
Ya Alloh.... Othor mau bilang apa ya, mau curhat boleh ya.... maaf ini mungkin dicerita ini othor kurang dapat nyawanya gitu.... Rasanya setiap mau nulis tuh malu banget sama pembaca ku.... filnya enggak dapet-dapet, sampai-sampai mau lihat like dan komen itu nggak berani... rasanya berdosa banget sama kalian yang udah membaca ceritaku ini...
Maaf ya jika aku kadang telat up, bukan apa tapi sungguh saat hendak menulis itu kayak enggak dapat feeling-nya sama sekali...
Dan barusan aku baru berani membaca komen dan kalian.... dan Ya Allah aku merasa semakin berdosa.... ternyata komen dari kalian bagus banget ya Allah.... Terima kasih banyakππ
Semoga kedepannya aku masih semangat untuk melanjutkan cerita ini minimal sampai ending walaupun mungkin tidak akan terlalu panjang......
Dan buat kalian semua jika anda waktu dan kesempatan silahkan mampir di tulisan aku yang terbaru.... PENGANTIN YANG TERTUKAR ( TRAGEDI MALAM PERTAMA ).
Mungkin sebelumnya sudah banyak judul yang sama tapi ceritanya tentu akan berbeda karena semua yang aku tulis bisa saya pertanggungjawabkan keasliannya, outhor tidak pernah plagiat sama sekali.... jika pun ada kata-kata yang sedikit mirip atau hampir mirip mungkin hanya kebetulan tapi sedikit pun autor tidak pernah plagiat....
saya pastikan setiap tulisan saya murni dari hasil pemikiran dan ide-ide dari saya pribadi... untuk itu harap maklum jika tata bahasa yang saya gunakan kurang berkenan di hati kalian Saya mungkin masih butuh banyak belajar untuk itu, agar bisa menulis dengan baik dan benar serta santun dengan bahasa yang bisa dimengerti oleh semuanya...
Terima kasih.... mari lanjut πππ
_____________________________________________
" Ayo Mas", Flow masuk ke dalam mobil menyusul sang suami.
" Nggak apa-apa jika masih mau melepas rindu dengan teman-temannya mas tunggu kok nggak apa-apa", jawab Prima santai.
" Yakin nggak apa-apa? nyebelin ih", Flo sewot karena jawaban Prima.
" kok malah cemberut, asli Mas nggak marah kalau masih pengen ngobrol dengan teman-temannya mas nunggu di mobil, atau mau ke Mas teman yang disana? Mas kesini karena memberikan keleluasaan pada mudik jangan salah sangka", Prima mengusap lembut kepala sang istri.
" Memangnya Mas gak marah, enggak cemburu?", jawab Flo yang sudah terlihat lebih tenang tidak merajuk seperti barusan.
__ADS_1
" Kenapa harus cemburu, bukannya mereka hanya teman-temanmu dek, atau di situ ada mantanmu, yang mana? Mas mau lihat dari sini saja", Prima kemudian mengarahkan pandangannya ke arah segerombolan temen-temen flow yang tengah duduk di meja kedai.
" itu yang baru datang", jawab Flo jujur, namun pandangan mata Flo menunduk kebawah tidak berani melihat keluar apa lagi ke arah teman-temannya.
Sementara itu Prima mengamati wajah wajah teman dari flow, apalagi saat flow menyebutkan bahwa mantannya adalah seseorang yang baru saja datang.
" Wuiihhhh ... ganteng dan gagah, pantas aja istriku betah menjadi pacarnya hingga 9 tahun, ahhh.... meskipun begitu mas tetep pemenangnya, jadi menurut Adik Mas lebih ganteng kan", Prima menaik-turunkan alisnya sembari mengetik kan mata nakalnya kepada flow yang membuat sang istri wajahnya berubah menjadi aneh.
" GR.... yang ada kenapa aku jadi istrinya Mas Prima ya karena jodoh yang dikirim sama Allah bukan karena lebih ganteng, itu mah perasaanmu saja mas, ngaca makanya biar lihat aslinya", Flo terkekeh melihat kejahilan sang suami yang menaik turunkan alisnya dengan pedenya.
