MEMILIH DI CINTAI

MEMILIH DI CINTAI
pertanyaan masa lalu


__ADS_3

" Mas, kasih saja sari uang, jika dia menginginkan begitu, jika Mas sedang tidak ada uang ini aku ada uang, jangan terlalu perhitungan dengan adik sendiri mas, hanya saja tolong kasih pengertian jika mas tidak akan semudah dulu memberikan uang itu karena Mas sekarang juga memikirkan calon anak mas insya Allah dia ngerti kok mas", flower berusaha memberikan pengertian kepada Prima, dia tidak mau menjadi sumber masalah diantara Dua kakak beradik itu, ranger ingin melihat suaminya serta adiknya hidup rukun dan saling membantu.


" Nanti mas pikirkan lagi, sebetulnya bukan masalah uangnya, tetapi masih ingin dia mengerti jika dia sudah bukan tanggung jawab Mas, dan dia juga harus mengerti sekarang mas juga udah punya tanggungan yang lain istri anak", jawab Prima.


" mungkin dia memang sangat mengharapkan kamar mandinya terlihat bersih mas, tidak apalah, toh dia hanya menginginkan kamar mandinya terlihat bersih dan bagus, kalau itu sudah tercapai semoga dia nanti akan mulai menabung sendiri jika menginginkan sesuatu".


" yah kalau begitu besok Mas akan kabulkan keinginannya".


" aku rasa itu lebih bagus mas, tetapi jika boleh aku memberi saran sedikit berikan nasehat jangan terlalu banyak biar dia bisa mengingatnya, katakan padanya jika suatu hari dia menginginkan bantuan dari Mas boleh dia meminta tapi mas hanya akan membantu tidak akan memenuhi keseluruhannya", flower mencoba memberikan jalan tengah untuk permasalahan prima dan Sari bagaimanapun mereka adalah saudara kandung harus tetap rukun lower tidak mau karena kehadirannya membuat hubungan persaudaraan mereka renggang.


" Sudah pasti, Karena Mas juga tidak mau dimanfaatkan terus olehnya, seharusnya dia kan yang paling dekat dengan ibu tempat tinggalnya mana Dia anak perempuan lagi, seharusnya dia bisa menunjukkan bahwa dia sudah bisa mandiri jika seperti ini ibu juga pasti kepikiran makanya Ibu juga tidak memuluskan dengan mudah ketika dia meminta bantuan mas, bukan berarti Mas pelit dan perhitungan tetapi ada perhitungan lain dibalik pikiran Mas ini".


" aku tahu Mas, sebetulnya di hati kecilmu juga tidak tega, namun untuk sekarang berikanlah semoga dengan uang segitu apa yang diinginkan bisa cukup, itu saja sih agar dia tidak menambah masalah lagi".


" Semoga saja dek, Mas juga pengen secepatnya merampungkan proyek rumah kita agar kita bisa pindah secepatnya biar kamu tidak kecapean juga berangkat bekerja".


" Iya Mas, semoga..... syukur-syukur Ibu mau ikut bersama dengan kita Mas pindah ke rumah baru kita pasti aku akan senang sekali", flower membayangkan jika Ibu mertuanya ikut bersamanya tentu sangat bahagia karena Ibu mertuanya itu meskipun sedikit galak tapi sangat perhatian dan ke terlihat sangat tulus kepadanya.

__ADS_1


" wah jika demikian masakan menjadi orang yang sangat bahagia bisa hidup terus berdampingan dengan dua orang wanita yang sangat amat mencintai", Prima pun akhirnya ikut membayangkan jika ibunya mau pindah hidup bersama dengannya pastilah dirinya akan menjadi seorang anak yang paling bahagia.


" tapi jangan bayangkan dulu rumah kita langsung Bagus ya dek, mungkin bertahap mengingat Mas juga sedang merintis usaha uangnya masih ketarik sana sini jadi mungkin rumah kita belum makan 100% nanti saat kita pindah ke sana".


