Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 11


__ADS_3

"Eh ini yg namanya Dinda ya?" