Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh
26


__ADS_3

Empat minggu kemudian.


Sella dan William pergi ke rumah sakit untuk mengecek keadaan Sella. Belakangan ini keadaan Sella tidak enak, ia selalu mual dan kelelahan.


"Selamat, sebentar lagi kalian akan menjadi Ayah dan Ibu" Ucap dokter kepada Sella dan William.


"Apa? Benaran dok?" Tanya Sella terkejut.


"Iya Nyonya" Jawab dokter.


William menahan diri nya untuk tetap bersikap seperti biasa di depan dokter. Sella dan William berterimakasih kepada dokter, lalu mereka keluar dari rumah sakit, dan masuk ke dalam mobil.


William mengelus perut Sella. "Anak Papa" Ucap William dengan senang.


"Aku pikir kamu tidak bahagia" Ucap Sella.


"Saya sangat bahagia sayang" Jawab William lalu mengecup kening Sella.


"Kamu tidak beritahu Papa sama Mama?" Tanya Sella.


William menghidupkan mobil nya.


"Telepon saja" Jawab William, lalu ia menjalankan mobil.


Sella mengambil ponsel nya dari dalam tas nya, kemudian Sella mencari kontak Kinara.


"Halo Ma" Ucap Sella.


"Ada apa sayang?" Tanya Kinara.


"Sella hamil Ma" Ucap Sella dengan agak malu.


"Apa? Kamu hamil?" Ucap Kinara dengan sangat terkejut.


"I-iyaa"


"Aaaa!!! Akhirnya Mama dan Papa akan menggendong cucu. Selamat Sella, nanti Mama dan Papa akan datang ke sana kok" Ucap Kinara.


"Iya Ma, tidak perlu repot-repot" Ucap Sella.


"Tidak repot sayang. Kalian lagi di jalan ya? Hati-hati ya, jaga kandungan kamu dengan baik"


"Iya Ma"


"Yasudah, Mama matiin dulu"


"Iya Ma"


Kinara mengakhiri percakapan mereka.


"Papa!! Sebentar lagi kita akan menjadi kakek dan nenek" Ucap Kinara sambil memeluk Adrian.

__ADS_1


"Bagus, saya senang mendengar nya" Ucap Adrian di barengi dengan senyuman nya.


...***...


"Mama bahagia banget ya?" Tanya William.


"Bisa di bilang begitu" Jawab Sella.


Sella membuka WhatsApp dan mengetik pesan kepada Luna.


"Luna, kabar bahagia, aku hamil!"


Luna langsung membaca pesan dari Sella.


"Serius? Syukurlah, aku ikut senang Sella. Semoga keluarga kalian di berkati selalu" Balas Luna.


"Aku harus memberi nama apa? Aku bingung"


"Kita belum tau jenis kelamin nya Sella, kamu kok aneh sih. Banyak nama yang cocok kok, kamu tenang saja" Balas Luna.


"Tapi nama calon anak ku tidak boleh pasaran"


"Iya Sella, kamu tenang saja" Balas Luna.


Luna sangat geram membaca pesan dari Sella.


"Kamu jangan main handphone terus, tidak bagus" Ucap William.


"Iya. Kita mampir ke toko kue sebentar ya, sudah lama tidak ke sana"


"Kedua nya" Jawab Sella.


"Baik, tapi kamu jangan lama, jaga kesehatan"


"Iya sayang" Jawab Sella.


Beberapa saat kemudian mereka sampai di toko kue pertama Sella.


Sella dan William turun dari mobil, lalu masuk ke dalam toko kue.


"Selamat datang Tuan dan Nyonya Sella" Sapa mereka dengan ceria.


"Terimakasih" Jawab Sella.


"Nyonya Sella, kita sudah lama tidak bertemu. Aku sangat merindukan Nyonya" Ucap salah satu karyawan Sella.


"Hei, aku juga merindukan kalian semua" Jawab Sella.


"Bagaimana? Apa semua nya lancar?" Tanya Sella kepada mereka.


"Lancar Nyonya"

__ADS_1


"Bagus, bagus, aku senang kalian masih bisa di percaya"


Mereka tersenyum mendengar perkataan Sella.


"Ayo kak, kita akan mengecek harga" Ucap karyawan kepada pembeli.


"Baik"


Ada seorang wanita yang berdiri di samping William. Sella melihat wanita itu, kemudian menyapa nya.


"Eh, Elsa?" Ucap Sella.


"Lho? Sella? Eh Will-William" Ucap Elsa.


William berpindah tempat, ia berdiri di samping Sella.


"Kamu mau beli kue juga?" Tanya Elsa kepada Sella.


"Tidak kok, aku hanya mengecek toko kue ku" Jawab Sella.


"Jadi kamu yang punya toko kue ini?" Tanya Elsa.


"Em iya" Jawab Sella yang heran.


"Orang kan sudah banyak yang tau kalau toko kue ini punya ku" Batin Sella.


"Waw, aku suka banget sama kue-kue yang ada di sini. Rasanya enak dan tidak eneg" Ucap Elsa.


"Terimakasih" Ucap Sella.


"Ini Kak" Ucap karyawan sambil memberikan kue Elsa.


Elsa membayar biaya kue nya.


"Aku luan ya Sella dan William. Sampai jumpa" Ucap Elsa.


"Iya, hati-hati" Jawab Sella.


Setelah Elsa pergi agak jauh dengan mobil nya, William dan Sella masuk ke dalam mobil dan hendak pergi ke toko kue kedua.


"Kamu tidak cemburu?" Tanya Wiliam kepada Sella.


"Cemburu? Kenapa aku harus cemburu? Mantan yah mantan William, istri yah istri. Lagi pula derajat istri dan mantan itu jauh berbeda" Ucap Sella.


"Kalau dia berani berbuat macam-macam, dia akan kena akibat nya" Ucap Sella.


"Kamu tidak takut dia ngerusak hubungan kita?" Tanya William.


"Selagi kita saling percaya, itu tidak akan terjadi. Tapi seharusnya dia sadar kalau kamu sudah mempunyai keluarga" Jawab Sella.


"Ya" Ucap William.

__ADS_1


"Tapi menurut ku, dia tidak akan mengganggu hubungan kita" Ucap Sella.


William tidak tau mau mengatakan apa, ia mengelus kepala Sella dan tersenyum.


__ADS_2