
pagi pagi hari tiara dan elena dijemput seseorang yang katanya suruhan dari imelda bahwa mereka akan diantarkan ke salon untuk perawatan sebelum malamnya tiba untuk mengadakan acara resepsi pernikahan
sesampainya disalon tiara diperlakukan seperti ratu dari facial, menicure padicure, spa dll hingga memakan waktu berjam jam
Keesokan harinya tia dan elena sudah dijemput suruhan mommy imelda dan ternyata mereka bukan mengantarkannya ke rumahnya melainkan ke hotel tempat acara pernikahan tiara dan darren
"ini kemana ya kak, kok bukan jalan menuju rumahnya tante" tanya elena saat melihat jalanan yg dilewati bukan menuju rumah imelda
"kalian akan diantar ke hotel tempat acara diadakan" jawab seseorang yang membawa mereka
Saat sampai dikamar yang digunakan untuk merias bukan kamar pengantin tiara dirias begitu cantik dan ia menatap tak percaya bahwa yang ada di depan cermin itu dirinya yang sangat begitu cantik, mungkin bagi orang yang melihatnya hari ini adalah hari bahagianya bisa menikah dengan orang yang dicintainya yang juga tanpan dan tajir, andai bisa rasanya tiara begitu ingin membatalkan acara pernikahannya tetapi ternyata tiara tak mampu berbuat apa apa hanya bisa menerima nasib ataupun takdirnya, mungkin memang karena sudah jodohnya tiara
"kakak sangat cantik" puji elena yang baru masuk sehingga membuat el pangling lihat kakak
“kamu bener bener perfek hari ini! Rasanya belom percaya bahwa kamu hari ini akan menikah dahuluin aku padahal kamu gak pernah yang namanya pacaran” kata clara
“habis ini aku bakal pacaran sama suami aku sendiri”
Ha ha ha “Pacar halal ya kak”
“tu tau”
Saat tiara keluar yang sudah ditunggu tunggu semua undangan yang di tuntun oleh elena dan anggel semua terpakau melihatnya bahkan calon suaminya pun juga terpana dan tak percaya bahwa calon istrinya bisa secantik bidadari
padahal memang tiara sudah cantik tetapi dia aja yang tidak pernah menyadarinya
"cantik juga dia" batin darren saat melihatnya bahkan dia lupa bahwa sebelumnya ia tidak menginginkan pernikahan ini kalau bukan paksaan orang tuanya dan itu karena dia begitu takjub melihat tiara yang memakai make up karena tiara tidak pernah sekalipun memakai make up tetapi itu tetap saja tiara keliatan cantik secara natural dan sekarang dia semakin terlihat begitu cantik seperti barbi dengan make up
saat ini yang menikahkan tiara adalah paman dari ayahnya
Darren saat ini sudah duduk berhadapan dengan pak penghulu dan paman tiara yang akan jadi walinya
“baiklah kita langsung mulai saja, bapak agung silahkan anda menjabat tangan mempelai prianya” kata pak penghulu
__ADS_1
“ saudara darren alysson bin alysson saya nikahkan dan saya kawinkan anda dengan keponakan saya tiara bellova adellio bin adellio rahmah dengan mas kawin mas batangan 200 gr dan uang 2 miliyar beserta seperangkat alat sholat dibayar tunai
"saya trima nikahnya tiara bellova adelio bin adellio rahmah dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"
Sah
Sah
“alhamdulillah Baarakallahu likulii wahidimmingkumaa fii shaahibihi wa jama'a bainakumma fii khayrin"
Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan
Dalam satu tarikan nafas darren begitu lantang mengucapkan ijab kobul, mengikrarkan janji sucinya pada tuhan yang maha esa dan kata sah yang keluar dari bibir para tamu yang ada
Air mata sudah tak terbendung dipelupuk mata tiara,akhirnya tumpah juga dari pertahanannya, tiara menangis tak pernah menyangka bahwa dia sudah menikah tanpa dihadiri orang tua dan tanpa ada cinta
"mama papa semoga kalian bahagia disana, tia janji kalau tia bakalan berusaha menjadi istri yang baik dan akan mencintai suami tia sepenuh hati tia, do'akan ya semoga pernikahan tia ini menjadi pernikahan tia sekali di dalam sejarah kehidupan tia dan semoga rumah tangga tia bisa selalu bahahagia bersama orang pilihan kalian" batin tiara
Setelah itu tiara mencium tangan suaminya kemudian darren mencium kening istrinya
“selamat ya sayang dan pesan mama sayangi istrimu seperti kamu menyayangi mama dan jangan pernah sekali kali kamu menyakiti perasaannya, jangan pernah sekali kali membuatnya menangis” pesan mama imelda kepada putranya
“selamat ya kak semoga langgeng terus” kata el sambil memeluk erat tiara
“selamat ya, semoga menjadi keluarga yg sakinah mawaddah warohmah, amin” kata clara kepada tiara
“amin”
setelah selesai tia dan darren menuju kamarnya yang sudah disiapkan untuk istirahat sejenak karena beberapa saat lgi akan diadakan acara resepsi pernikahan
Sesampai di kamar pengantin tiara ataupun darren sama sama merasa canggung
“tiara”
__ADS_1
Darren memanggil tiara untuk memecahkan keheningan dikamar itu
“iya kak”
“Pernikahan ini bukan pernikahan yang kita inginkan. Pernikahan ini terjadi karena amanah orang tuamu, jadi jangan harap aku bisa menerimamu karena aku masih mencintai kekasihku”
“kalau gitu kenapa kakak gak menolak aja waktu itu, karna itu amanah orang tuaku jadi aku gak bisa nolak dan jika kakak yang nolak kan gak salah di aku, tapi sekarang kita sudah jadi suami istri kak, setidaknya hargai aku sebagai istri kakak, aku juga bakal berusaha menjadi istri yang baik buat kakak, aku bakalan belajar bisa mencintai kakak dan selalu menuruti keinginan kaka”
“nurutin semua keinginanku?”
“iya kak”
“termasuk jika suatu saat aku ingin menceraikan kamu?”
tes.. air mata tiara ternyata keluar begitu saja,
“kak, perceraian itu paling gak disukai kak sama Allah dan aku juga ingin menikah itu hanya sekali seumur hidup"
"itu keinginan kamu bukan keinginanku!, paham?"
tok
tok
tok
suara ketukan pintu menghentikan perdebatan diantara darren dan tiara dan mereka sama sama menoleh kearah pintu
...*mohon dukungannya ya,...
...trimakasih*
...
__ADS_1