" Tidak masalah, justru kita membangun pelan-pelan nanti akan jadi kenangan yang indah mungkin Mas suatu Hari nanti", lower terkekeh mungkin iya mungkin.


" Wah kamu pintar sekali membuat hatiku tenang dek, jadi Mas membayangkan jika demikian kita akan selalu mengingat rumah itu adalah sebuah perjuangan ya?".


" Ya begitulah! suatu hari nanti kita akan ingat untuk mendapatkan sesuatu itu ternyata butuh perjuangan, Ya sepertinya rumah itu pelan-pelan kita kumpulin uang untuk membangunnya agar kita selalu ingat kelak jika usaha mas sukses, jika Mas Prima akan meninggalkan rumah itu akan mengingat semua perjuangannya untuk bisa membangun rumah itu, kan manis", flower kembali terkekeh, bukan menertawakan suaminya tapi lebih memberikan semangat agar suaminya tidak putus asa dan terus semangat untuk membangun rumah itu sampai jadi meskipun saat ini keuangan Prima sedang kurang baik-baik saja karena harus dipakai juga untuk membuka usaha baru.


" Bismillah dek.... aku tahu maksud dari pembicaraan ini, suatu hari kelak jika mas sukses dan Mas melakukan kesalahan misal mas menikah lagi, jika terjadi percekcokan diantara kita Mas akan selalu ingat dengan perjuangan kita yang dari awal ini, itu kan maksudnya, Ayo ngaku?", kali ini giliran prima yang terkekeh lebar sesaat setelah selesai berbicara membuat flower merona pipinya.


" insya Allah..... untuk itu itu mas berharap ada kamu disisiku untuk selalu mengingatkan Mas agar selalu bersyukur nikmat dengan segala keadaan kita, tolong jangan pernah tinggalin Mas".


" kok jadi melow sih, Iya pasti aku akan selalu berada di samping Mas".


" Meskipun si dia datang lagi, dan merayu untuk mengajakmu kembali, apakah adik akan tetap berada di samping Mas?".

__ADS_1


" Apaan sih mas, jangan anrh aneh deh?", Flower sewot dengan pertanyaan suaminya.


" Kadang mas masih penasaran kenapa kok adik mau menerima mas dengan mudah, padahal adik kan pacaran szdah lama!".


flower tidak menjawab tidak tahu apa yang akan dia katakan dengan ucapan sang suami, ada gores perih jauh di dalam hatinya jika mengingat tentang 9 tahun yang tersia-siakan.


" Seandainya tahu tidak berjodoh tentu flow juga tidak mau menjalani pacaran jika pada ujungnya tidak menjadi pasangan", flower menjawab pernyataan suaminya dengan perasaan yang sangat sedih, menyesal, mungkin itu yang dirasakan, meskipun kata cinta itu tidak ada lagi di hatinya untuk siapa pun termasuk untuk suaminya tetapi jika diungkit rasanya masih sakit menyesal menantikan seseorang sedemikian lama tapi tak pernah mendapat kepastian.


Prima memperhatikan dan mendengarkan suara flower yang terdengar serak karena menahan tangis akhirnya menyadari jika pernyataannya barusan telah menyakiti hati istrinya.


" Maaf bukan maksud Mas untuk mengungkit luka lama, tetapi jujur memang pertanyaan itu yang sudah sejak lama mengganjal di hati Mas", Prima mengusap lembut punggung istrinya, menyesali isi hatinya yang dikeluarkan melalui kata dan itu membuat hati istrinya tergores luka.


" tidak perlu minta maaf Mas, yang jelas Mas harus tahu jika Mas tanyakan tentang hal itu aku merasa menjadi wanita yang paling tidak berharga karena telah menantikan cinta yang tak berujung hingga 9 tahun lamanya".


Deg


Prima sadar pertanyaannya tadi sunggih telah membuat hati sang istri terluka, bukan pura pura tapi Prima bisa melihat jelas dari sorot mata dan suara Flo yang tergetar penuh kesakitan.

__ADS_1


Next.....


__ADS_2