
Cinta adalah sesuatu yang rumit untuk di definisikan, Cinta memiliki kekuatan yang dahsyat. Masa puber remaja adalah masa emas, masa produktifitas dan masa penuh gairah, cinta remaja terkadang memang sangat indah, di bumbui rayu-rayuan, rasa cinta membuat para remaja jadi penasaran, hingga menuruti godaan setan,
Maka seharusnya kita manusia yang di anugrahi cinta, mensyukurinya
dengan menempatkan cinta kepada kebaikan dan kesucian, dengan cara memberi pengaruh positif kepada cinta itu sendiri,
agar kelak tidak menyesal.
Tapi beda jika sudah dewasa, lebih saling menjaga agar tidak saling menyakiti, namun terkadang ada pula yang egois, mementingkan kebenaran masing-masing, tidak mau mendengarkan penjelasan dari pasang. Begitulah cerita cinta banyak dan unik, romantis, sedih, suka, dan duka .
Azka sampai di Paris jam sebelas siang, karna selisih waktu 5 jam, lebih cepat Jakarta. Antara Jakarta ibu kota dan Paris Prancis .
" Hati-hati Tia, selamat jalan,." Mereka berpisah di bandara Internasional Paris Charles De Gaulle Airport
"Hati-hati, kau lanjut ke Korea?," Tanya Tia menghentikan langkahnya sejenak sambil menoleh ke Azka.
" Kalau bisa lanjut, kalau belum terpaksa ke Hotel," Jawabnya dengan membuka
ponselnya.
" Aku duluan, sampai bertemu lagi." Lanjut Tia menari kopernya.
" Semoga kita bisa bertemu " Doa Azka.
Tia tersenyum melambaikan tangan yang berarti Dada dan berlalu.
" Du...h harus ngomong apa ! , untung ada HP,"
Azka mencoba tanya ke petugas bandara penerbangan ke Korea, ternyata harus menunggu dua jam baru ada penerbangan ke Korea.
Demi mengejar gadis merah jambu, Azka rela memburu waktu, butuh perjuangan extra, karna Paris ke Seuol Korea membutuhkan waktu penerbangan sebelas jam, yang jelas sangat melelahkan.
Azka duduk santai di ruang tunggu , lalu membuka buku catatan kecil dan menulis.
Catatan Azka.
[ Laila...ini kali pertama aku pergi jauh, mencari jalan yang jelas tapi belum terang, aku mencari jalanku merah jambu, tapi aku tak tau dengan jalanmu, tapi sebelum janur kuning melengkung aku akan berusaha memdapatkan mu, aku tidak akan menyerah, walau terlihat memalukan, ]
Azka menutup bukunya, memasukkan ke ransel, ponselnya berdering, Vidio Call dari maminya, Azka mengangkat.
" Halo..." Jawab Azka, terlihat
wajah maminya dengan para pegawai, Azka tersenyum bahagia melihat kebersamaan yang romantis terjalin.
" Azka tolong jangan ngaku dulu ke Fariha, dia curiga, kau harus merahasiakan statusmu sebentar, nanti akan ada yang membantumu, mereka teman Mami," Penjelasan tiba-tiba Maminya.
" Iya Ma...," Jawab ringan Azka .
" Dia sudah di korea " beri tahu Azka.
" Iya, nanti alamatnya Mami kirim lewat WA, tapi ingat jangan terlalu dekat, kalau tau dia pasti menghindar!" Jelas Maminya.
"Baik Ma....!" Jawab Azka.
" Kamu masih di bandara Paris " Tanya mami Sofia di krubung pegawai wanita.
" Iya, terbangnya ke Korea dua jam lagi Ma..Hai bibik cant....ik ," Sapa Azka ke para pegawai
" Hai den Azka..." Serempak pegawai.
" Sudah ya... hati-hati, kalau lapar makan, jangan sampai telat makan" tegur Maminya.
" Siap Ma, Assalamu'alaikum ," Sambil melambaikan tangan.
" Wa'alaikumusalam ", Balik Maminya, Vidio Call di tutup.
Barok ke toilet membersih kan diri, ia mencari tempat solat di bandara terkenal di dunia, setelah ketemu ia solat.
Satu jam berlalu, Azka membuka ponsel ada Chat dari Fariha.
__ADS_1
[ Nama anda dan pasangan anda.? ]
Azka tak membalas, berfikir sejenak, lalu membalas Chatnya.
[ Aku belum tahu apa yang di inginkan, Aku tidak tau kekasihku marah dan pergi tanpa alasan, walau seperti itu aku akan tetap memesan lukisan anda, siapa tahu
hatinya akan luluh, kemudian hari, maaf aku jadi curhat, untuk namanya anda
buat terakhir saja !!! 😢 ]
Fariha membalas .
[ Jangan sedih kalau jodoh takkan kemana! ]
[ Bisakah kau memberiku saran, ini pertamanya aku mencintai seorang wanita!,] Balik Chat Azka.
[ Mungkin anda bisa nyanyikan lagu romantis untuk dia, mengirim karangan bunga, ajak makan malam bersama, nonton
Film romantis. ]
Jawab chat Fariha.
