Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh
34


__ADS_3

"Kakak tidak rindu dengan rumah Kakak?" Tanya Queen kepada Sella.


"Tidak mungkin Kakak tidak rindu Queen" Jawab Sella sambil mengelus perut nya.


"Kakak ada rencana mau pulang?"


"Ada, tapi Papi pasti tidak izinin"


"Kakak yang sabar ya, Queen juga begitu kok. Selama ini Queen hanya di rumah, Queen sangat jarang keluar rumah"


"Kamu tidak bosan?"


"Mau bagaimana lagi Kak, Papi melakukan itu karena khawatir sama Queen"


"Kamu 19 tahun ya?" Tanya Sella sambil mengelus kepala Queen.


"Iya Kak"


"Gimana kuliah nya?"


"Queen udah lulus semua. Queen pengen kerja, tapi kayak nya Papi tidak ngasih"


"Jangan sedih" Ucap Sella.


"Iya Kak" Queen memeluk Sella.


Di lantai atas.

__ADS_1


"Mereka sangat cepat akrab nya" Ucap Michael yang berdiri di depan jendela.


"Kamu juga cepat akrab dengan Sella. Papi pikir kalian tidak menyukai Sella" Ucap Bastian yang berdiri di samping Michael.


"Tidak mungkin seorang Kakak tidak menyukai adik nya sendiri. Lagi pula, kita sudah mencari dia selama bertahun-tahun"


"Ya. Dan akhirnya kita menemukan dia saat dia sudah menikah" Ucap Bastian.


"Dan mengandung anak dari William?"


"Ya" Jawab Bastian.


"Aku heran kenapa Papi tidak menyukai William dan keluarga nya. Michael kan sudah besar Pa, Papi bisa menceritakan semua nya sama Michael kan?"


"Bukan nya Papi tidak menyukai mereka, hanya saja kemarin ada permasalahan"


"Papi tidak mau menceritakan nya sama Michael?" Tanya Michael.


Michael dan Bastian duduk di sofa, mereka sedang berada di ruang baca.


"Dulu itu Papi menyukai Mama William, nama nya Kinara. Kami pernah saling suka dan saling mencintai. Kami sudah membahas tentang pernikahan dan anak-anak kami nanti. Tapi saat Papi pergi ke luar negeri, Kinara mulai meninggalkan Papi. Dia berpacaran dengan Ayah William, nama nya Adrian. Kinara meminta putus kepada Papi, Papi tidak bisa melakukan apa-apa, Papi akhirnya mengikhlaskan dia pergi bersama orang lain"


"Di situ hati Papi benar-benar sangat sakit. Papi mengutuk mereka hanya bisa mempunyai satu anak"


"Lalu Papi mendapat kabar kalau mereka mempunyai satu anak laki-laki. Setelah anak laki-laki mereka besar, Papi menyuruh orang untuk menabrak dia"


"Papi pikir dia meninggal, ternyata dia masih hidup dan lumpuh"

__ADS_1


"Saat semua orang tau kalau William lumpuh, para orangtua tidak mengizinkan putri mereka untuk menikah dengan William. Papi benar-benar senang saat itu"


"Tapi sekarang Papi menyadari, apa yang Papi perbuat dulu sangat kejam dan salah. Papi benar-benar menyesali perbuatan Papi. Papi tidak menyangka akhirnya Putri Papi sendiri menikahi anak yang ingin Papi celakakan"


"Jadi selama ini ulah Papi? Michael tidak habis pikir sama Papi, Papi jelas-jelas melakukan kesalahan besar" Ucap Michael.


"Papi tau Papi salah"


"Ya Pi, tapi kenapa Papi tidak meminta maaf sama mereka?"


"Karena belum waktunya" Jawab Bastian.


"Belum waktunya gimana Pi?" Tanya Michael heran.


"Nanti kamu akan mengerti" Jawab Bastian.


"Ngomong-ngomong kamu sudah cukup umur untuk menikah. Kamu mau mencari wanita sendiri atau Papi jodohkan dengan putri dari teman Papi?"


"Jangan Pi, sebenarnya Michael sedang menyukai seseorang. Tunggu waktunya tepat, Michael akan bawa dia ke sini"


"Seorang wanita?" Tanya Bastian.


"Ya iya lah Pi, Michael menyukai wanita, bukan pria"


"Bagus Nak, Papi menunggu wanita itu" Ucap Bastian sambil menepuk bahu Michael.


"Bagus, bagus, ujung-ujungnya tidak Papi restui. Papi memang sangat sulit di tebak. Bahkan perkataan nya tadi tidak bisa di percaya, aku akan menyelidiki kejadian beberapa tahun lalu" Batin Michael.

__ADS_1


"Anak ini tidak boleh membawa wanita sembarangan masuk ke kediaman kita. Aku akan menyelidiki siapa wanita yang di sukai nya. Mungkin dia tidak terlalu percaya dengan cerita ku barusan. Kemungkinan besar dia akan mencari informasi bertahun-tahun lalu. Aku akan menghapus semua informasi tentang kami bertahun-tahun yang lalu. Jangan sampai dia membuka nya" Batin Bastian.


Anak dan Papi emang sama saja. Sikap mereka selalu turun-temurun.


__ADS_2