Menikah Karena Amanah

Menikah Karena Amanah
part 3


__ADS_3

pagi hari dikediaman tuan alysson semua pada sarapan pagi dengan nikmat dan saat darel sudah selesai sarapan dia segera beranjak kekantor dengan dikemudikan oleh rama asisten pribadinya


sesampainya diperusahaan, semua karyawan berdiri memberi hormat ceo mereka dan seperti biasanya para kaum hawa yang bekerja diperusahaan darren tak pernah bosan bosannya mengagumi CEO mereka


darel masuk di lift khusus bersama rama untuk menuju lantai 18 karena memang ruang Ceo mereka berada di lantai paling atas


rama adalah asisten darel sekaligus tangan kanannya


sesampai diruangannya darel segera masuk yang didalam sudah ada lidia seketaris darel


"pagi pak!"


"ikut saya keruangan sebentar"


"apa aja jadwal saya hari ini?" tanya darel saat sudah duduk dikursinya


" 30 menit lagi ada jadwal meeting bersama clien baru yang akan menjadi isvestor di perusahaan dan nanti jam tiga siang akan ada meeting bersama ketua devisi masing-masing"


"sudah kamu siapkan berkas-berkas yang diperlukan"


"sudah pak!"


"ya sudah kamu boleh pergi"


tok tok tok


"masuk"


setelah dipersilahkan rama segera masuk keruangan darel


"sekarang waktunya meeting pak"


"ya da tau" sambil beranjak dari kursinya dan berjalan keluar ruangan mendekati meja seketarisnya


"mana berkasnya" kata darel saat sudah sampai di depan meja lidia


"ini pak"


setelah itu darel dan rama menuju tempat ruang meeting dabeberapa clien yang sudah ada didalam ruangan dan setelah itu meeting langsung segera dimulai


Darel merasa senang saat mendapatkan laporam bahwa saham yang berada di cabang perusahaan lain harganya meningkat dan isvestor baru mau bekerja sama dengan perusahaan ALS Grup


waktu terus berlalu hingga tak terasa jam sudah menunjukan pukul 13:30 dan meeting baru selesai dan darel segera keluar ruangan meeting diikuti rama yang ada disampingnya


"ram tolong pesankan saya makan siang saya sudah lapar"


"baik pak"


"oh ya satu lagi tolong suruh petugas cleaning membuatkan saya coffe"


"iya pak"


setelah itu darel masuk keruangan dan langsung menyandarkan punggungya disandaran kursi untuk menghilangkan rasa lelahnya dan tanpa terasa malah darel ketiduran


tok.. tok.. tok..

__ADS_1


tanpa ada sahutan dari dalam dan sampai suara ketukan berulang kali tapi masih belom ada sahutan dari dalam sampai kedatangan rama


"loh kok masi disini" tanya rama ke petugas cleaning yang masih berada diluar ruangan darel


"iya pak ma'af karna dari tadi saya ketuk ber ulang-ulang tetapi gak ada sahutan dari dalam dan saya gak akan berani masuk sebelum ada perintah


"ya uda yuk masuk bareng saya"


ceklek


"hmm... pantesan gak ada sahutan, teryata pak bos lagi tidur" batin seorang cleaning


"taruh meja aja coffenya" kata rama sambil segera duduk di sofa yang ada di ruangan darel sambil menunggu darel bangun rama mengerjakan tugasnya lewat ipad


"iya pak, saya permisi"


"hm..." hanya deheman rama sebagai jawaban dan setelah itu diruangan hanya tinggallah rama dan darel dan tak berselang lama darel mengerjap kan matanya


"eh udah kamu pesankan" kata daren sambil melemaskan otot-ototnya yang kaku


"udah pak, tu ada di meja" kata rama yang menyadarkan kalau kopi beserta makananannya sudah ada didepannya


daren hanya diam sambil melihat coffe yang sudah ada dimeja dan langsung meneguknya 2 tegukan


ditempat lain saat pukul 12:15


panasnya terik matahari tak membuat tiara bermalas malasan untuk pergi kekampus, semangat tia selalu menggebu tiap berangkat ke kampus


bagaimanapun prinsip tia tidaklah boleh sampai bermalas-malasan karna tidak akan ada orang sukses yang suka bermalas-malasan karna sifat pemalas adalah sifat yang sangat merugi


sampai dihalaman kampus walaupun penampilan tiara yang sangat sederhana tapi tetap mampu membuat para kaum lelaki ingin bisa mendekatinya karna selain memiliki paras yang cantik alami dia jg memiliki hati yang begitu cantik karena sifatnya yg selalu baik dan lemah lembut


tiara tersenyum dia sudah tau kalau yang memanggil adalah clara sahabatnya sejak dia kuliah di kampus tanpa harus menengok kebelakang karena tia begitu tau suara temannya


