Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
76.Sugar dady rara??


__ADS_3

"ra,apa mas boleh tanya sesuatu?jujur ini sedikit mengganggu pikiran mas selama ini?"tanya indra ragu


rara pun menoleh kearah indra menatap indra dengan intens,"mas mau tanya soal sugar dady kan?"jawab rara


indra terlonjak kaget kala rara bisa menebak apa yang akan indra tanyakan


"kamu...."ucapan indra terpotong kala rara menganggukan kepala nya.


"rara memang mempunyai bantuan mas tapi rara nggak tau itu dari sugar dady atau siapa rara tidak tau mas,


karna rara tidak pernah bertemu dengan orang baik hati itu,itulah kenapa rara tidak bisa membela diri kala orang orang menyebut rara adalah seorang simpanan atau kata lain nya sugar baby"lanjut rara


"maksud kamu apa ra?"tanya indra lagi yang tak mengerti dengan ucapan rara


"iya,selama ini biaya sekolah rara ada yang bantu mas,tapi jujur sampai detik ini pun rara tidak tau dia siapa,orang nya seperti apa?


yang jelas setiap kali rara berniat membayar uang sekolah semua tagihan rara sudah terlunasi,bahkan sudah selesai sampai akhir,

__ADS_1


rara gatau kenapa dia bisa lakukan itu tapi yang pasti rara sangat bersyukur dan berterimakasih karna orang itu kini rara bisa bantu adik adik dipanti"


"jadi kamu tidak tau siapa yang biayain sekolah kamu?"tanya indra lagi


"iya mas,bahkan bunda juga tidak pernah mengetahuinya"


ada kelegaan dihati indra kala mengetahui apa yang ada dipikiran nya ternyata salah,kini indra pun memantapkan hati nya belabuh pada seorang amara klaudia.


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


"dek makanan sudah siap,ayo ajak rara makan dulu"ucap sang kakak kala indra dan juga rara asik membicarakan masa lalu mereka.


"mas ih malu,panggil sayang terus"protes rara yang membuat rona merah diwajahnya.


"mulai sekarang harus dibiasakan mendengarnya,karna mulai sekarang mas akan selalu mengucapkan nya"


rara pun tak mampu membantah lagi dan mengikuti apa yang indra inginkan dan jujur saja rara pun sangat bahagia dengan semua perhatian dan perlakuan indra.

__ADS_1


mereka pun kini sedang berkumpul dimeja makan dan menikmati hidangan yang dimasak sang ibu khusus buat menyambut anggota keluarga baru


"oh iya kak,tadi kenapa ada dirumah sakit ibu anak?kakak hamil lagi?"tanya indra ditengah tengah menikmati hidangan makan siang mereka.


"enak aja,aura aja masih kecil masa mau nambah dan lagi kemarin kan kaka sesar dek,mana boleh hamil dalam waktu dekat"jawab putri sedikit sewot


"iya kan nanya kak,emang ga boleh ya sayang kalo lahiran sesar hamilnya deketan?"kini pertanyaan indra beralih pada sang kekasih


"secara medis sih di anjurkan hamil lagi setelah 3 sampai 5 tahun dari sesar pertama mas,menunggu luka luar dan juga dalam sembuh total


dan kondisi rahim juga kulit perut stabil,karna kalo belum stabil cukup beresiko tinggi buat sang calon ibu"ujar rara.


"kalo begitu nanti kamu usahakan melahirkan normal ya,biar bisa punya banyak anak"ucap indra santai


dan itu membuat rara yang tengah memasukan sesuap nasi menjadi tersedak


"uhuk...uhuk...uhuk..."rara tersedak nasi kala mendengar penuturan indra

__ADS_1


"kamu kenapa sayang?minum dulu,makan nya pelan pelan dong sayang"ucap indra tanpa merasa dan menyodorkan segelas air minum.bersalah


"kamu sih dek,sebelum ngomongin anak halalin dulu baru ngomongin anak"sewot sang kakak.


__ADS_2