Menikah Dengan Pria Lumpuh

Menikah Dengan Pria Lumpuh
52


__ADS_3

Bastian menghampiri putri nya yang sedang duduk di ayunan dengan ekspresi tak senang dan tak sedih. Bastian duduk di ayunan satu lagi, kemudian memainkan ayunan nya.


"Papi" Ucap Queen yang melihat Bastian senang sendirian.


"Ya sayang?" Jawab Bastian, lalu menghentikan ayunan nya.


"Papi, itu tadi salah Queen, Queen minta maaf Pi, Queen tidak sengaja melakukan nya" Ucap Queen dengan kepala tertunduk.


Bastian menghela nafas panjang. "Papi berharap, semoga dia bertanggung jawab atas apa yang di lakukan nya" Ucap Bastian.


"Maksud Papi? Apa Queen akan hamil?" Tanya Queen tak percaya.


"Papi masih ada janji, kamu bisa keliling sesuka kamu" Ucap Bastian, lalu pergi dari hadapan Queen.


"Ih apaan sih, selalu di tinggal sendiri" Ucap Queen dengan suara kesal.


"Mau aku temani Nona?" Tanya seseorang dari belakang Queen.


Queen menoleh ke belakang. Queen melihat seorang pria, Queen beranjak dari ayunan nya, kemudian menatap pria itu.


"Tentu saja" Jawab Queen.


"Sangat senang bisa menemani anda" Ucap pria itu.


"Tidak perlu formal-formal! Bawa aku ke tempat yang lebih menarik" Ucap Queen.


"Baiklah gadis kecil" Jawab pria itu.


"Dasar Dafa jelek!" Ucap Queen sambil membuang muka.


"Salah Dafa apa Nona? Nona marah ya sama Dafa?" Tanya Dafa dengan senyuman nya.


"Apaan" Ucap Queen dengan suara kecil.


Dafa memegang dagu Queen. Ia mengangkat dagu Queen dengan pelan.


"Untuk menebus kesalahan ku, aku akan mencium Nona" Ucap Dafa.


"Nanti Papi marah!" Ucap Queen.


"Dia tidak akan marah"


Saat Queen mau menjawab perkataan Dafa, Dafa sudah duluan mencium bibir Queen. Queen tidak bisa menolak Dafa, ia menutup kedua matanya, lalu menikmati ciuman yang di berikan oleh Dafa.

__ADS_1


Saat Queen sedang berada di titik nikmatnya, Dafa melepas ciuman mereka. Hal itu membuat Queen sedikit kesal.


"Jalan sendiri atau di gendong?" Tanya Dafa kepada Queen.


"Aku bisa jalan sendiri, tidak perlu di gendong" Jawab Queen dengan nada agak kesal.


"Baiklah, ikuti aku"


Dafa membawa Queen ke lantai atas. Di lantai atas ada tempat yang sangat unik, beragam-ragam makanan dan hiasan, ada juga beberapa orang menjual barang-barang yang cantik dan keren.


Saat Queen sedang berjalan dengan Dafa, Queen melihat William dan Crystal sedang berbicara empat mata. Queen berhenti di tempat nya, lalu berpikir bagaimana caranya agar bisa menguping pembicaraan mereka.


"Ada apa Nona kecil?" Tanya Dafa kepada Queen.


"Tidak bisa di percaya" Ucap Queen, lalu hendak meninggalkan Dafa.


Dafa menahan tangan Queen. "Tunggu"


"Apa lagi?!" Tanya Queen.


"Aku akan membantu mu" Jawab Dafa tanpa melepaskan tangan Queen.


"Apa bisa di percaya? Kau itu teman nya" Ucap Queen sambil memutar kedua bola matanya.


"Aku akan mempercayai untuk sekarang" Ucap Queen.


"Baiklah, ikuti aku"


Queen menggandeng tangan Dafa, mereka seperti orang yang sedang berpacaran.


Dafa membawa Queen ke tempat William dan Crystal. Mereka berdua bergabung dan duduk di tempat William, mereka merusak suasana bahagia Crystal.


"Mereka napain sih? Merusak suasana saja! Jijik banget!" Batin Crystal.


"Kami boleh bergabung kan William?" Tanya Dafa kepada William.


"Tentu" Jawab William.


"Baiklah. Ehem, perkenalkan dia adalah pacar ku, nama nya Queen" Ucap Dafa.


"Apa?! Pacar?!" Batin Queen.


William yang duduk di samping Dafa menyenggol kaki Dafa.

__ADS_1


"Kasihan ada yang iri" Batin Dafa mengejek William.


"Sudah berapa lama kalian berpacaran?" Tanya William.


"Em 5 tahun" Jawab Queen.


William menatap Queen. "Kamu bukan nya adik Sella?" Tanya William.


"Kamu kenal sama Kak Sella?" Tanya Queen dengan terkejut dan bahagia.


"Ya, dia sering menceritakan Sella kepada ku" Jawab William sambil menunjuk Crystal.


Queen melihat Crystal dengan tatapan tidak suka.


"Apa yang dia ceritakan kepada mu?" Tanya Queen.


"Katanya Sella ingin merusak hubungan kami" Jawab William.


"Hm sudah aku tebak" Ucap Queen.


"Tapi kamu tenang saja Crystal, nanti kamu akan mendapat apa yang kamu perbuat" Ucap Queen.


"Aku yakin, aku bisa menyatukan Kak William dan Kak Sella lagi!" Ucap Queen.


Queen berdiri dari bangku nya, lalu menarik tangan William dan Dafa untuk pergi dari tempat itu.


"Hei mau di bawa kemana? Kamu jangan seenaknya mengambil pacar saya!" Ucap Crystal dengan suara kuat.


"Pacar? Kamu suka ya mempacari orang yang sudah menikah?" Ucap Queen, lalu melanjutkan perjalanan mereka.


Queen tidak perduli dengan perkataan Crystal. Queen membiarkan Crystal berbicara sendiri seperti orang gila.


"Kita mau kemana?" Tanya Dafa yang sudah masuk ke dalam mobil.


"Duduk saja di dalam! Jangan banyak tingkah" Jawab Queen.


Queen mengambil ponsel nya, lalu memberitahu kepada Bastian dan Michael kalau dia sudah pulang ke rumah.


Queen menghidupkan mobil, lalu menjalankan nya.


"Kau mau membawa ku kemana?" Tanya William kepada Queen.


"Bertemu dengan istri dan calon anak kalian" Jawab Queen.

__ADS_1


William hanya diam, dia tidak berbicara, dan tidak memberontak.


__ADS_2