Menjadi Istri Karena Nafsu Gila

Menjadi Istri Karena Nafsu Gila
Tertangkap


__ADS_3

Mawar tersentak kaget kala tubuhnya didekap dari belakang oleh seseorang. jantungnya seakan berhenti karenanya. Mawar membalikkan tubuh menghadap sosok itu, seketika napasnya berhembus cepat hingga salah satu tangannya melayangkan pukulan pada Dave. ya, Dave tiba-tiba pulang tanpa sepengetahuannya.


"Dave!" pekik Mawar


Dave tertawa terbahak-bahak, merasa lucu memandang wajah sang istri yang tampak kaget karna ulahnya.


"Sorry," ucap pria itu, yang kemudian langsung memeluk Mawar dengan penuh cinta


Mawar mengerucutkan bibirnya, pria ini hampir saja membuat jantungnya segera lepas.


"Kenapa kamu pulang? padahal ini masih jam kerja," tanya Mawar, sembari melonggarkan pelukannya


"Baru selesai ketemu klien, jadi sempetin singgah jengukin kamu dulu." ujar Dave, memandang lekat wajah Mawar yang berseri sambil menyingkirkan anak rambut yang menutupi mata wanita itu


Sedangkan Mawar mengangguk paham mendengar alasannya.


"Kamu habis makeup-an, dari mana?" tanya Dave, heran


Sontak saja Mawar terdiam, tubuhnya membeku. bingung harus menjawab apa, dan entah kenapa ia lupa membersihkan sisa-sisa makeupnya. Mawar menggertakkan giginya sembari memutar otak untuk mencari akal. sepasang matanya pun menyusuri area dapur, entah apa yang ia cari.


"Hmmm ... tadi aku keluar sebentar cari angin, aku merasa bosan di rumah terus." jawabnya dengan memasang wajah memelas


"Nah, tadi aku beli ini diluar!" Mawar mengambil sekotak koko crunch yang berada tepat di belakang tubuhnya

__ADS_1


Dave menatap benda itu, sepertinya ia mulai paham jika Mawar butuh cemilan untuk menikmati kesendiriannya. menikmati hidup sendiri tanpa apapun tidaklah nyaman, hingga perempuan ini butuh sesuatu yang bisa dikunyah untuk mengurangi kesuntukannya.


Untung ke Indomaret dulu buat beli susu sekalian cemilan, jika tidak--mampus!


"Baiklah. tapi lain kali kalau mau keluar, tidak perlu bermake-up." Dave membelai pipi chubby sang istri yang semakin hari terlihat sangat menggemaskan. memandang sepasang mata milik Mawar yang turut membalas tatapannya, menuntun Dave untuk semakin mendekatkan bibir mereka hingga Mawar mulai terbuai olehnya.


Bagai dibawa melayang ke angkasa hingga menembus surga, Mawar membuka peluang masuk untuk sesuatu tak bertulang hingga berhasil menjelajah rongga mulutnya. netranya terpejam menikmati rasa indah yang mulai menjalar mengaliri darahnya, tubuhnya terasa lunglai hingga menuntun kedua lengan Mawar untuk melingkar di leher sang suami.


Suasana area dapur kian memanas, gelora cinta telah membara tak peduli akan sekitarnya. tanpa mereka sadari, sosok Refal menghampiri mereka hingga mengurungkan niatnya untuk menyapa. Assisten Refal tercengang, segera ia mengusap wajahnya dengan kasar kala melihat sang bos tengah mengangkat tubuh Mawar ke meja beton dapur sambil bercumbu.


"****!" umpatnya, Refal segera pergi meninggalkan dua sejoli itu


Dave menyingkap rok yang dikenakan Mawar ke atas tubuhnya sampai ke pinggang, melepaskan kain segitiga bermuda lalu membuangnya ke sembarang arah. juniornya yang mengeras, bersiap tempur menyemburkan benih cinta ke dalam kantung tersembunyi yang tak dapat dilihat.


☆☆☆


"Kau kemana saja? ayo makan siang!" erang Dave kepada assistennya itu


Refal baru saja mendatangi mereka ke ruang makan kala mendapat panggilan telpon dari Dave. Refal mendengus sebal, mereka yang berbuat ulah malah dirinya yang terkena semburan. padahal sejak tadi ia menahan lapar tatkala menunggu percintaan mereka usai


"Kalian yang ngapain saja baru jam sekarang memanggilku!" balas Refal, membenamkan bokongnya disalah satu kursi


Uhuk-uhuk!

__ADS_1


Sontak Mawar tersedak makanan mendengar kalimat itu. dengan ligatnya Dave langsung menyodorkan segelas air putih kepadanya. tak lupa sorot mata itu menghunus tajam ke arah Refal.


"Apa kau bilang!" geram Dave


"Ehem! sudah-sudah ... ini semua ulahmu!" Mawar malah menyalahkan suaminya sendiri


Dave menyipitkan matanya menatap Mawar. "Kenapa kau malah menyalahkanku?"


"Kau menghajarnya ditempat yang salah! ah, sudahlah ... waktunya makan siang," sembur Assisten Refal, didalam hati ia cekikikan karna telah membuat pasangan ini sadar akan kesalahannya


Menu siang yang mereka beli dari McDonald's dengan berbagai macam menu, berupa chicken krispy plus nasinya, burger, french fries, hingga cemilan lainnya dan juga minuman yang menyegarkan tenggorokan mereka.


Sedangkan Mawar mendelik menatap Dave yang terlihat tak acuh sambil memutar bola matanya. Mawar merasa malu membayangkan dirinya ditangkap basah oleh Refal. ini semua memang salah sang suami yang telah membuatnya terbuai akan sentuhan pria itu.


Memalukan sekali! batinnya


...~Bersambung~...


...Jangan lupa like, koment dan hadiahnya, guys ......


...dan folllw ig author @cece_virgo...


...fb: cece virgo...

__ADS_1


__ADS_2