MEMILIH DI CINTAI

MEMILIH DI CINTAI
MUHAMMAD CHOIRUL UMAM


__ADS_3

Ternyata peraturan di rumah sakit itu bayi harus tidur di ruang rawat khusus bayi tetapi di sini tidak bayi tidur dengan orang tuanya meskipun berada di dalam box sehingga jika menangis orang tuanya yang langsung menolong.


Rumah sakit bersalin ini juga melati orang tua khususnya bapak untuk ikut mengurus bayinya ketika tengah malam terbangun dan meminta asi.


" Assalamualaikum ", Sari datang bersama dengan suaminya untuk menjenguk ponakan barunya.


" Waalaikumsalam ", Jawab Prima dan Flo ketika mereka sudah masuk ke ruang inap.


" Selamat ya Mas ya mbak sudah jadi orang tua mudah-mudahan titiknya jadi anak yang sholeh hai ganteng", cari memeluk kakaknya dan juga kakak iparnya dan kemudian melihat kearah box bayi begitupun dengan suaminya Sari yang ke model menyalami dan memeluk Prima.


" makasih ya dek", kocak lu ada adik iparnya itu yang saat ini sedang tidak sinis kepadanya.


" sama-sama Mbak doakan aku juga terima kasih kemarin sudah dibelikan tespek dan alhamdulillah Mbak", ucap Sari senang.


" Waahhh .. positif dek, Alhamdulillah", flu pun tersenyum senang pada adik iparnya.


" Wah kalian akan segera menyusul akan memberikan adik buat putraku", Ujar Plima tak kalah senang.


" Sekarang mas yang harus memelukmu, jaga dia di dalam sana hingga lahir nanti kalian sehat, jadilah ibu yang baik meskipun dia belum lahir jaga dan sayangi seprnuh hati", Prima memeluk adiknya penuh kasih sayang membuat Sari menjadi terharu.


" Mas memang selalu perhatian sama aku hiks", Sari sedikit terisak mendapat perlskuananis dari kakaknya itu.


" Tetapi mulai saat ini kamu harus merelakan perhatian mas ini untuk mereka tanpa terbagi lagi ya, karena sekarang mas tidak bisa hidup bahagia tanpa mereka, hemm", Prima menunjuk pada istri dan anaknya.


Sari menoleh seraya mengangguk walaupun masih ada sedikit tidak terima namun melihat bayi tampan itu mau tidak mau dirinya pun mengangguk.

__ADS_1


" Iya, Sari juga sebentar lagi harus fokus sama suami dan anak Sari sendiri mas", hari kemudian melendot manja kepada sang suami.


Ooeekkk Ooeeeekkk


Bayi mungil itu menggeliat-geliat dalam box nya seraya menangis.


" Ya ampun ganteng... kamu nangis nak, pengen digendong sama tante ya? sini!", Sari meraih bayi dari dalam box nya di bawah dalam dekapannya.


" Ini ma Mas prim tidak dibagiin fotokopinya Mbak flow semua", ujar Sari ketika mengamati wajah bayi tersebut.


" Siapa namanya Mbak?", tanya suami Sari.


" MUHAMMAD CHOIRUL UMAM".


" Ya Alloh.... nama kamu indah banget dek semoga jadi anak yang soleh berbakti dan sehat terus ya panjang umur", ucap sari mengecup pipiyang masih merah ponakannya itu.


Begitupun dengan Prima, DNA adalah orang yang paling sedih melihat perlakuan cari selama ini kepada istrinya.


Tetapi Prima masih bersyukur setidaknya ibunya penuh kasih dan perhatian sekali terhadap istrinya tersebut.


Prima hanya bisa berharap dan berdoa semoga adiknya itu tidak kembali sih nis kepada istrinya, meskipun istrinya terlihat santai dan cuek saja tapi dalam hati kecil Prima tidak terima jika istrinya diperlakukan seperti itu oleh adiknya namun jika mau menegur tegas ada adiknya Bun terima juga tidak tega, di saat seperti itulah hatinya dipenuhi dilema yang teramat.


