Mama 16 Th

Mama 16 Th
ekstra part// Mila dan Dani


__ADS_3

Hari ini adalah pernikahan Mila dan Dani. Zelin sudah berpakaian rapi bersama Melfa.


"Raska, apa kamu sudah siap?." Teriak Zelin dari ruang tamu.


"Sebentar lagi." Ucap Raska.


Tidak lama Raska keluar dari kamarnya. Melihat ke arah Melfa dan Zelin.


"Aduh cantiknya anak papa. Kiss dulu sini." Ucap Raska menunjuk pipinya.


Melfa berlari kearah Raska dan mengecup pipinya. Raska menggendong Melfa dengan tangan kanannya.


"Terima kasih. Ayo pergi." Ajak Raska.


"Oke." Ucap Zelin.


Dani dan Mila menikah di sebuah hotel mewah milim Raska. Mila cantik di baluti gaun putih indahnya sedangkan Dani terlihat gagah dengan Jas dan stelan Putihnya.


"Selamat bro. Jaga adek gue baik baik." Ucap Raska.


"Siap bro." Ucap Dani.


"Inget rencana kita." Ucap Bayu.


"Rencana apa?." Tanya Mila.

__ADS_1


"Bulan madu ke Belanda." Ucap Raska.


"Zelin belum pernah balik ke Belanda lagi, jadi sekalian aja bulan madu bertiga." Ucap Raska.


"Jadi Melfa bagaimana?." Tanya Zelin.


"Tenang aja. Ada mommy kok Elin." Ucap Bayu.


"Oh baiklah." Jawab Zelin.


"Bagaimana sayang?." Tanya Bayu pada Lia.


Seketika wajah Lia merah merona karena di panggil sayang di depan orang banyak.


"Aku ikut saja." Ucapnya malu.


Acara pernikahan itu berjalan baik dan lancar. Semuanya ikut bahagia atas pernikahan Dani dan Mila.


Zelin dan Raska pulang ke rumahnya. Melfa yang tertidur di gendong oleh Raska ke dalam kamarnya.


Zelin masuk kedalam kamarnya dan Raska.


"Aku mandi dulu ya." Ucap Zelin.


"Berdua saja, ini sudah malam, nanti semakin dingin." Ucap Raska.

__ADS_1


"Ah tidak mau." Tolak Zelimn langsung.


"Kenapa? Kita kan sudah menikah." Ucap Raska.


"Tetap saja aku tidak mau." Ucap Zelin tak mau kalah.


Raskapun mengalah, dan membiarkan Zelin mandi duluan. Raska dan Zelin memang belum melakukan hubungan suami istri selayaknya karena Zelin masih belum siap lahir dan batinnya. Raska memaklumi itu semua karen umurnya yang masih muda.


Malam itu terlewati dengan baik, Raska tidur sambil memeluk pinggang istrinya itu. Setidaknya itu sudah membuat hatinya lega.


"Semoga hari hari mu selanjutnga membahagiakan sayang." Bisik Raska di telinga Zelin.


**


Dani dan Mila sedang berdebat siapa yang akan mandi duluan.


"Aku dulu." Kata Mila.


"Aku duluan. Aku capek, pengen rebahan." Ucap Dani.


"Aku juga capek, gimana kalo gunting batu kertas aja. Yang menang duluan." Ucap Mila.


"Okelah." Ucap Dani menerima tantangan.


Sialnya keberuntungan malah datang kepada Mila.

__ADS_1


"Yeay. Duluan ya." Ucap Mila dengan suara mengejek.


__ADS_2