" Pantes istriku nggak bisa move on masih terkenang terus.... ganteng sih memang, tapi nggak jantan lha beraninya macarin doang giliran lamar dinanti nanti keburu ditikung orang", Prima tertawa lebar setelah selesai berucap demikian.
" idih bahagianya yang bisa nikung", slow menyindir sang suami yang tengah tertawa bahagia karena sudah merasa menang setelah mendapatkan dirinya.
" Jadi mau turun nggak nih kalau masih kangen Mas kasih waktu 30 menit silakan lanjutkan obrolan kalian Mas tunggu di sini".
" Bener nih nggak mau? nanti nyesel lo nggak akan datang kesempatan kedua, bagian kita pulang ke sini terus bisa ke tempat ini bahkan bertemu dengan teman-temanmu seperti barusan belum tentu bisa terulang lagi".
" gak masalah, semuanya sudah berubah Mas... kan aku sudah nikah semua orang sudah mengucapkan selamat menempuh hidup baru... itu artinya kehidupanku yang sekarang itu sudah sangat berbeda dengan yang kemarin sekarang aku sudah punya suami sudah punya keluarga baru tentu itu yang akan aku utamakan bertemu teman bisa kapan saja dimana saja tidak harus ngumpul-ngumpul, apalagi ada mantan udah aku buang ke tempat sampah udah nggak ingat tapi masih sering memimpikan, ih menyebalkan".
" Sudah makin dewasa ya, alhamdulillah .... istriku ini sekarang sudah pintar.... tapi jangan terus-terusan mimpiin pacar nya dong nanti mas dalam keadaan tidur pun merasa cemburu".
" Ha ha haa.... aku juga sudah selalu berusaha berdoa untuk tidak mendatangkan orang itu di mimpiku Mas tapi mau gimana lagi bayangan dia masih suka datang di mimpiku sebenarnya aku nggak suka aku juga marah tapi mau gimana lagi namanya mimpi mana aku tahu aku kan sedang tidur!".
" Gantian dong Mas yang masuk ke mimpimu jangan mantan terus yang kamu mimpikan".
" Yeeee.... aku juga maunya gitu mas, tapi kan nggak tahu jika akan mimpiin orang itu, sudahlah Ayo berangkat keburu sore".
__ADS_1
" Baik tuan putri, benar kan posisinya dek senyaman mungkin dan tidurlah", terima kembali mengusap kepala sang istri penuh kasih sayang sebelum kemudian melajukan mobilnya membelah jalanan menuju kota.
" Tapi aku nggak mau kalau suamiku menyetir sendirian aku pengen menemanimu Mas".
" Ini cuma jarak dekat dek enggak nyampe 100 kilo juga, insyaallah mas tidak akan ngantuk dan Adik bisa tidur nyenyak ya biar nanti setelah sampai rumah akan merasa bugar kembali".
" Ya udah aku mau bersandar yang nyaman saja nanti jika aku kemudian terpejam ya mas sendiri nggak papa ya, hati-hati jangan ngantuk jangan ngebut di sini ada anak kita".
" Siap tuan putri, nyaman kan dirimu".
" Iya Mas!".
Tidak butuh lama kurang dari 2 jam mereka sudah sampai rumah kembali. Flo tertidur pulas hingga mobil berhenti tidak sama sekali mengojek tidurnya bahkan terlihat tenggelam sangat dalam , dalam mimpi.
" Duh ini malah kebablasan tidurnya mobil udah berhenti juga tidak bangun aku bangunin atau digendong saja?", Prima berpikir sejenak untuk memindahkan istrinya ke dalam kamar tanpa mengganggu tidurnya.
" Kenapa aku digendong Mas turunkan saja aku ini berat", flo merasa terkejut saat sang suami membopongnya menuju kamar dari dalam mobil.
" Diamlah jangan banyak gerak nanti malah jatuh".
-
-
-
NEXT....
__ADS_1