Luka Cinta Sila

Luka Cinta Sila
54.Kembali bertemu


__ADS_3

"tenang saja sayang,aku akan memberikan bonus untuk nya nanti,


dia juga tidak keberatan sepertinya anak itu lagi galau entah kenapa,


akhir akhir ini dia jadi gila kerja"ujar ega menenangkan sang istri.


"kok bisa,apa dia lagi ada masalah mas,


kan kasian kalo sampai dia habiskan waktunya hanya untuk bekerja,


apa jangan jangan kamu yang tidak pernah ngasih dia waktu ya mas,


secara semenjak menikah kamu jarang banget sibuk dikantor,


selalu banyak dihabiskan waktu dirumah"sila memicingkan matanya menyelidik akan kelakuan suami nya terhadap bawahan nya.


"mana ada aku kaya gitu sayang,walaupun menghabiskan waktu dirumah tapi aku tetap kerja,


kamu pikir aku bos yang semena mena sama bawahan nya apa?


ini tuh karna indra sendiri yang minta,dia bilang dari pada dirumah pikiran nya akan kacau jadi dia minta kerjaan extra,


aku juga sudah menolaknya tapi dia bilang aku suruh pilih salah satu,


liat dia kerja extra apa liat dia masuk club malam dan mabuk mabukan disana,


mana bisa aku pilih yang kedua dia terlalu baik dan sempurna tuk memasuki club malam,


makanya aku kasih dia kerja tambahan"ujar ega membela diri dan menjelaskan kondisi indra.

__ADS_1


"kok bisa gitu mas?apa dia ada masalah?"selidik sila.


"aku juga tidak tau sayang,setiap aku tanya dia selalu bilang nanti akan cerita kalo dia sudah siap dan aku tidak bisa memaksanya,


mungkin dia ada masalah dengan pasangan nya,ya walaupun mas tidak yakin kalo dia punya pasangan


karna selama ini dia tidak pernah menunjukan ketertarikan nya pada lawan jenis"jelas ega lagi.


dan ditengah ke asikan sila dan ega membahas indra pintu diketuk oleh seseorang dan munculah putri dan juga reza disana.


senyum mengembang diwajah sila kala mendapati sang sahabat datang menjenguk nya.


"gimana keadaan kamu sil?maaf ya aku baru biaa jenguk kamu,


kemrin aku lagi ada diluar kota menemani mas reza menghadiri acara rekan bisnis nya"ijar putri kala masuk kekamar sila,


"tidak apa apa put,aku baik baik aja kok,cuma butuh istirahat yang extra


dan juga makan yang extra karna aku harus memberi nutrisi dan juga gizi yang baik untuk 2 calon ega junior"balas sila tangan nya terulur memegang dan mengelus perutnya yang masih rata.


"masya allah sil,kamu hamil bayi kembar"ujar putri antusias dan dijawab anggukan kepala oleh sila.


saat tengah asik berbincang pintu kembali tiketuk seseorang kini yang muncul adalah indra sang asisten ega yang membawa barkas pekerjaan yang penginting untuk dilihat dan ditandatangani oleh atasan nya.


"maaf pak saya mengganggu"ucap indra sopan kala memasuki kamar rawat sila.


"ini saya membawa berkas yang perlu anda cek dan tandatangani pak"lanjut indra menyerahkan setumpuk map yang ntahlah isi nya cuma indra dan ega yang tau.


"baiklah,ayo kita kesofa,kita bicara disana"jawab ega melangkahkan kaki nya menuju sofa diikuti oleh indra dibelakang nya.

__ADS_1


ega dan indra pun kini disibukan dengan pekerjaan kantor mereka dan sila tengah asik berbincang dengan pasangan suami istri yang kini tengah me jenguk nya.


dan saat asik berbincang pintu diketuk kembali,kali ini siapa lagi yang datang(batin sila)


setelah mempersilahkan masuk orang yang tengah mengetuk pintu tadi,


munculah dokter kandungan yang masih muda dan juga canyik,


dokter tersebut kini diperuntukan tuk mengurus dan merawatnya.


"halo ibu sila apa kabarnya siang ini"tanya sang dokter sopan.


"baik dokter"balas sila atas sapaan dari dokter kandungan nya.


"bagus kalo begitu saya periksa dulu ya bu"lanjut dokter rara pada sila dan mulai melakukan pemerikasaan pada tubuh sila.


"alhamdulillah semua nya baik,tapi tetap masih harus disini dulu ya...


mudah mudah dua hari kdepan kondisi ibu sila bertambah baik dan diperbolehkan pulang"ujar sang dokter.


dan dokter cantik itu pun hendak berlalu dari kamar pasien nya itu hingga netranya bertemu netra pria yang tadi sempat membuatnya terpesona oleh katampanan seorang indra.


ya,tadi sebelum masuk ke kamar ruangan sila,dilorong menuju kamar indra tidak sengaja menabrak tubuh kecil mungil itu yang tengan berjongkok membantu anak kecil membukakan bungkus permen.


"anda disini juga ternyata?"sapa gadis manis itu tanpa malu dan ragu menyapa indra duluan.


ega yang tengah fokus dengan pekerjaan nya mendongakan kepala nya dan menatap heran pada dokter istrinya tersebut.


"memangnya kenapa?saya tidak boleh ada disini?"jawab indra sedikit ketus.

__ADS_1


__ADS_2