Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh
57


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.


Mereka semua berkumpul di rumah William dan Sella. Mereka sudah lama merencanakan untuk makan malam bersama. Perkumpulan makan malam ini tidak memiliki tema, mereka hanya berkumpul seperti biasa saja.


Sekarang mereka semua sudah memiliki pacar masing-masing. Dari antara mereka semua, masih Sella dan William lah yang sudah menikah dan mempunyai anak. Mereka sekarang masih merencanakan kapan mereka akan menikah.


Malam ini rasanya begitu romantis, di mana Luna berpasangan dengan Verdianto, Michael dengan Elsa, Queen dengan Dafa, dan yah, Kinara dengan Adrian. Kalau Bastian sih sendirian, hehe.


Malam ini adalah malam yang akan menjadi kenangan seumur hidup.


"Ayo semua nya duduk, makan malam sudah selesai" Ucap Kinara dengan penuh senyuman di wajah nya.


"Yey makan" Ucap Queen senang.


"Akhirnya, laper banget nih" Ucap Luna.


Mereka semua duduk di kursi yang sudah di sediakan.


"Sebelum makan ada baik nya kita berdoa dulu" Ucap Bastian.


"Benar" Ucap Adrian.


Bastian memimpin doa untuk makan malam mereka.


"Selamat makan" Ucap Dafa dengan penuh semangat.


"Hahaha"


Mereka mulai memakan makanan yang tersedia di atas meja.


William memotong daging kecil-kecil, lalu menyerahkan potongan daging itu ke piring Sella. Sella tersenyum kepada William, kemudian memakan daging yang di berikan oleh William.


"Kak, kalau mau pamer kemesraan sebaiknya jangan di meja makan" Ucap Queen.


"Hanya potong daging saja kok pamer kemesraan?" Tanya Kinara.


"Biasa, pacar nya tidak pernah memotong kan daging untuk dia" Jawab Luna menyindir Dafa.


Dafa yang peka langsung mengambil daging, lalu memotong nya kecil-kecil, dan menyerahkan kepada Queen.


"Adik, jangan pamer kemesraan di meja makan ya" Ucap Luna dengan candaan.


"Sayang mau yang mana? Biar aku ambilin" Ucap Michael kepada Elsa.


"Apaan sih, kamu tidak usah ngikuti mereka" Bisik Elsa kepada Michael.

__ADS_1


"Oh sayang mau di cium sama aku? Nanti setelah makan ya. Kamu masih sabar kan nunggu nya?" Ucap Michael.


Elsa malu. Wajah nya memerah seketika.


"Kamu tidak tau malu" Bisik Elsa sambil mencubit paha Michael.


"Jangan main cubit sayang, nanti aku makan kamu lho" Bisik Michael kepada Elsa.


Elsa melepaskan cubitan nya, lalu memakan makanan nya kembali.


"Uhuk, maaf menganggu sebentar" Ucap Verdianto kepada semua orang yang ada di meja makan.


"Ada apa Nak?" Tanya Bastian.


"Aku ingin membawa Luna pulang, sekalian kami mengurus masalah pernikahan kami. Nanti kami akan mengirim undangan kepada kalian. Kalian harus datang ya, aku tidak mau melihat kalian tidak ada yang datang saat pernikahan kami" Ucap Verdianto.


"Ya tentu saja kami akan datang" Jawab Adrian.


"Kalian semua harus datang, harus lengkap, termasuk Aileen" Ucap Verdianto.


"Ya iya lah, maksud kamu kami ninggalin Aileen di sini sendirian?" Ucap Sella.


"Ya elah Sella" Ucap Luna sambil menatap wajah sahabat nya itu.


"Hahaha kalian ini lah" Ucap Kinara.


"Baik Tuan Putri" Jawab Luna, kemudian melanjutkan makan.


Setelah selesai makan malam, mereka semua pergi ke tempat yang di inginkan masing-masing. Dimana Queen dan Dafa pergi ke kolam untuk menikmati udara segar dan melihat pemandangan yang indah.


"Eum,, Dafa" Ucap Queen dengan suara manja sambil menempelkan kepalanya di dada Dafa.


Dafa mengangkat kepala Queen, lalu mengarahkan kepala Queen ke arah wajah nya.


"Tutup mata" Ucap Dafa kepada Queen.


Tanpa berbicara lagi, Queen langsung menutup mata nya.


Perlahan Dafa mendekatkan wajah nya ke wajah Queen. Dafa memegang bibir Queen, lalu mencium nya.


Queen sangat senang akhirnya dia dan Dafa saling berciuman.


...***...


Di taman belakang.

__ADS_1


"Elsa" Ucap Michael.


"Iya?"


"Aku ingin satu ciuman dari mu" Ucap Michael.


Wajah Elsa memerah, ia tidak berani menatap wajah Michael.


Michael tersenyum, ia mengangkat dagu Elsa, lalu mencium bibir Elsa.


"Tidak perlu malu sayang" Bisik Michael kepada Elsa.


...***...


Di kebun belakang.


"Tidak sabar lagi mempunyai 5 anak" Ucap Verdianto kepada Luna.


"5? Kamu saja yang melahirkan sana, aku mau nya 3" Ucap Luna.


"Tidak mau 5? Kita ambil tengah nya saja, yaitu 10" Ucap Verdianto.


"Malas banget deh ngomong sama kamu" Ucap Luna.


"Hahaha canda sayang"


"Cup, cup, cup" Verdianto mencium kening Luna.


...***...


"William, aku senang kita bisa kembali seperti dulu lagi" Ucap Sella kepada William.


"Ya sayang, aku juga"


"Terimakasih William, kamu sudah hadir di hidup ku" Ucap Sella sambil tersenyum.


"Ya" Jawab William, kemudian mencium bibir istri nya.


Kini kehidupan mereka berjalan seperti biasanya. Tidak ada lagi manusia-manusia yang akan merusak hubungan Sella dan William. Mereka dan anak-anak mereka akan hidup bahagia sampai seumur hidup.


"Terimakasih sudah mempercayai ku, Sella" Batin William.


Sella dan William saling memeluk satu sama lain.


...***...

__ADS_1


TAMAT


__ADS_2