[ Sayangnya dia berbeda, trimakasih ]
Chat Azka.
[ Anda sekarang di Paris?,]
Tanya Fariha, membuat Azka.
" Sepertinya dia mulai penasaran " Gumam Azka, lalu membalas chat lagi .
[ Aku sekarang di paris, dan ada panggilan mendadak di Korea, mungkin besok sampai ].
[ Sudah berapa kali ke Korea. ]
Chat berlanjut.
Singkat Azka sengaja agar Chat berlanjut.
[ Tapi kamu masih bisa berhubungankan dengan kekasihmu, ] Fariha mulai kepo.
[ Dia baru saja membalas,! ]
Azka tersenyum.
[ Kalau gitu aku ganggu, ya sudah ]
Fariha akan menghentikan Chatnya.
[ Dia sedang marah, jadi suka
lama kalau balas, ]
Jelas chat Azka.
[ Bagaimana kau tau aku pelukis? ]
Tanya Fariha membuat Azka bingung.
" Ya Allah , ampuni hamba jika berbohong "
Azka lalu membalas.
[ Dari bos ku...Nyonya Sofia, dia yang menyarankanku untuk memesan lukisan anda yang sudah tidak asing lagi, lukisan anda yang hebat dan indah, karna calon istriku sangat suka dengan seni,
sangat menghargai seni. ]
jelas Azka agar terus berlanjut di WA.
__ADS_1
[ O, Boleh ku tau nyonya Sofia dimana ?] Tanya Fariha, Azka gugup lalu membalas.
[ Dia tinggal di rumah dengan putranya, tapi Tuan Azka pergi, memang ada apa?,
Apa kau mengenal Tuan Azka? ].
Azka mencoba mengorek tentang Fariha.
[ Dulu, dia pergi?, kau pernah kenal, dan pernah ngobrol? ] Lanjut tanya Singkat Fariha .
[ O.., tidak pernah, aku juga tidak tau, sampai sekarang dia belum menikah kata nyonya Sofia dia penakut, aneh, unik, ganteng dan keren sih!, tapi sepertinya dia tidak berani menghadapi kehidupan.]
Azka sengaja asidikit mengolok nama sendiri di Chat Fariha, karna ingin tahu bagaimana pendapat Fariha tentang Azka.
[ Memang anda sudah kenal berapa lama?, ] Tanya kembali Fariha.
[ Aku hanya melihat Fotonya, karna dia pergi tak tahu kemana!, ]
Jawab Azka tersenyum,.
[ Kalau tidak mengenal jangan mengolok, menilai orang ketika sudah mengenal, seharusnya kau intropeksi diri, karna kita hidup pasti butuh orang, perbaiki dirimu, jangan mengolok Azka,. ]
Balasan Fariha sedikit membela Azka, Kata Fariha membangunkan haranpan kecil di dinding hati Azka.
[ Memang seperti apa orangnya ?, ]
Tanya Azka.
[ Seperti Spongobob, kau pasti tau, kau tidak tau di mana dia ? ]
Sepertinya Fariha sangat penasaran.
[ Entahlah, katanya meninggalkan perasaannya di bandara Surabaya, membuang rindunya saat penerbangan, mencari ketenangan di penjara suci .] Azka memancing Fariha terus agar tak berhenti Chattan .
Panggilan naik Pesawat, Azka bersiap-siap.
[ Sungguh!, kau kata siapa ? ]
Chat terakhir tak di jawab Azka karna ia berjalan masuk kabin pesawat.
Azka duduk, pesawat yang sangat besar, dan berkualitas, kelas bisnis .
Azka menikmati tempat duduknya.
" Sebenarnya sama dengan kelas ekonomi, sederhana itu lebih baik, tapi sudah terlanjur " Gumam Azka sambil melihat sekitar.
Azka kembali membuka HP nya,
Tiga Chat belum di baca.
[ Sungguh dia ada di penjara suci?]
[ Tolong kata kan? ]
Petanyaan beruntun Fariha, membuat Azka kembali kasmaran, rasa yang lama di pendam sekarang muncul satu persatu .
[ Sepertinya kau tertarik,! apa memang sudah jatuh cinta, atau hanya sekedar penasaran. Dia di pesantren Banyuwangi ujung Timur pulau jawa, apa jangan- jangan masa lalu anda Tuan Azka, Kamu ...? membuatku jadi penasaran, tidak mungkin bertanya-tanya kalau tidak punya perasaaan pada Tuan Azka, Pesawat akan lepas landas,.
Sampai jumpa Nona Fariha 😊]
Balas Azka sedikit meledek.
Azka menyimpan ponsel, mengambil buku catatan, lalu menulis.
Catatan Azka.
[ Paris terkenal juga karna tempat indahnya, tempat pasangan saling mencintai, dan mengabadikan momen romantis, namun aku hanya sekedar mampir sebentar dan wu..s, terbang ke kota cinta yang lain yaitu Korea, jalan cinta di bawah bunga sakura, merah jambu, aku sangat rindu, rinduku yang sangat dalam bagai di jurang kehampaan, Entahlah menulis begini aku seperti konyol ].
Azka menyimpan catatan lalu memejamkan mata.
__ADS_1
.....Bersambung.....