
Beberapa minggu kemudian.
Akhirnya Sella dan anak nya, serta keluarga, kembali pulang ke rumah masing-masing. Beberapa minggu yang sudah berlalu, mereka menghabiskan waktu bersama untuk bercerita dan tertawa. Sella sangat senang akhirnya semua kejahatan yang di perbuat Crystal dan Tina terungkap. Sella juga sangat senang karena dia dan William kembali bersama.
...***...
Dikediaman William dan Sella.
"Anak kita lucu banget ya Pa" Ucap Sella kepada William dengan senyuman manis nya.
"Iya sayang, dia sangat lucu, sama seperti kamu" Jawab William.
"Sayang, kamu mau berapa anak lagi?" Tanya Sella tanpa adanya rasa malu.
William yang sedang minum, tiba-tiba tersedak.
"Uhuk, uhuk"
"Will? Kamu baik-baik saja kan?" Ucap Sella sambil menghampiri William.
"Aku baik-baik saja" Jawab William.
"Kamu sih, sebenarnya kamu tidak perlu kaget dengan pertanyaan ku. Aku kan hanya bertanya" Ucap Sella.
"Kalau kamu mau anak lagi, nanti kita buat sama-sama, tapi jangan sekarang ya sayang, kamu ngerti kan maksud aku?" Ucap William sambil mengelus kepala Sella.
"Aku tau, kamu memang suami yang paling pengertian" Ucap Sella, kemudian mencium bibir William.
William membalas kembali ciuman Sella.
"Cocok nya di kasih nama apa ya sayang?" Tanya Sella kepada William.
"Anak kita?" Tanya William kembali.
"Ya"
__ADS_1
"Bagaimana kalau Aileen?" Tanya William.
"Aileen Dirgantara?" Jawab Sella.
"Ehem ya. Bagaimana menurut kamu?"
"Boleh, aku sangat setuju" Jawab Sella.
"Aku sangat senang kalau kamu setuju sayang" Ucap William.
Sella tersenyum untuk membalas perkataan William. Ia menyadarkan kepalanya di dada William, kemudian ia memeluk William.
"Huuuaa, huaaa"
Terdengar suara anak bayi sedang menangis di sana. William dan Sella langsung berjalan ke arah Aileen untuk melihat Aileen kenapa sampai menangis.
Sella menggendong Aileen, Sella langsung peka kenapa Aileen menangis.
"Cup, cup, cup, mau susu Nak?" Ucap Sella sambil membuka pakaian atas nya.
"Sisakan untuk Papa ya Nak" Ucap William kepada Aileen.
"Hei, kamu ini lah" Ucap Sella kepada William.
"Tidak salah kan? Lagi pula punya kamu juga punya aku" Ucap William.
"Ya, terserah pada mu William" Jawab Sella.
"Ngomong-ngomong kamu udah lama tidak ngecek toko kue kan? Bagaimana kalau besok kita cek?" Tanya William kepada Sella.
"Boleh, lagi pula mereka sudah menelepon ku" Jawab Sella.
"Kamu tidak lelah kan sayang?" Tanya William.
"Tidak sayang, kamu saja yang lelah" Jawab Sella.
__ADS_1
"Yah mungkin. Aku mau istirahat, tapi di temani sama istri tercinta" Ucap William.
"Tunggu selesai Aileen minum susu ya, nanti aku nyusul" Ucap Sella.
"Baiklah" Ucap William, kemudian mencium kening Sella.
William naik ke lantai atas, lalu masuk ke dalam kamar nya.
"Anak Mama" Ucap Sella sambil mencium kening Aileen.
"Halo Nyonya, ada yang bisa saya bantu?" Tanya salah satu pelayan kepada Sella.
"Ini Aileen sudah selesai minum susu, aku titipin dia sama kamu dulu ya, kalau nanti dia nangis panggil aja aku ke kamar" Ucap Sella.
"Baik Nyonya"
Sella memberikan Aileen kepada pelayan itu.
Sella naik ke lantai atas, kemudian masuk ke dalam kamar.
Sella menutup pintu kamar mereka, kemudian ia berjalan mendekati ranjang.
"Sudah selesai sayang?" Tanya William kepada Sella.
"Yaa, dia sedang tidur" Jawab Sella sambil naik ke atas ranjang.
"Sekarang kamu temani aku tidur, gantian" Ucap William sambil mengangkat kedua alisnya.
"Iya, iya" Jawab Sella.
Sella menarik selimut, kemudian menyelimuti tubuh mereka berdua.
William memeluk pinggang Sella. Sella merapatkan kepalanya ke dada William.
Tak berapa lama kemudian, mereka tertidur dengan nyenyak.
__ADS_1