Menikah Karena Amanah

Menikah Karena Amanah
part 9


__ADS_3

''sayur.... sayur...'' teriak penjual sayur keliling yang selalu lewat dipagi hari dan tiara langsung keluar rumah saat mendengar tukang sayur sudah lewat


"mang sayur kangkung satu ikat sama kecambanya satu bungkus mang''


"iya neng bentar''


''eh tiara, gimana kencan kemaren sama orang tajir, pasti lancar-lancar aja ya, dibayar berapa semalem'' kata ibu-ibu tetangga tiara yang memang tak suka dengan tiara yang selalu memandang buruk tiara


''maksud ibu apa ya''


''jangan pura-pura gak tau yah''


''uda lah jeng jangan nuduh tanpa bukti'' kata ibu-ibu satunya untuk menengahi perdebatan mereka


'' bukan tanpa bukti ya jeng, tapi memang karena kemaren malam-malam saya melihat sendiri dia ngobrol berpegangan tangan sama cowok di ceffe dan sepertinya cowok itu cukup tajir dan mungkin setelah dari caffe dia ngajak ngeroom


Deng..


hati tia bagai disayat karena dituduh melakukan perbuatan zina, gimna perasaan seorang yang dituduh melakukan perbuatan jelek yang mana tidak pernah sama sekali dia melakukannya, pasti sangatlah hancur


''iya dulu juga ku pernah lihat dia masuk hotel malem-malem'' kata ibu-ibu satunya lagi


''hus jangan su'uzon'' kata ibu ibu satunya lagi


''ma'af ya bu mungkin yang ibu lihat saat saya kehotel waktu nganterin dilivery makan yang dipesan penghuni hotel itu dari restoran tempat aku kerja''


''alas aja ''


"bukan gi..." belum selesai melanjutkan perkataannya pak tukang sayur memotongnya


''ini neng sayurnya dan totalnya lima ribu'' kata penjual sayur


''tambah tempenya dua mang''


''jadi semuany tiga belas ribu neng''


''makasih mang'' kata tiara ke penjual


''ma'af ya ibu-ibu kalau saya gak pernah melakukan apa yang seperti ibu-ibu kira. dan saya permisi duluan bu'' kata tiara langsung pergi begitu aja tanpa mendengarkan perkataan ibu ibu tentangnya lagi

__ADS_1


setelah masuk rumah tiara langsung menuju dapur untuk membuat sarapan, hanya sarapan sederhana masakan tempe bacem oseng-oseng kangkung dan sambal bawang


setelah selesai semuanya tiara segera menata di atas meja dan setelah itu dia segera memanggil el untuk segera sarapan


''kak nanti siang sepulang sekolah elena ingin kemakam mama papa kak''


''tapi nanti siang kakak ada waktu kuliah jadi gak bisa nemeni kamu dek"


''iya gak papa kok kak, nanti elena sendirian aja''


setelah kepergian elena tiara segera membuka laptopnya dan tiara segera melanjutkan mengerjakan skripsinya yang sudah 85% selesai dan ternyata tiara begitu cepat mengerjakannya hingga hanya sampai siang tiara sudah 95% menyeselesaikannya


karena sudah menunjukan jam 11:45 tiara segera mematikan laptopnya karena akan segera kekampus


karena author gak pernah kuliah jadi author gak tau ya kalau saat mengerjakan skripsi itu masih ada kelas kuliah apa gak jadi mohon dimaklumi


panasnya terik matahari yang begitu menyengat kulit tak begitu membuat tiara malas melangkahkan kaki untuk memasuki kampus dan saat tiara berjalan dari halaman parkiran sepeda banyak yang memandang kagum oleh kecantikan tiara yang sangat alami karena tiara tanpa memakai bedak dan hanya memakai lip blam hanya untuk melembabkan bibir agar lebih segar


