Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh
51


__ADS_3

Dafa mulai memberanikan diri untuk berbicara lebih leluasa kepada Queen. Dafa memindahkan pandangan nya ke arah wajah Queen. Queen yang merasa sedang di lihati, menolehkan kepalanya untuk melihat Dafa.


"Ada apa?" Tanya Queen yang masih memakan makanan nya.


Dafa mengambil tisu dari saku nya, lalu membersihkan bekas makanan yang ada di atas bibir Queen.


"Kenapa kau membersihkan nya? Biarkan saja kotor, aku tidak peduli" Ucap Queen dengan wajah sedikit merah.


"Kamu minum dulu" Ucap Dafa sambil memberikan sebuah botol aqua kecil kepada Queen.


"Mana sedotan nya?" Tanya Queen yang merasa kurang lengkap.


"Tidak ada" Jawab Dafa.


Dafa membuka ujung aqua itu, lalu memberikan nya kepada Queen.


Queen mengambil minuman itu, lalu meminum nya.


"Nah" Ucap Queen sambil memberikan minuman itu kembali kepada Dafa.


Dafa mengambil nya, lalu meminum air yang ada di dalam botol itu.


"Eh, eh, itu kan bekas ku, seharusnya kau meminum dari sini, kau buka lagi, bukan meminum dari bekas ku" Ucap Queen.


Dafa tertawa. "Ini nama nya ciuman secara tidak langsung" Ucap Dafa.


"Jadi kau mau mencium ku?!" Tanya Queen sambil berdiri dari ayunan nya.


Dafa ikut berdiri dari ayunan nya. "Bukan begitu maksud nya" Ucap Dafa yang berusaha menjelaskan.


Queen meletakkan semua makanan yang di pegang nya ke atas ayunan. Setelah itu dia berdiri di depan Dafa.


Dafa menatap wajah Queen dengan penuh kebingungan.


"Kamu mau ini kan?" Ucap Queen, lalu menarik dasi Dafa dengan kuat.


Queen menyatukan bibir nya dan Dafa. Bagi Dafa ini adalah kesempatan, dia mencium bibir Queen kembali, kemudian satu tangan nya memegang pinggang Queen, satu tangan nya lagi memegang kepala bagian belakang Queen.

__ADS_1


Queen tidak menolak Dafa sama sekali. Queen melingkarkan tangannya di leher Dafa.


Dari kejauhan.


Bastian dan Michael yang sedang berbicara, melihat Queen sedang berciuman dengan seseorang. Bastian dan Michael menghentikan percakapan mereka, lalu mereka saling tatap-menatap.


Bastian berjalan dengan cepat ke arah Queen, begitu juga dengan Michael. Bastian khawatir putri nya di paksa untuk melakukan hal yang tidak wajar.


"Hentikan!" Ucap Bastian sambil menarik pria yang mencium Queen.


Queen kembali tersadar.


"Papi?" Ucap Queen.


"Kamu tidak apa-apa?" Tanya Michael kepada adik nya.


"Apa yang kau lakukan pada putri ku?" Tanya Bastian sebelum melihat wajah Dafa.


"Papi, udah" Ucap Queen yang menarik tangan Bastian.


"Maaf om" Ucap Dafa, lalu menoleh ke arah Bastian.


"Mampus kamu Dafa" Batin Michael sambil menahan tawa.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Bastian sambil menatap Queen dan Dafa secara bergantian.


"Itu salah Queen Pi, Queen yang memulai nya" Ucap Queen.


"Ikut saya Dafa" Ucap Bastian kepada Dafa.


"Baik om"


Dafa mengikuti Bastian berjalan entah kemana.


"Dia mau di apain sama Papi Kak?" Tanya Queen.


"Di goreng" Jawab Michael bercanda.

__ADS_1


"Aku lagi serius lho Kak! Kakak jangan bercanda dulu deh"


"Mana Kakak tau Queen, mungkin dia di marahi sama Papi"


"Tapi yang memulai nya Queen Kak, seharusnya Queen yang di marahi sama Papi"


"Nanti Kakak sampaikan sama Papi kalau kamu juga mau di marahi" Ucap Michael.


"Kakak tinggal bentar ya, di panggil itu"


"Ya" Queen kembali duduk di ayunan nya.


Queen memikirkan Bastian akan melakukan apa kepada Dafa.


***


Ditempat lain.


Suasana di tempat Dafa dan Bastian sangat sepi. Tatapan Bastian kepada Dafa sangat tidak enak untuk di lihat. Dafa berusaha tetap tenang untuk menghadapi apa yang akan terjadi.


"Dafa" Panggil Bastian.


"I-iya om?" Jawab Dafa dengan sedikit gugup.


"Berani berbuat, berani bertanggung jawab. Kamu mengerti maksud saya kan?" Ucap Bastian.


"Ngerti om, om tinggal atur tanggal nya saja" Ucap Dafa.


"Tidak sekarang. Kalian akan menikah setelah benar-benar saling mencintai. Saya tidak mau suatu saat kamu akan menceraikan putri saya" Ucap Bastian.


"Jadi aku harus membuat Queen jatuh cinta sama ku ya om?" Tanya Dafa.


"Ya, tentu saja" Jawab Bastian.


"Kalau dia tetap tidak suka sama Dafa, gimana om?"


"Tidak tau, itu urusan kamu" Jawab Bastian.

__ADS_1


"Pokoknya kamu harus menikahi putri saya" Ucap Bastian sambil menepuk pundak Dafa, lalu meninggalkan Dafa sendirian di tempat itu.


"Yes, sudah dapat restu, aku tinggal membuat Queen menyukai ku" Batin Dafa di barengi dengan senyuman lebar nya.


__ADS_2