MEMILIH DI CINTAI

MEMILIH DI CINTAI
Dirawat


__ADS_3

malam ini pasangan orangtua yang baru saja memiliki seorang baby hampir semalam suntuk mereka begadang karena satu malam penuh bayinya rewel terus dan tidak mau menyusu alhasil pagi-pagi sekali mereka sudah bersiap hendak ke rumah sakit karena anaknya rewel semalaman penuh.


" Iya NAK, iya sayang... hemm', flow sambil persiapan juga mengajak bicara baby-nya yang masih menangis.


" Agak cepat mas, agar dapat antrian pertama sehingga tidak perlu lama-lama segera mendapat penanganan dokter", belum mencoba memperingatkan sang suami yang masih bersiap-siap.


" Iya yank... Kamu sarapan dulu gih nanti mas menyusul", ujar Prima pada sang istri yang nampak sudah siap dan mau nunggu dirinya.


Selesai sarapan mereka segera berangkat menuju rumah sakit dan segera daftarkan diri agar supaya cepat dapat memberikan lebih awal.


" Muhammad Choirul Umam ", terdengar suara panggilan dari suster untuk baby Irul mendapat giliran pemeriksaan.


" kenapa Bu", tanya dokter.


" rewel dan tidak mau menyusu ", jawab flow.


" periksa dulu ya, sudah ditimbang tadi?".


" Belum dok".


" Timbangan dulu ", daftar menaruh BBM diatas timbangan bayi.


" Sudah berapa hari?", tanya Dokter menanyakan usia baby Irul.


" 8 hari dok ", jawab Flo.


" Sepertinya kuning kurang sinar dan juga kurang ASI, harus di rawat inap untuk disinar ya bapak ibu, wayahnya harus pisah dulu", Ucap dokter Flo langsung bersedih mendengar ujaran dokter yang memeriksa putranya.


" kenapa bisa seperti itu dok?", tanya flo yang memang belum mengerti tentang cara mengurus bayi yang baik dan benar karena ini merupakan kelahiran pertama putra nya.


" Bayi kuning terjadi karena adanya penumpukan bilirubin pada darah bayi. Bilirubin sendiri merupakan zat kuning yang dihasilkan dari proses penghancuran sel darah merah secara alami. Kondisi ini sering menyerang bayi baru lahir, karena fungsi hatinya belum berfungsi secara maksimal ", dokter menjelaskan secara garis besarnya pada flow dan Prima.


" Ooo... berarti anak saya di tinggal di sini dok?", Flo bertanya dengan wajah yang sangat sedih bahkan air matanya sudah menetes di pipinya, tidak tega rasanya jika putranya harus di tinggal seorang diri di rumah sakit ini.

__ADS_1


" jika haus sudah lapar bagaimana dok?", tanya flow seraya mengusap air matanya.


" ibunya di sini kan menemani?", Kali ini prima yang melontarkan pertanyaan dengan nada saat khawatir.


" bayinya saja Pak, ibunya pulang bersama Bapak Ibunya bisa meninggalkan Asi atau nanti dikirim yang banyak ke sini untuk setiap kali haus dan lapar kami bisa memberikannya", ucap dokter.


" Hiks hiks tak tega dok", Flo terisak.


" Sabar ya Bu ini semua demi kebaikan baby-nya agar segera pulih", dokter mencoba memberi pengertian dan menguatkan flow.


" Semoga tidak akan lama cukup dua sampai tiga hari dan semuanya sudah pulih kembali sehat", ucap dokter kembali.


" Dik kamu bobo dulu disini ya tidak dikelonin Baba sama bubu hiks", Flo masih juga mendekap anaknya kembali belum menyerahkan kepada dokter rasanya tidak tega melepaskan bayi itu dari depannya.


" sabar bubu, Hanya dua sampai tiga hari kok", Prima mengusap lembut bahu istrinya tersebut dengan lembut untuk memberikan kekuatan pada sang istri.


" Iya Mas aku ngerti tapi kasihan, dia Bobo sendiri di sini di dalam box itu", Flo makin terisak.


