
Sari langsung mengambil tespek yang diberikan oleh Flo meskipun wajahnya masam dan kurang bersahabat tetapi dia tidak menolak.
" Bilang terima kasihnya sambil senyum jangan cemberut gitu nanti kalau positif takutnya anakmu nanti sayangnya sama budhenya Flo dari pada sama dirimu, sebab takut lihat wajah ibu nya, jemblem!", UJAR Prima seraya terkekeh pada Sari.
" Iya mas makasih mbak", Saripun tersenyum dipaksakan.
" enak aja bilang wajah ku jemblem, dasar kakak ya nggak sayang adiknya, cantik begini dibilang jemblem", Sari menepuk tangan kakaknya kemudian pergi dengan wajah cemberut.
" jangan di-bully dong Mas adeknya, orang cantik kok dibilang jemblem", protes flow.
" biarin biar enggak cemberut terus".
" iya lagian kenapa itu anak itu kalau ada masnya kok sekarang itu bawaannya marah-marah terus, harap dimaklum Ya Flo adikmu yang satu itu harus banyak bersabar untuk menghadapinya", ujar Bu Marni agar flu bisa menerima adik iparnya itu dengan baik.
" Iya Bu Flo ngerti kok, wajar kalau dia kurang suka sama saya bu wong saya sudah merebut Kakak kesayangannya dan seluruh hatinya udah diberikan pada saya bu makanya Sari jadi sering cemberut kalau ngelihat saya".
" Iya mungkin dia cemburu sama kamu flow, masih belum bisa terima jika Kakak nya itu dimiliki oleh orang lain".
" Iya Bu".
" Tapi mas gak suka Bu, kalau boleh jujur mas rasanya juga kecewa dengan Sari, selama ini ini perasaan Mas sudah mengorbankan tenaga dan waktu pikiran serta apa yang Mas miliki untuk Rini Sari serta Hery tetapi kenapa Sari tidak bisa menerima kehadiran istri mas, di mana letak kesalahan mas bu, Mas juga ingin memanjakan diri mas ingin mempunyai keluarga mempunyai seseorang yang bisa mengerti dan juga memberikan keturunan Mas yaitu flow, kenapa dia tidak bisa menerima sepenuh hati, mas tidak terima istri mas di cemberutin terus sama Sari, Flo nggak ada salahnya Bu, tapi harus bersabar menerima perlakuan Sari yang kurang mengenakkan, Mas gak bisa menegurnya apalagi menasehatinya pasti dia akan tambah membenci flow, nggak tahu lagi Bu apa yang harus Mas lakukan pada Sari tapi sejujurnya emas sangat kecewa", ucap Prima penuh rasa sesal dan sedih.
Bu Marni menghela nafas panjang mendengar curahan hati putra kesayangannya itu.
" ibu selalu saja menasehati dia Mas, Tapi ya begitu adikmu dia akan marah marah dan tidak terima merasa dirinya paling benar, ibu sendiri juga sudah berusaha karena Ibu juga tidak mau jika salah satu anak ibu berperilaku kurang mengenakkan, Ibu sangat berharap kalian semua rukun saling menyayangi saling menolong saling berbagi tidak seperti ini", ujar Bu Marni dengan mata berkaca-kaca beliau pun tidak kalah kecewanya dengan sikap Sari selama ini.
__ADS_1
" Mas, Bu.... sudahlah jangan jadi beban pikiran kalian, aku tidak apa-apa kok, Flo mengerti dengan sikapnya Sari, juga tidak sakit hati jadi tidak usah dipikirkan biarin saja mudah-mudahan seiring waktu dia bisa menerima kehadiranku tidak perlu tahu jika aku juga menyayanginya cukup dia bisa tersenyum saja bagi Flo sudah luar biasa tidak usah dipaksakan biarlah waktu nanti yang akan menjadikan kita rukun dan saling menyayangi seutuhnya", Flo tak ingin menambah beban bagi ibu mertuanya yang sudah terlihat sepuh serta tidak mau juga membuat suaminya bermusuhan dengan saudara kandungnya.
