Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
65.Menjadi Orang Asing


__ADS_3

"nah ran ini amara tapi anak anak disini biasa nya manggil nya rara


ini yang aku cerita kemarin si anak yang tidak pernah mau menerima adopsi demi adik adiknya disini"ujar bunda ratna memperkenalkan rara.


"salam kenal tante"ujar rara cukup sopan


"iya salam kenal juga ya nak,oh iya kenalin rat,nak rara ini anak bungsuku namanya indra,


sini nak kenalin ini sahabat ibu waktu masih dikampung dan ini salah satu anak asuh disini


yang sudah lumayan sukses"bu rani memanggil indra untuk mendekat


dan berkenalan dengan 2 wanita beda generasi itu,2wanita cantik yang satu baru pertama kalinya indra bertemu dan yang satu nya cukup dia kenali


tapi indra mencoba menutupi prihal dirinya yang telah mengenal seorang amara klaudia.


indra pun mendekat dan menyalami 2 wanita didepan nya.


"indra bu,indra"ucap indra kepada bunda ratna dan juga rara


rara secepat kilat menyalami tangan indra dan bergegas pamit kembali kedapur tuk menyelesaikan tugas nya yang tadi sempat dia tinggalkan.

__ADS_1


"tante,bunda dan mas indra saya pamit dulu ya mau beresin kerjaan dapur yang tadi saya tinggal"pamit rara


kepada kedua wanita paruh baya dan juga pria dewasa yang da didepan nya.


ketiga nya pun menjawab dengan anggukan secara bersamaan.


setelah berbincang beberapa saat,rara pun kembali masuk dan memberi tahukan kalo makan siang telah siap


"bun ajak tamu nya sekalian makan bersama,rara mau panggil dulu adik adik buat makan siang"ujar rara memberi intrupsi kepada bunda ratna


dan berlalu meninggalkan ruangan tanpa memperdulikan indra yang tengan mentap nya intens.


Rara benar benar menepati janji nya tidak akan pernah menyapa bahkan tidak akan pernah sok kenal lagi dengan indra.


justru kini indra lah yang merasa terganggu dengan sikap cuek rara dan merasa diabaikan.


acara makan siang pun berjalan dengan hikmat,tak ada suara kala makan siang berlangsung


semua khusu menikmati hidangan yang telah rara siapkan dibantui mbak darmi asisten bunda dalam mengurus panti.


sesekali indra mencuri pandang kepada rara yang sama sekali tak pernah meliriknya

__ADS_1


dan benar benar cuek seperti dua orang asing yang tak pernah bertemu sebelumnya


saat sedang menikmati makan siang nya tiba tiba dari arah luar terdengar suara orang memberi salam


"assalamualaikum...bunda ratna maaf mengganggu apa rara masih disini?"ucap seorang pria muda


yang lumayan tampan menyapa dan menanyakan keberadaan rara.


"aku disini ren,ada apa tumben cari aku?"tanya rara mendekati rendi yang tengah mencari dirinya.


dan satiap gerakan rara tak lepas dari pandangan indra,seketika ada rasa tak suka kala rara mendekat dan berbicara cukup akrab dengan pria asing tersebut.


"ra bisa minta tolong nggak?mbak anggi sedang hamil 8bulan dan mendadak perutnya sakit,


aku takut ada apa apa sama kandungan nya"ucap rendi prihal kedatangan nya mencari rara.


"ya sudah ayo kita kesana,kamu bawa motorkan?"tanya rara


"ya bawa atuh,emang kamu kira dari sana kesini itu bisa cepat dengan jalan kaki?"rendi balik bertanya pada rara dengan nada kesalnya.


"ya sudah atuh ayo kesana jangan marah,kan aku cuma nanya"rara pun segera mengambil tas alat pemeriksaan yang sering dia bawa

__ADS_1


tuk dia gunakan kala keadaan darurat seperti sekarang,rara pun mngikuti langkah rendi menuju motornya.


yang sebelum nya berpamitan terlebih dahulu dengan bunda ratna dan juga bu rani.


__ADS_2