
resepsi pernikahan indra dan juga rara di adakan disebuah hotel berbintang dengan mewah dan megah
banyak kalangan yang datang sebagai tamu undangan,mulai dari sahabat,kerabat,rekan bisnis
dan juga rekan kerja di kantor tentunya tak luput dari undangan mereka.
"ga nyangka ya pak indra tak pernah terlihat menggandeng wanita kemana pun,
eh tiba tiba aja nikah"ujar teman satu meja rini yang juga teman sekantor yang turut serta dalam list undangan.
"iya bener,mana cantik banget lagi istri nya udah gitu seorang dokter pula,beruntung banget ya"ujar teman yang lain yang juga duduk disamping rini
rini hanya bisa mentap sendu ke arah pelaminan dimana pria yang dulu dengan lantang nya meminta ijin kepada orang tua nya untuk melamarnya.
sayang hanya karna kesalahan kecil yang di perbuat membuat pelaminan itu terisi oleh wanita lain bukan dirinya.
senyum mengembang yang terpajang indah diwajah sang mempelai pria menandakan betapa bahagia nya dia hari ini bisa berdampingan
dengan wanita yang menerima lamaran nya tanpa meminta waktu apalagi mengabaikan nya
"kenapa bisa secepat itu kamu berpaling pak?"gumam rini dalam hati meratapi nasib cinta nya yang lagi lagi kandas sebelum berkembang.
"selamat ya pak,semoga menjadi keluarga yang samawa"ujar rini kala mendapat giliran bersalaman dan memberikan selamat kepada pengantin
"iya,terimakasih rin"ucap indra datar
__ADS_1
"selamat ya mbak"ucap rini kala berhadapan dengan rara
"iya mbak rini,terimakasih sudah mau datang"ucap rara dengan ramah menyambut pelukan rini.
rini pun berlalu dn pergi membawa luka hati yang dia ciptakan sendiri.
.
.
🌸 🌸 🌸 🌸 🌸
.
.
indra dan juga rara kini sudah memasuki kamar hotel yang akan mereka tempati untuk malam ini sebelum berangkat ketemapt mereka honeymoon
"iya mas,duluan saja aku masih harus membersihkan makeup nya dulu"jawab rara yang anteng didepan
meja rias
lengkap dengan kapas ditangan nya guna membersihkan muka nya dari mekeup tebal ciri khas pengantin.
"apa mau mandi bareng aja,biar hemat waktu?"tanya indra yang kini berada diambang pintu kamar mandi
__ADS_1
"mas ih...sudah sana mandi"ujar rara sedikit kesal dan memasang wajah merenggut
"iya,iya sayang mas becanda kok"indra pun langsung masuk dengan senyum diwajahnya melihat tingkah gugup sang istri
dan indra pun mulai membersihkan tubuhnya.
Tak butuh lama bagi indra tuk membersihkan dirinya,15 menit kemudian indra pun keluar kamar mandi
dengan menggunakan bathrobes yang disediakan hotel tempat indra dan juga rara menginap.
"mandi dulu yang,tuh air hangatnya sudah mas siapin"ucap indra saat keluar kamar mandi dan melihat rara terbaring diranjang.
"cape mas"jawab rara dengan nada manja nya
"mau mas mandiin?"indra mendekati tubuh rara yang terbaring diranjang
mendengar penuturan indra rara pun bangkit dari tidurnya dan bergegas kekamar mandi dan tak lupa mengunci pintu nya.
"kenapa dikunci sayang,kita kan suami istri,kenapa harus malu"goda indra kala mendapati sang istri mengunci pintu kamar mandi nya.
"mas ih..."teriak rara dari dalam kamar mandi dan membuat indra tergelak melihat tingkah istrinya.
Satu jam sudah rara berada dikamar mandi dan itu membuat indra cemas,
saat indra akan beranjak dari duduknya pintu kamar mandi pun akhirnya terbuka.
__ADS_1