Tiara ke kampus menggunakan kaos putih dikombinasi dengan kemeja merah kotak kotak yang dibiarkan begitu saja sangat cocok melekat di tubuh tiara


banyak kaum wanita yang begitu iri melihat tiara karena bisa menjadi bunga kampus yang begitu banyak dikagumi lelaki karena selain cantik tiara juga wanita mandiri yang tak manja yang banyak dikafumi lelaki



''kemana dia,apa memang dia belom datang'' batin tiara karena 10 menit lagi dosen pasti akan masuk tapi tiara tak melihat clara karena hari ini tiara memang berangkat sedikit siang yang biasanya ia sampai sudah di sambut oleh clara tapi berbeda hari ini kemana clara karena kalau memang dia niat gak masuk pasti dia bakalan mengirim pesan dahulu'' batin tiara


huh... huh... huh...


nafas clara terengah-engah karena habis lari dari parkiran kampus


''ku kira lu gak masuk'' kata tia setelah melihat clara yang baru masuk


''ben tar ben-tar huh.. huh...'' kata clara putus putus dan tia hanya tersenyum kearah clara yang ngos ngosan sepertu habis dikejar hantu


'' assalamualaikum selamat siang anak-anak'' salam dosen yang membuat clara langsung segera duduk ditempatnya dan tentunya masih mengatur nafasnya yang masih terengah engah


''kenapa lu bisa kaya dikejar setan aja''


''iya ti tadi aku lagi asyik main game onlaine sampai gak tau waktu

__ADS_1


''ya ampun clara lu ada ada aja sih, kok bisa main game onlaine sampai gak sadar waktu''


''iya kan seru''


tiara hanya geleng geleng kepala dan tak terasa kelas awal sudah selesai dan 30 menit lagi akan ada kelas lagi sehingga tiara clara dan yang lainya segera kekantin terlebih dahulu untuk memanjakan lidahnya


saat tiara yang keluar dari kelas tak sengaja bertabrakan dengan ziko yang jalan terburu buru dari samping hingga membuat tiara jatuh tersungkur kelantai


''lu gak liat apa kalau ada yang lewat sampai motong jln didepan jadi ketabrak kan'' kata ziko dengan nada tinggi dan angkuh seperti ia tak salah dalam hal itu


''bukannya lu yang gak liat liat mangkanya kalau jalan itu pake mata'' kata clara untuk membela tiara


''jadi cewek kok lemah banget ditabrak gitu aja da jatuh'' kata ziko dan langsung berlalu begitu aja


''lu gak papa kan'' tanya clara sambil membantu tiara berdiri


''ya udah ra ku pesenkan aku jus apukat ya dikantin, gue tunggu di kelas. bikin bad mood aja'' kata tiara yang langsung kembali masuk kekelas lagi


dan tak berapa lama clara sudah membawa 2 cup jus apukat dan juga dua porsi mie yang dibungkus dengan kotak foam


''nih pesenan lu'' kata clara sambil menyodorkan satu bungkus nasi dan satu cup jus


''gue kan gak pesen mie ra cuma pesan jus, kok ada mienya segala"


''iya sengaja gue beliin buat lu''


''nih uangnya gue ganti ya''


''gak usah ra gue iklas kok beliin lu''


''ya udah thanks ya''


stelah menghabiskan pesanannya dengan begitu lahab dan tak lama dosen sudah masuk keruangan


''oh ya anak-anak kumpulkan tugas makalah kemaren dan presentasikan didepan kelas''


saat tiara mempresentasikannya dia begitu tegas seperti seorang pemimpin yang membuat yang lainnya begitu kagum akan jiwa tiara yang tegas dan mempunyai jiwa kemimpinan yang begitu kuat


...jangan lupa ya reader beri dukungannya pada author dengan cara jempolnga klik tombol like, dan juga jangan lupa komentar dan vote agar author tambah semangat untuk lanjutin cerita ini...

__ADS_1


...🌸🌸trimakasih🌸🌸...


__ADS_2