
Tak terasa akhirnya, hari wisuda itu tiba. Beberapa menit lagi para mahasiwa yang telah berbaris rapi di luar gedung lengkap dengan toga mereka akan bersiap memasuki gedung. wisuda tiara dihadiri oleh elena, nyonya alysson, tuan alyson beserta darren
Proses wisuda berjalan khusuk, derai tawa dan banjir air mata memenuhi ruangan wisuda, karena tak di pungkiri ternyata tiara mendapat nilai ipk tertinggi 4,00 lulusan terbaik di tahun ini
" andai mama dan papa ikut duduk manis bersama beberapa anggota keluarga yang lain, aku pasti merasa sangat bahagia, mama papa semoga kalian bahagia disana" batin tiara saat tiara dipanggil kedepan
Acara wisuda sudah memasuki tahap akhir. Setelah diizinkan untuk meninggalkan ruangan, para sarjana-sarjana ini terlihat berbaris, berucap syukur dalam hati dengan perasaan haru kemudian perlahan keluar meninggalkan gedung dan mengadakan foto foto bersama keluarganya, kekasih atau bersama sahabatnya.
"selamat ya kak saat ini kakak sudah jadi sarjanah dengan nilai tertinggi'' kata elena saat tiara sudah menghampirinya
"trimakasih ya el dan kamu juga harus belajar yang rajin"
"siap kak" kata el sambil hormat tegap
ha ha ha ha...
"pasti itu" lanjutnya
"selamat ya tia " kata imelda sambil memeluk tiara
"makasih tante"
"iya dan jangan lupa ya tiga hari lagi acara pernikahan kamu sama darren dan besok malam acara lamarannya" kata imelda mengingatkan
seharusnya hari ini adalah hari bahagia buat tiara tetapi hari ini menjadi hari yang sangat menegangkan karena akan melaksanakan pernikahan dengan orang yang tidak dicintainya dan tidak terlalu dekat dengannya, apakah nanti tia bisa bahagia menikah dengan darrenn
Setelah acara wisuda dan foto-foto bersama beberapa kakak tingkat karena tia mempercepat kuliahnya hingga acara wisuda tidak bareng bersama teman seperjuangnnya, dan tia hanya bisa foto bareng keluarga alysson juga beberapa orang terdekat.
Kini saatnya tia untuk pulang yang tentunya bersama elena yang diantar oleh darren sedangkan nyonya imelda,tuan alysson berada di mobil yang berbeda
__ADS_1
selama dalam perjalanan didalam mobil terasa sunyi tidak ada yang memulai percakapan dan selang beberapa menit mereka sudah sampai dikediaman tiara
"trimakasih kak" kata tiara saat akan membuka pintu mobil dan elena yang pastinya sudah turun terlebih dahulu
"hmmm...." hanya deheman sebagai jawaban darren
Sesampainya dikamar tiara memandangi foto keluarga bersama elena mama dan papanya, foto kenangan terakhir
"mama papa, tadi tiara wisuda dapet nilai ipk tertinggi ma pa, semoga kalian melihat dari atas bisa ikut merasakan bahagia yah, andai mama papa tadi ikut hadir aku pasti sangat bahagia tapi itu sangatlah mustahil ya ma pa, karena kalian tak mungkin bisa hadir karena sudah jelas kalian sudah tenang disurga sana" kata tiara dalam hati, tanpa sengaja airma tiara menetes teringat pesan mamanyaw sebelum meninggal dunia.
"tia, mama harap kamu dan elena selalu rukun, saling sayang sampai saat besar nanti dan mama papa juga berharap semoga kita masih punya umur panjang hingga masih bisa melihat kamu ataupun elena wiwisuda dengan memakai toga dan Gordon melingkar di leher kalian
Itulah kata-kata terakir sebelum kecelakaan maut itu terjadi, kata-kata itu seolah menancap di pikiran tiara yang tidak pernah bisa di lupakan begitu saja. karena pesan itulah tia selalu berjuang sekuat tenaga agar bisa mewujudkan impian orang tuanya dengan bisa wisuda dengan nilai terbaik walau tia tahu kedua orang tuanya telah tiada.
"Mungkin jika saat itu tidak ada orang yang merencanakan membunuh kedua orang tuaku pasti mereka masih hidup, bisa menghadiri wisudahku, bisa merasakan bahagia memiliki orang tua lengkap. aku pasti akan menemukan siapa pelakunya dan akan kubalaskan dendam kematian orang tuaku" batin tiara sambil mengepalkan kedua tangannyan dengan bening kristal yang berjatuhan
Tentu keraguan dan kegalauan ketika akan bertunangan dengan orang yang tidak dicintai pasti dialami oleh kebanyakan orang termasuk tiara, pasti semua ingin bisa berdampingan dengan orang yang dicintainya, kadang ada rasa ragu, gak yakin, takut berkecamuk dihati tiara tapi tiara tetap yakin menjalaninya demi amanah orang tua yag begitu disayanginya yang sudah tiada, anggap aja bakti kepada orang tua saat orang tua telah tiada
pertunangan antara tiara dan darren hanya diadakan sederhana dirumah tiara yang hanya dihadiri keluarga besar alysson sedangkan keluarga tiara hanya paman danu dan bibik jihan dari saudara mamanya dan paman toni dan bibi lasti dari saudara papa adelio
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu” tuan alysson mengucapkan salam dan langsung dijawab waalaikumsalam warahmatullahi wabaraktuh oleh mereka semua. dilanjutkan pada maksudnya untuk meminang tiara untuk anaknya darren apakah tiara bersedia?
"Bismillah pak, Insha Allah tia menerima pinangan mas darre untuk menjadi calon suami tia.” jawaban tia dengan lantang walaupun hati sedikit ragu
Acara berikutnya adalah pemasangan cincin sebagai tanda ikatan bahwa mereka berdua telah berkhitbah atau bertunangan dan dilanjutkan foto bersama
"wah sajian kuenya enak enak ya" kata tantenya darren yang ikut hadir
"makasih lo tante atas pujiannya dan maaf cuma ala kadarnya"
__ADS_1
"tapi beneran loh yang dibilang tante erika masakan dan kue buatanmu enak semua" kata mommy imelda ikut memuji masaka tiara
Tak lupa keluarga alysson pada berkenalan dengan tiara dan imelda menceritkan kebiasaan anak-anaknya selama ini kepada tiara ataupun elena ada cerita lucu ataupun yang memalukan diceritakan juga tak lupa juga mereka mèmberi tau hobby ataupun makanan faforitnya.
Setelah dirasa semuanya sudah selesai keluarga besar alysson berpamitan untuk pulang
Semoga semua akan berjalan lancar sesuai dengan yang kita harapkan ya dar” kata mommy imelda yang diamini oleh alysson anggel dan ziko sedangkan darren hanya diam tanpa menanggapinya
"ya uda dek yuk kita bereskan dulu ini semua" tiara mengajak elena membereskan ruang tamu yang berantakan karena habis terpakai untuk lamaran barusan
setelah itu mereka sama sama membereskan dan membersihkan ruang tamu dari nyamu ngepel dan meletakkan tempat di tempatnya masing masing
"alhamdulillah akhirnya selesai juga" kata elena yang langsung duduk selonjoran dilantai
"ya uda yuk bersihin badan dulu habis itu istirahat nih da malem" ajak tiara ke adiknya agar dia segera istirahat
*
*
*
sebelumnya maaf ya karena kemaren 4 hari gak update cerita karena author kemaren lagi sakit gigi kanan kiri dibarengi sakit kepala yang sangat karena bekas oprasi dikepala kambuh sakitnya
...jangan lupa ya reader beri dukungannya pada author dengan cara jempolnya klik tombol like, dan juga jangan lupa komentar dan vote agar author tambah semangat untuk lanjutin cerita ini...
...sekali lagi jangan lupa klik tombol like like like...
...🌸🌸trimakasih🌸🌸...
__ADS_1
...❤❤love u all❤❤...