" Terima kasih istriku atas kesabarankamu menghadapi adik ku itu", Prima membelai rambut istrinya penuh kasih sayang
" Sudahlah mas jangan di buat masalah, ini hanya persoalan biasa".
" Sari itu suka gengsian, semoga saja dia sadar jika kita semua menyayangi dia dan bisa berubah dan hatinya menjadi lunak tidak keras kepala begini suatu hari nanti", Ujar bu Marni.
" Aamii, iya bu".
/" Bu, nanti temani Flo jika mau lahiran ya, tinggal nunggu harinya nih Flo jadi dag dig dug rasanya berdebar hatiku Bu, menunggu hari persalinan".
" Pasti Ibu jagain anak ibu tungguin nggak usah khawatir, apa mau lahiran di sini saja?".
" Tidak Bu sebaiknya di rumah sakit saja jika nanti ada apa-apa biar cepat tindakannya", kali ini prima yang menjawab.
" Iya Ibu begitu juga lebih baik ibu kan memang belum pernah menginap di rumah kami", jawab flo.
" Iya Mas juga sangat setuju Bu, dan Mas harap kali ini Sari tidak membuat masalah, karena kemungkinan Heri juga akan tinggal di rumah kami karena mas sudah resmi resign dari tempat kerja dan sudah resmi membuka usaha sendiri Bu", ujar Prima kepada ibunya.
" Owh, Alhamdulillah mas.... akhirnya jika usaha sendiri nya sudah fokus tidak terbagi-bagi lagi waktu dan pikirannya sekarang, Ibu ikut senang Ibu bersyukur sekali karena pada akhirnya Mas memantapkan diri untuk membuat usaha sendiri tidak bekerja lagi dengan orang", Bu Marni merasa sangat bahagia jika putra kesayangannya memiliki usaha sendiri.
" Namun Mas jika nanti hasilnya belum sesuai harapan kalian berdua harus tetap sabar jangan sesali keputusan tetap bekerja keras tetap berdoa dengan tekun terus jika ada rezeki sisihkan untuk orang lain jangan dimakan sendiri banyak atau sedikit manusia itu sifatnya selalu merasa kurang jadi sebaiknya selagi kalian ada berbagilah suatu hari jika nanti kita dalam kesulitan insya Allah selalu ada jalan untuk mencari rezeki dengan lancar jangan takut akan miskin rezeki yang dihasilkan dari tangan sendiri akan jauh lebih bagus apalagi jika kalian rajin berbagi rutin bukan masalah besar atau kecilnya", imbuh buah Marni sarat akan nasehat kebaikan kepada putra kesayangannya dan menantunya.
" iya Bu insya Allah", jawab flower yakin.
__ADS_1
" Nanti Heri akan saya libatkan sepenuhnya Bu, mohon doakan selalu masih Bu supaya hasil kerja keras ini membuahkan hasil yang halalan toyyiban dan bisa mengangkat derajat saudara-saudaraku sendiri juga mungkin orang lain", ujar Prima.
" Aamiin pasti nak pasti ibu doakan selalu".
" Terima kasih bu, untuk sementara aku bagian mencari order, Hery bagian pengawasan lapangan dan Flo di rumah menguris anak sekalian urusan keuangan", Prima memberi tahu detailnya pada bu Marni.
" Bagus, semoga nanti bisa tambah ksryawan lagi jika semuanya lancar", Jawab bu Marni.
" Terus yang dilapangan itu nanti bagaimana mas?", Tanya bu Marni.
" Itu sih pegawai lepas bu, ada proyek mereka kerja dapat gaji jika tidak ya tidak dapat gaji", Jawab Prima.
" Oh".
" Ibu doakan semoga rejeki untuk mas dan keluarga lancar selalu", Bu Marni akhirnya beranjak menuju dapur untuk membereskan bekas makan semuanya.
" Diam saja jangan ikut beres beres, biar sama ibu saja beresinnya".
-
-
Next....
# Maaf telat upπππ
__ADS_1
Dua saudara iparku meninggal 3 hari berdekatan, sehingga masih banyak tamu , sulit utk meluangkan waktu untuk menulisπππ