" yuk ke kantin, laper gue,maklum lom sarapan"


"ya udah gue temenin aja yah, karna gue da sarapan tadi"


"terbaik deh bestieku ini"


"oh ya cla nanti temeni gue yah ke toko buku karna ada yg mau gue cari"


"ok dech!, jangan kwatir pasti bakal gue temenin"


"teman terbaik deh"


tak terasa sudah tiba di kantin karena mereka berjalan sambil mengobrol jadi terasa berjalan cuma beberapa detik padahal dari gerbang menuju ke kantin butuh 25 menit


sampainya dikantin


"mau pesen apa?" tanya clara ke tiara


"gue jus apukat aja"


"yakin cuma minuman aja"

__ADS_1


"yakin 1000%, kan da gue bilang tadi kalau gue da sarapan jadi masih kenyang


"ya udah gue pesenkan dulu"


" bu saya pesan jus apukat satu, jus sirsak satu dan nasi gorengnya satu"


"ok nak, ditunggu apa diantar pesanannya?" tanya penjaga kantin yang sudah berkepala 4


"saya tungu aja bu" kata clara yg gak mau dianterin karna merasa kasian sudah tua tapi harus mondar mandir anterin pesanan semua mahasiswa ataupun mahasiswi universitas Anak Bangsa


setelah kepergian clara untuk memesankan pesanannya, adi yang sebenarnya juga satu kampus dengannya tetapi beda jurusan sehinga jarang ketemu dan dia datang mendekati tiara


adi yang sebenarnya selama ini menyukai tiara dan berusaha bisa mendekatinya tetapi tak pernah punya keberanian mengungkapkannya karena akan ditolak dan akan membuat tiara menjauhinya apalagi sampai bisa membuat tia tidak mau lagi menjadi temannya, bagi adi tak apa tak bisa memilikinya asal dekat denganńya dan bisa melihatnya baik-baik saja itu lebih dari cukup


"tia tumben sendirian" sambil langsung duduk didepannya tanpa meminta persetujuan dari tiara


"gua gak sendirian kok, tuh clara lagi pesan di bu ayah"


bu ayah adalah panggilan anak anak kampus yang sebenarnya namanya ibu hidayah


"di sejak kapan kau disini" tanya clara yang baru sampai sambil membawa yang dipesan tadi


"sejak lu pergi mesan makanan" jawab tiara


"oh.. , oh ya lu gak pesan makanan?,gimana mau kenyang kalau cuma pesan minuman?" tanya adi saat melihat hanya minuman yang dikasihkan clara ke tia


"gue da makan tadi dirumah jadi masih kenyang"


"oh.. ya uda kalau gitu"


"cie kuatir nih.." ledek clara terhadap adi


"kalau suka bilang dong" lanjut clara


sedangkan adi hanya diam tak menjawab karena bagi dia tak apa mengagumi dalam diam daripada mengungkapkan yang nantinya bakal jadi musuhan


"hus lu ngaco banget ci" bisik tia ke clara


"gak papa kali daripada jomblo" balas clara membisikan ke tiara


"mending jadi jomblo bahagia daripada punya pasangan yang tak bahagia"


"bener bener kata lu" kata clara masih berbisik sambil lempar senyumanny


"kalian bisik bisik apa sih dari tadi" tanya adi


"kepo benget" kata tiara dan clara barengan sehingga membuat adi geleng geleng kepala


setelah selesai dari kantin tia, clara dan adi akan ke kelas masing -masing karena 15 menit lagi jam kelas masuk


saat dosen menerangkan, tiara begitu fokus mendengarkannya dan tak pernah ketinggalan dengan pertanyaan yang tia ajukan


setelah selesai jam kulia tiara dan clara akan segera pulang karena dua jam lagi tiara ada jadwal sift kerja


...mohon maklumi ya atas kekurangan banyak thypo karna ini author baru pertama mencoba buat cerita jadi masih banyak kekurangan karna masih pemula dan aku juga seorang ibu yg mempunyai balita 2 setenga tahun yang masih aktif aktifnya jadi kadang belom selesai menulis sudah buyar pemikiran kelanjutannya jadi mohon dimaklumi banyak kekurangaan dan kesalahan....

__ADS_1


...jangan lupa like komentar, dan vote beri dukungan author agar author tambah semangat buat ngalanjutin up...


...*****trimakasih*****...


__ADS_2