" baik dok akan kami persiapkan dan kami juga akan sering mengirim Asi ke sini", Jawab Prima.


" baiklah maaf buk bayinya akan segera kami berikan perawatan, sabar ya harus bisa tapi setelah ini akan sehat selalu amin", Ujar dokter menerima bayi itu dari dekapan Flo.


" Sehat-sehat ya dik, jadi di sini tidak usah lama-lama", Flo masih mengekori dokter yang akan memasukkan ke dalam box bayi.


Prima hanya menatap dengan perasaan yang sedih terhadap istri dan putranya. Prima atau betul perasaan Flo jika dipisahkan dengan sang putra di rumah pun pasti istrinya itu tidak akan bisa tidur pasti akan teringat terus dengan bayinya.


" Sabar, 2 hari dia akan pulang kembali ke pelukan kita yakin kan hatimu jangan seperti ini", Prima memeluk untuk menyalurkan kekuatan agar istrinya tidak sedih.


" Dokter suster nitip anak saya ya tolong dijaga dengan sebaik-baiknya", ujar Prima.


" pasti kami akan menjaganya dan memberikan pertolongan supaya baby-nya lekas sehat kembali", jawab dokter.


" Saya permisi dulu nanti kami akan ke sini membawakan perlengkapan serta asi untuk baby saya", ucap Prima seraya menuntun Flo untuk meninggalkan tersebut.

__ADS_1


" jangan sedih terus nanti kita ke sini lagi untuk menjenguk baby ", Rima mengusap kepala sang istri sambil berjalan menuju parkiran.


" kok bisa ya ba, bayi kita kuning?", Gumam Flo sambil berfikir kesalahan Apa yang dilakukan dalam merawat bayinya sehingga bayinya harus sakit dan dirawat.


" sudah jangan dipikirin kita doakan saja supaya anak kita lekas sehat",


" Iya ".


Sesampainya di rumah semua yang berada di rumah terkejut karena mereka pulang tidak membawa bayi irul.


Dan Prima menjelaskan jika bayi Irul harus dirawat karena kuning.


Bu Marni dan Bu Hartini paham jika bayi yang baru lahir sering mengalami hal seperti itu jadi mereka bisa mengerti dan memberikan dukungan untuk supaya Flo tidak terlalu sedih.


" Sabar, Tidak apa-apa kok besok jika sudah kondisinya bagus kalian bisa bawa pulang kembali doakan saja supaya tidak lama-lama di rumah sakit dan lekas sehat", Ucap bu Marni.


" Iya Bu terima kasih atas pengertiannya mohon maaf jika saya kurang bisa merawat bayi setelah ini akan berusaha untuk menjaga baby agar supaya sehat terus", ucap flo dengan wajah yang terlihat sangat sedih.


" Sudah jangan sedih terus nanti Asilnya sedikit dan baby-nya tidak cepat sembuh karena orang minum asi", Bu Hartini juga menguatkan Flo.


Setelah mendapat dukungan dari keluarganya flo sedikit lebih tenang kemudian dia makan aneka sayuran buah dan juga daging untuk memproduksi lebih banyak Asi, agar nanti sore bisa menjenguk bayinya dengan Asi yang banyak dan berkualitas.


" istirahat bu, setelah bangun nanti asinya disedot untuk dibawa ke rumah sakit, kita akan menunggu bayi kita hingga malam dan dia tertidur baru kita pulang oke", Prima mengusap lembut istrinya kemudian menidurkan supaya istrinya beristirahat dengan tenang.


" Aku akan menjagamu di sini tidur lah yang nyenyak supaya asi-nya banyak dan baby bisa minum sampai kenyang", ucap Prima.


" Iya mas terima kasih", setelah flower merebahkan tubuhnya dengan nyaman Prima tidak serta merta meninggalkan flo begitu saja melainkan terus mengusap punggung istrinya hingga memastikan jika istrinya itu bisa istirahat tidur siang.


-


-


BERSAMBUNG.... NEXT...

__ADS_1


__ADS_2