
Keadaan mulai membaik. Semuanya berjalan seperti biasanya. Zelin sudah mengetahui dalang semuanya adalah Risya, teman kuliah nya yang selalu mencari perhatin Bayu dari dulu. Bahkan Zelin pernah di tampar oleh Risya karena dekat dengan kakaknya sendiri.
Memang Bayu dan Zelin menyembunyikan hubungan persaudaraan mereka berdua, dan Zelin hanya di kenal sebagai janda yang di tinggal suaminya. Jangankan jadi janda, pacaran saja ia belum pernah. Tapi itulah Zelin, ia tidak ingin memberikan klarifikasi yang ia rasa tidak perlu. Pikirnya, orang baik tidak pernah mengira dirinya baik.
Mila yang merasa kesal dengan Risya mulai membalaskan rasa kesalnya karena dari jaman kuliah Risya selalu mengganggu orang orang yang di sayangnya.
Setelah permasalahan terselesaikan, hubungan Lia dan Bayu sudah kembali hangat, sekarang adalah saatnya untuk mempersiapkan pernikahan kedua kakaknya ini.
**
Hingga tiba di hari pernikahan yang sebenarnya. Zelin mulai merapikan beberapa meja, hari ini pernikahan Bayu dan Lia. Dua orang yang sangat amat di sayangnya.
Zelin terlihat cantik memakai dress berwarna baby blue dan rambut tergerai.
Zelin bahagia melihat Lio dan Lia yang duduk berdampingan
'Andai kamu di sini Raska.' ucap Zelin dalam hati.
Kesedihannya memang belum hilang, tapi sekarang ia sudah bisa mengontrol rasa sedihnya. Zelin sudah mulai membuka dirinya kembali, menyapa beberapa tamu dan menanggapi beberapa pertanyaan dari para pria kepadanya. Tapi tetal saja, ketika semuanya pergi ia kembali sendiri, memikirkan Raska.
__ADS_1
Mira yang melihat kesedihan di raut wajah putrinya itu mengahmpiri Zelin. Ia tau Zelin sedang berduka hatinya tapi tetap mencoba untuk tegar karena ini adalah pernikahan orang yang di sayangnya
"Kenapa sayang?." tanya Mira basa basi pada Zelin
"Tidak apa apa mommy, hanya rindu Raska saja, seharusnya dia di sini sekarang mommy." ucap Zelin dengan mata berlinang.
"Sayang, setiap orang di titipkan jalan masing masing sama tuhan, kamu percaya sama mommy, Raska juga tidak suka kamu jadi seperti ini, menjadi wanita lemah. Mana Elin yang dulunya sangat semangat setiap harinya. Merasa sedih boleh, tapi berlarut dalam kesedihan itu yang tidak boleh." terang Mira
"Mom, apa Elin yang salah yah? Elin kehilangan semua orang orang yang Elin sayang mom." ucap Zelin lagi.
"Buktinya mommy, daddy, kak Lio, kak Lia, Melfa semuanya di sini buat kamu. Dan semua yang pergi tidak benar benar pergi sayang. Mereka, ayah, ibu dan Raska semuanya ada di hati kamu." terang Mira lagi.
"Apa pun buat kamu sayangnya mommy." ucap Mira.
"Sayangnya daddy juga dong. masa mommy aja sih, daddykan tidak mau kalah dari mommy mu itu." ucap Stev.
"Tentu saja sayangnya Daddy juga. Mana ada yang bisa mengalahkan daddy." Puji Zelin.
"Ah mommy jadi kalah saing." ucap Mira.
__ADS_1
"Tidak tidak. Elin ralat. Mama ada yang bisa mengalahkan daddy dan mommy. Kalian yang terbaik." Ucap Zelin memeluk Stev dan Mira.
"Tentu saja dong sayang. Mommy dan Daddy akan selalu ada buat kamu." ucap Mira.
look Alzelina Putri di pernikahan Bayu Aprilio Donzelo dan Adelia
***mon maap yaw.
ga bisa ketik banyak banyak
karna nulis di hp sekarang
maap jugakk
sering typo
makasih buat kalian yang udah baca
__ADS_1
i lop yu***