mnyembulkan kepala nya dari arah dapur
Deg....
Netra rara dan juga indra bertemu dan saling menatap.
rara yang menyadari tatapan indra langsung memutus pandangan nya beralih pada bu rani
__ADS_1
rara pun mendekat dan menyalami dan mencium punggung tangan bu rani dengan takzim.