Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh
53


__ADS_3

Mereka bertiga sampai di tempat tujuan. Mereka bertiga turun dari mobil secara bersamaan, lalu mereka bertiga masuk ke dalam rumah Bastian.


Luna menyambut kedatangan mereka dengan senyuman tulus di wajah nya. Luna tidak keberatan dengan kedatangan William. Luna malah menyambut William dengan baik dan memberitahu William dimana Sella berada.


"Kenapa kamu membiarkan dia bertemu dengan Kak Sella?" Tanya Queen kepada Luna.


"Urusan orang dewasa, kamu duduk manis di sini saja" Jawab Luna.


"Aku akan mengambil teh untuk kalian, silahkan lakukan yang kalian suka" Ucap Luna, kemudian ia pergi ke dapur.


Di tempat lain.


William melihat Sella sedang berdiri di depan jendela kamar nya. William mengetuk pintu kamar Sella, lalu masuk begitu saja tanpa persetujuan dari Sella.


"Ada apa Luna?" Tanya Sella.


William berdiri di belakang Sella. Ia membuka tangan nya dengan lebar, kemudian ia memeluk Sella dari belakang.


"Wangi ini?" Batin Sella, lalu menghadap ke belakang.


"William?" Tanya Sella dengan penuh kebingungan.


William melepas pelukan nya. "Terimakasih tidak menggugurkan anak ini"


William menurunkan kepalanya ke perut Sella, kemudian ia mencium perut Sella dengan penuh kehangatan.


"Kenapa? Kenapa kau melakukan ini?" Ucap Sella dengan mata berkaca-kaca.


William kembali menatap Sella. "Jangan menangis" Ucap William, sambil menghapus air mata Sella yang jatuh.

__ADS_1


"Kenapa William? Kenapa?! Apa kau tidak menginginkan aku lagi? Kenapa kau melupakan istri mu?"


William menarik kepala Sella ke dada nya. "Suatu saat kamu akan tau" Ucap William dengan suara penuh kehangatan.


Sella menarik nafas nya, kemudian menatap William dengan perlahan.


"Bolehkah?" Tanya Sella.


"Tapi aku,," Jawab William.


"Aku percaya kepada mu" Ucap Sella sambil memegang pipi William.


William memeluk pinggang Sella, kemudian ia merapatkan wajah nya ke wajah Sella. Tangan Sella perlahan pindah ke leher William. William merapatkan wajahnya ke wajah Sella lagi, kemudian ia mencium bibir Sella.


"Maaf sayang" Batin William.


William melepas ciuman mereka dengan perlahan, lalu ia menggendong Sella.


"Aku mencintai mu" Ucap Sella kepada William sambil mengelus pipi William.


William memberikan senyuman nya kepada Sella, lalu mencium kening Sella.


"Kamu tidak mau melakukan nya?" Tanya Sella.


"Kamu sedang hamil" Jawab William.


"Kalau aku sedang tidak hamil, apa kamu mau melakukan nya?"


"Maaf Nona, saya tidak bisa melakukan nya" Jawab William.

__ADS_1


"Ya, karena kamu milik Crystal"


"Nona, terimakasih sebelumnya karena tidak menggugurkan anak ini. Kasihan Ayah nya, mungkin Ayah nya tidak mau kehilangan anak ini" Ucap William sambil mengelus perut Sella.


"Kamu Ayah anak ini" Ucap Sella.


"Maaf, saya tidak bisa menikahi dua orang wanita"


"Ya, aku tau" Ucap Sella, kemudian mencium bibir William.


William sama sekali tidak menolak Sella.


"Maaf Sella, suatu saat kamu akan tau semuanya" Batin William.


"Kamu tidak akan menikahi Crystal, William. Aku sangat mengerti dengan perkataan mu. Mungkin kamu sedang berada di masa-masa yang sulit, mungkin ini cobaan untuk kita. Aku tidak takut menghadapi nya William, selagi kita saling percaya, semua masalah akan selesai" Batin Sella.


William melepas ciuman mereka.


"Tidurlah, aku akan menemani mu sampai nyenyak" Ucap William.


"Jangan pergi. Janji" Ucap Sella kepada William.


"Janji" Jawab William.


Sella merapatkan kepala nya ke dada William. Setelah itu, Sella menutup kedua mata nya.


"Tunggu aku Sella" Batin William.


"Aku akan menunggu mu sampai kapan pun, aku percaya kita akan kembali seperti dulu lagi" Batin Sella.

__ADS_1


"Aku tidak tau apa yang di berikan Crystal kepada mu, sampai-sampai kau bisa melupakan aku. Hm tapi tenang saja, Crystal sebentar lagi akan mendapat karma nya sendiri" Batin Sella.


__ADS_2