Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh
50


__ADS_3

"Ada apa ini?" Tanya Bastian kepada orang-orang yang sedang berkumpul ramai-ramai.


"Pi" Michael memanggil Bastian sambil berlari ke arah Bastian.


"Ada apa Nak?" Tanya Bastian ketika Michael sudah sampai di depan nya.


"Sella Pi, Sella, dia memberontak untuk pergi ke rumah sakit" Ucap Michael.


"Untuk apa?" Tanya Bastian sambil berjalan dengan cepat ke tempat Sella berada.


Michael mengikuti Bastian.


"William" Bisik Michael kepada Bastian.


Bastian mengangguk menandakan mengerti maksud perkataan Michael.


"Lepaskan aku, aku tidak mau anak ini!" Ucap Sella memberontak.


"Tenanglah Sella" Bujuk Luna dan Elsa.


"Sella" Panggil Bastian.


Sella menoleh ke belakang.


"Pi" Ucap Sella sambil menangis.


"Nak, jangan gugurkan kandungan kamu. Papi sangat berharap bisa segera mungkin menggendong cucu. Kamu mau kan membesarkan dia untuk Papi?" Ucap Bastian sambil mengelus kepala putri nya.


"Ta-tapi Pi"


Bastian menghapus air mata Sella menggunakan tisu.


"Tidak ada tapi-tapi, dia itu hanya pria brengsek yang tidak bisa menghargai perempuan. Kamu tenang saja, Papi akan mengurus dia" Ucap Bastian.


"Makasih Pi"


"Kamu pulang saja, istirahatlah di rumah" Ucap Bastian.


"Iya Pi"

__ADS_1


"Luna, kamu temani Sella ya"


"Iya om. Kami pulang dulu ya om" Ucap Luna.


"Ayo Sella"


Luna membawa Sella masuk ke dalam mobil.


"Queen tidak pulang Pi?" Tanya Queen.


"Nanti saja" Jawab Bastian.


"Tapi kan Queen tidak boleh lama-lama di luar Pi, nanti Queen bawa masalah lagi"


"Kamu sudah bebas keluar rumah, orang-orang jahat itu sudah Papi singkirkan" Ucap Bastian.


"Benarkah? Yes, yes" Ucap Queen dengan sangat senang.


"Tapi Pi, Queen tidak mau disini sendirian"


"Em, apa aku bisa menemani mu?" Tanya Elsa kepada Queen.


"Papi sama Michael ada urusan, kamu sama Elsa dulu ya, jangan nakal"


"Siap Pi" Jawab Queen sambil memberi hormat.


Elsa membawa Queen ke tempat yang sangat di sukai nya, yaitu taman yang di penuhi bunga dan permainan.


Queen berlari dengan kencang untuk menaiki ayunan yang masih kosong, ia menjagakan satu untuk Elsa.


"Kak Elsa ayo" Ucap Queen dengan senyuman nya.


Elsa menaiki ayunan di samping Queen. Mereka mulai mengayunkan ayunan secara perlahan-lahan.


Queen sangat senang dengan keadaan nya saat ini. Orang asing yang jahat itu sudah di musnahkan, tidak ada yang akan mengganggu nya lagi.


Setelah agak lama bermain, Elsa minta izin kepada Queen untuk mengambil beberapa makanan dan minuman.


"Betapa seru nya kalau Kak Sella disini" Ucap Queen pada dirinya sendiri.

__ADS_1


"Kau benar" Seseorang menjawab perkataan Queen.


Queen menoleh ke belakang. "Kamu siapa?" Tanya Queen kepada orang itu.


"Salam kenal, aku Dafa" Ucap Dafa, lalu duduk di ayunan tempat Elsa tadi.


"Kau teman nya Kak William?" Tanya Queen sambil mengerutkan alisnya.


"Aku teman Luna dan Sella, sama Elsa juga" Jawab Dafa sambil menatap Queen.


"Apa tujuan mu kemari?" Tanya Queen tak suka.


"Aku mewakili teman ku untuk minta maaf karena telah melukai Kakak kamu,"


Queen memotong pembicaraan Dafa. "Kak William yang harus minta maaf sendiri sama Kak Sella. Itu bukan urusan ku ataupun kau" Ucap Queen.


"Aku tau kamu sangat kesal dengan William,"


Queen memotong pembicaraan Dafa lagi. "Jangan lanjutkan sebelum aku menilai kelakukan mu sama seperti teman mu"


"Baiklah Nona" Ucap Dafa.


Elsa berjalan mendekat ke arah Queen dan Dafa.


"Dafa? Kamu ngapain disini?" Tanya Elsa sambil memberikan makanan kepada Queen.


Dafa memberikan kode memakai mata kepada Elsa. Kode itu bermaksud kalau Dafa sedang mendekati Queen.


"Aduh maaf nih, aku tadi di panggil sama Michael, kamu tolong jaga Queen sebentar ya. Queen jangan kemana-mana, tetap sama Dafa ya" Ucap Elsa.


"Hm" Jawab Queen sambil mengunyah makanan nya.


"Oke" Jawab Dafa.


Elsa mengedipkan mata kepada Dafa.


"Semangat Dafa" Batin Elsa.


Elsa berjalan pergi dari hadapan mereka.

__ADS_1


__ADS_2