Menjadi Istri Karena Nafsu Gila

Menjadi Istri Karena Nafsu Gila
Mantan Terindah


__ADS_3

Mawar tersenyum menyeringai bak devil dibelakang Dave yang tengah protes akan sikapnya membawa-bawa nama mantan. pria itu tampak tak suka hingga memancing Mawar untuk memanas-manaskan perasaannya. entah memang cemburu ataukah merasa tidak dihargai sebagai suami, masa bodoh bagi Mawar. sepertinya topik tersebut sangatlah seru jika dibahas sekarang ini.


"Kamu tau, dia, mantan terindahku, pernah menyatakan cinta di danau ini dan disaksikan oleh banyaknya pengunjung. sebenarnya aku tuh malu, tapi aku senang juga karna dia romantis sekali. sampai sekarang kalau dipikir-pikir, banyak sekali kejutan yang dia berikan padaku,"


"Stop!" sontak Dave langsung menghentikan kalimat yang ingin diungkapkan oleh Mawar. celotehannya sungguh membuat telinganya terasa panas.


"Sssstt! belum selesai!" Mawar menaruh jari telunjuknya di bibirnya. dalam hati ia benar-benar senang melihat raut wajah Dave


"Aku menerima cintanya, lagian kita udah berteman cukup lama. kamu tahu? pertama kalinya dia mencium bibirku didepan banyak orang! ya ampun, dia agresif sekali dan aku sangat malu." Mawar menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan, merasa gemas sendiri dengan dongeng yang ia ciptakan


Terdengar helaan napas panjang dari hidung Dave sembari menatap tajam padanya.


"Ah, aku jadi rindu dia, rindu kecupannya, kejutannya, dan orang--


"Cukup!" tegas Dave, yang segera meraup pipi Mawar lalu membungkam mulut wanita itu dengan bibirnya yang bergejolak sejak tadi


Mawar berusaha mendorong tubuh Dave, namun pria itu mengikis jarak diantara mereka. Dave menyentuh pinggul Mawar, mendekapnya hingga ciuman panas ini terasa semakin dalam menjelajahi rongga mulutnya.


Mawar pun tak bisa berbuat apa-apa lagi, tubuhnya didekap, kedua kakinya dikunci, membuat kedua tangannya terulur hingga melingkar di tengkuk leher sang suami. keduanya saling menikmati ciuman manis itu, untung saja Mawar dan Dave berada ditempat yang sepi, jauh dari para pengunjung lainnya.


"Sudah, aku takut ada yang lihat." Mawar melepaskan tautan bibirnya

__ADS_1


Dave menoleh menatap ke sekeliling, tidak ada orang satu pun diantara mereka.


"Aman! nggak ada siapa-siapa." bisiknya. Dave langsung menjatuhkan tubuh keduanya ke atas rerumputan yang terlihat sangat segar


***


"Dave, kira-kira setelah tiga tahun berlalu, mantan kekasihku itu ke mana, ya? sejak kami putus, tidak ada lagi kabar darinya." tanya Mawar seolah-olah Dave serba tahu tentang mantannya tersebut


Dave yang tengah membawa motor kembali dibuat geram. pasalnya Mawar mengungkit-ngungkit kisah masa lalunya yang terdengar norak namun menyayat hati. padahal sejak beberapa waktu lalu Mawar telah melupakannya, dan kini kembali mengangkat cerita konyol tersebut.


"Mana ku tau! kenapa nanya padaku, emang aku bapaknya, apa!" jawab Dave dengan nada tak suka


"Astaga! aku sampai lupa kalau dia kuliah ke Eropa. dan aku baru ingat kalau setelah lulus, dia akan kembali padaku untuk menikahiku."


"Bisa kita ke rumahnya?" teriak Mawar


Dave yang menyimak ocehan wanita ini bersamaan hati tengah diiris-iris, sontak menghentikan laju motornya ditengah jalan raya.


"Kau sudah bersuami! jangan berharap kau mendapatkannya! lagi pula di Eropa sana banyak wanita yang lebih cantik darimu, pasti kau bukan tipenya lagi!" Dave mengingatkannya


Entah apa kabarnya kini, sang mantan yang tengah menjalani pendidikan di negeri orang. sialnya Mawar baru ingat dengan janji itu setelah cukup lama melupakan pria tersebut akibat terlalu fokus pada tugas kuliah hingga kini ia bekerja di perusahaan milik keluarga Dave.

__ADS_1


"Kenapa kau malah marah! ingat, ya, pernikahan kita hanya satu tahun!" protes Mawar


"Jalan, gih! menghalang kendaraan lain yang mau lewat saja." titah Mawar


Dave kembali melajukan kendaraan motor yang ia bawa.


Awas saja nanti, Mawar, kau tidak akan ku ceraikan! batinnya


Disisi lain, Mawar tersenyum nyengir. merasa puas dengan cerita dongengnya yang penuh dengan kepalsuan. aktingnya benar-benar sempurna, pria didepannya ini malah percaya dengan ocehannya.


Memang benar, jika dulu ia memiliki mantan kekasih yang memberikan banyak kenangan di danau tersebut. namun hubungan keduanya hanya berlangsung beberapa bulan saja tatkala Mawar memergoki sang mantan tengah bermesraan dengan wanita lain. pria itu memang romantis, tapi keromantisannya dapat dijuluki sebagai pria yang penuh tipu daya. bisa disetarakan dengan sosok aktor dalam negeri yang selalu membuat gimick pernikahan berulang kali.


Mawar jadi geli sendiri membayanginya. melihat raut wajah Dave yang cemberut, Mawar hanya bisa tertawa didalam hati.


Ternyata seru juga.


"Jangan kau pikirkan lelaki itu! dia sudah punya kekasih makanya tidak mencarimu!" tiba-tiba Dave kembali membuka suara


"Iya, tenang saja, ih!"


Dave memutar bola matanya, sebal.

__ADS_1


...~Bersambung~...


__ADS_2