Tidak begitu lama bayi Umam menangis dalam dekapan cari dengan perlahan Prima mengambil putranya tersebut dan diberikannya pada sang istri.


Prima terus membelai lembut kepala flo dan sesekali memberikan minuman hangat dengan alat bantu sedotan pada istrinya itu saat menyusui putranya hal tersebut tak lepas dari perhatian Sari dan suaminya.

__ADS_1


Dan setelah bayi itu terlelap Prima mengambilnya dari dekapan istrinya dan dipindahkan ke dalam box dengan sangat hati-hati dan perlahan agar bayinya tidak terbangun.


Setelah itu Prima menurunkan tempat tidurnya dan membetulkan bantal untuk istrinya dan menyelimutinya kembali mengusap kepala istrinya dengan pelan.


" Aku tidak menyangka jika masku ternyata orangnya sangat romantis ya mbak", ujar Sari kepada flow.


" Masmu tidak romantis Sari tetapi dia penuh perhatian dan kasih sayang itu yang membuat hati aku luluh dan klepek-klepek", Flo terKekeh, ucapnya Jujur emang seperti itu adanya dirinya yakin dan mantap memilih Prima menjadi suaminya.


" ini wujud Terima kasih Mas di kepada istri mas, dia sudah mau menerima Mas apa adanya mengandung dan melahirkan anak mas karena mas merasa tidak bisa memberikan apa-apa rezeki yang kita dapat pun dicari berdua, mas tidak sendirian bekerja mbakmu juga membantu banyak dalam segi keuangan selain mengurus Mas mu ini, jadi wajar kalau Mas juga memberikan perhatian padanya", ucap terima tegas pada Sari dan juga suaminya, bukan apa-apa di sini Prima hanya ingin menegaskan kepada adiknya itu agar tidak semena-mena terhadap istrinya.


" jangan cemburu terus pada Mbak Flo, kamu kan sudah punya aku dek jangan menuntut Mas Prima terus dong!", mau cari suami Sari.


" nggak!, jangan suudzon terus padaku Mas, aku hanya sedikit belum siap aja kalau kehilangan Mas Prima sepenuhnya", ujar Sari jujur namun disini terdengar Ketus dan jutek.


" Mas mu masih di sini belum mati masih hidup jadi kamu tidak akan kehilangan apa-apa nanti jika usaha Mas sudah lebih maju insyaallah mas masih akan membantu kamu jadi tidak usah khawatir atau memusuhi mbakmu", ujar Prima kali ini terdengar tegas dan dingin menegaskan bahwa itulah isi hati dia yang sebenarnya selama ini.


Suami Sari yang mengerti maksud ucapan dari kakak iparnya itu pun merasa tidak enak meskipun dia tidak pernah atau jarang sekali memergoki istrinya yang memusuhi Flo Tapi beberapa kali saat hendak tidur istrinya itu sering curhat mengenai kakak iparnya itu jadi suami Sari mengerti dan menangkap maksud dari cerita istrinya.


" Saya doakan usaha Mas maju dan terus lancar dan Mas bisa sukses tapi jangan sering-sering dimanjakan adiknya Mas sudah ada saya suaminya meskipun penghasilan saya hanya pas-pasan, ya kan dek?", ucap suami Sari lembut sambil mengusap punggung Sari agar istrinya itu tidak marah karena ucapan dari kakaknya dan juga dirinya barusan.


" Iya Mas betul, Sari udah punya suami jadi Sari sudah tidak boleh lagi manja sama mas Prim", jawab Sari tertunduk hatinya belum begitu ikhlas.


" Maafkan aku Sari, Aku tidak pernah bermaksud untuk mengambil perhatian Mas Prima darimu, kamu masih boleh bermanja dan minta sesuatu pada mas Prima, jika ada pasti sama Mas Prima juga akan dikabulkan namun Sari harus ngerti ketika Mas Prima tidak ada ya harus bersabar mungkin butuh beberapa waktu baru bisa mengabulkan kemauan Sari", ucap Flo berusaha untuk memberi pengertian juga kepada Sari.


-

__ADS_1


-


Next.....


__ADS_2