Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
79.First kiss


__ADS_3

"ayo dek kita pergi,kakak sudah mulai lapar nih"ajak putri dan tak sengaja netra nya melihat ada 2 wanita asing didepan indra


"siapa dek?"tanya putri kala melihat rini dan teman nya berdiri didepan rini


bu rani pun ikut menilik siapa yang ada bersama anak bujang yang sebentar lagi melepas masa lajang nya itu.


"oh ini rini kak,teman satu kantor?"jawab indra sembari merangkul pinggang rara takut sang pujaan hati salah paham.


"rini...?"jawab putri dan juga ibu secara bersamaan dan membuat rini dan juga sang teman saling melempar pandang


"iya kak rini"jawab indra mempertegas bahwa ini rini yang dia ceritakan.


"OHHHHH....."kembali putri dan bu rani ber oh secara bersamaan.


"ya sudah rin kami pamit dulu ya,semoga hari mu menyenangkan"ucap indra dan berlalu dari hadapan rini dan juga teman nya.


dapat dilihat jelas oleh rini kalo indra memeluk posesif sang gadis yang membuat rini kecewa dan juga sakit hati


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸

__ADS_1


"rin kamu nggak apa apa?"tanya ela teman yang menemani rini berbelanja dan tak sengaja bertemu dengan indra


"aku ga tau la,rasanya kok sakit banget ya la?kenapa dia tega sih la sama aku,dulu dia bilang mau lamar aku eh tau taunya sudah punya yang baru"jawab rini sendu


"tapi bukannya itu salah kamu sendiri ya rin?kenapa terlalu mengabaikan nya?maaf kalo perkataan aku menyinggung tapi jujur aku juga pasti akan melakukan hal yang sama rin,


mungkin dia tipe pria yang ga suka basa basi dan ga suka pacaran rin,makanya kemarin dia langsung mau lamar kamu"jelas ela tentang keadaan rini


"iya tapi kan aku butuh waktu la"


"butuh waktu bukan berarti harus mengabaikan nya kan,justru seharusnya waktu itu kamu gunakan buat penjajakan sama dia,bukan nya malah menghindar apalagi mengabikan"


"entahlah,semoga kalian berjodoh deh aku benar benar ga punya solusi karna dari awal memang kamu yang salah"jelas ela pada rini.


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


"mas..."kata rara saat merasakan tangan kekar indra melingkar diperutnya dan mendaratkan dagu nya dibahu rara


kini mereka telah sampai di apartemen indra,selama perjalanan pulang rara tak berani membahas rini karna masih bersama putri dan juga bu rani

__ADS_1


rara pun memutuskan ikut indra ke apartemen nya,sekaligus rara ingin mengetahui tempat tinggal calon suami nya itu.


"hhmm...apa sayang?"tanya indra


"bagaimana perasaan mas tadi?"tanya rara ragu


"perasaan mas yang tadi yang mana sayang?"jawab indra bingung


"iya pas ketemu mbak rini?"


"jujur mas masih belum bisa melupakan nya ra,tapi mas juga tidak mau kalo sampai berpisah dari kamu sayang"indra membalikkan tubuh rara agar berhadapan dengan nya dan menatap wajah rara


"bantu mas buat lupain dia ya,jangan pernah berpikir untuk pergi dari mas,


mas bisa melewati hari hari mas saat mas jauh dari rini,tapi mas tidak yakin mas akan bisa melewati hari hari mas tanpa kamu amara"jelas indra sembari kembali memeluk rara dari arah depan.


"I LOVE YOU mas..."bisik rara tepat ditelinga indra refleks kata kata itu membuat indra mengurai pelukan nya


indra menatap wajah cantik rara dan perlahan mengikis jarak,indra menundukan kepala nya dan mendekatkan wajahnya ke arah wajah rara

__ADS_1


merasa tak ada penolakan dan akhirnya,bibir kenyal indra menyentuh bibir lembut nan manis milik rara tuk pertama kali nya.


__ADS_2