
pagi hari di perusahaan ALS grup daren begitu sibuk kanena banyak kerjaan dari mendatangani berkas berkas penting, mengecek laporan laporan dari devisi bagian hingga tak terasa siang menjelang sore tapi ternyata daren belom menyadarinya bahwa dia sudah melewatkan makan siang
tok.. tok... tok....
ceklek
"tuan'' pangil rama yang baru masuk setelah beberapa kali ketukan dan tak ada sahutan dari dalam
"kalau masuk ketuk pintu dulu" kata darel yang masih fokus dengan berkas-berkasnya
"maaf tuan tapi tadi saya sudah berulang kali ketuk pintu tapi gak ada sahutan"
Karna Rama pas pukul 12 sudah mengetuk pintu tpi karena gak ada sahutan Rama kembali lagi ke ruangannya sampai jam 13:30 tpi ternyata tuannya belum juga keluar hingga ia memberanikan diri masuk setelah mengetuk pintu lagi tapi masih tetap sama gak ada sahutan
"hmmm.... ada apa?" hanya sekilas atau beberapa detik darel melihat kearah rama dan setelah itu dia kembali fokus dengan berkas berkasnya
"ini sudah menjelang sore bos cuma bos belom makan siang apa tidak sebaiknya bos istirahat makan siang dulu, pekerjaan bisa dilanjutkan nanti lagi" kata rama yang menyadarkan darel dari kesibukannya bahwa
waktu sudah menjelang sore
"astaga...!" saat darel yang sudah melihat jam yang ada dipergelangan tangannya kalau jam sudah menunjukan pukul 2:07 dan darel baru menyadarinya
"pantas saja perutku sudah keroncongan " batin darel
"ya udah pesankan saja saya makanan, karena masih banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan" darel menyuruh rama memesankan makanan yang seperti biasanya
author gak tau yah apa rama juga belom makan apa sudah makan duluan tadi, apa memang menunggu pesan makan bareng
"baik tuan, seperti biasanya kan?''
"hemm..." jawaban darel cuma dengan deheman yang menunjukan bahwa jawabannya iya
sambil menunggu makan siangnya yang sudah menjelang sore darel melanjutkan lagi mengecek berkas berkas yng sudah menumpuk diatas meja
tok tok tok
suara ketukan pintu setelah kepergian rama
"masuk"
"permisi tuan, ini berkas berkas laporan yang tuan minta tadi" kata seketaris darel tadi sambil menaruh berkas berkas yang dibawah tadi di meja depan darel
__ADS_1
"ya sudah kalau begitu saya permisi tuan"
"hmmm...." lagi lagi cuma ada deheman sebagai jawaban
Kring... Kring ..kring ,. (Anggap saja suara ponsel Daren)
"......."
"Daren gak tau pa"
"....."
"iya darel masih dikantor"
"...."
"Iya pa"
"...."
Tut Tut Tut
Tak lama Rama sudah datang dengan membawa pesanan tuannya
"Hmmmm..."
Jawaban Daren yang hanya deheman dan ia langsung memakan makanan yang sudah ada didepannya setelah Daren membereskan berkas berkas yang berserakan diatas mejanya tadi
setelah makan siang yang sudah tertunda daren menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi, rasa lelah yang dirasakan daren sambil memijit pelipisnya untuk sedikit mengurangi beban karena banyak pemikiran yang menumpuk
"kamu pasti sangat lelah ya nak!"
"eh dad, kapan masuk?, kok cepet sudah sampai sini"
kedatangan daddy alysson mengagetkan daren
"baru saja kok, sambil menarik kursi yang berada didepan meja daren
"gimana nanti kamu jadi ikut kerumah anaknya sahabat mommy sama dady?"
"percuma nanya dad kalau aku gak mau ikut momy yang bakalan maksa ikut"
__ADS_1
"lagiyan kenapa dady kesini cuma mau nanya ini, kan bisa dirumah dad" lanjut darel lagi
"kamu gak suka ya dady datang kesini?''
"ya bukan gitu sih dad, tap'' belom selesai melanjutkan kata -katanya sudah dipotong alysson
'' tadi kan daddy sudah bilang, mau mampir kesini setelah ketemuan sama temen lama daddy karna kan sekalian mampir karna kebetulan lewat depan sini"
"oh ya gimana kerja samanya dengan clien baru kemaren?''
''alhmdulillah dad, semua lncar dan kerjasama ini bakal sangat menguntungkan perusahaan''
''tiap dirumah ingin tanyakan ini selalu saja gak sempat, kamu pulang begitu larut malam dan berangkatnya juga sangat pagi sampai sering gak sempat sarapan pagi dirumah,jaga diri ya nak, perhatikan kesehatanmu''
''iya dad"
''jagan iya iy aja"
''trus jawab apa lagi loh dad?
''ya uda yuk pulang, nih udah jam 6 kurang" tanpa menjawab pertanyaan yang baginya tak penting
"iya bentar dad, dady duluan aja"
dirumah tiara mereka sedang menonton tv tpi mereka malah asik bercerita dan membiarkan tv menyala tanpa dilihat jadi ya seperti tv yang nonton mereka
tok tok tok
"ada tamu, siapa kak?"
"gak tau dek"
"mungkin teman kakak"
"ya udah yuk buka dulu pintunya daripada nebak-nebak aja, entar kelamaan buka pintu keburu pergi dikira kita gak dirumah"
ceklek
...mohon maklumi ya atas kekurangannya banyak thypo karna ini author baru pertama mencoba buat karangan cerita. jadi masih banyak kekurangan karna masih pemula dan aku juga seorang ibu yg mempunyai balita 2 setenga tahun yang masih aktif aktifnya jadi kadang belom selesai menulis sudah buyar pemikiran kelanjutannya jadi mohon dimaklumi krkurangan ataupun kesalahannya....
...dan jangan lupa like, komentar, dan vote. beri dukungan author agar author tambah semangat buat update kelanjutannya...
__ADS_1
...*****trimakasih*****...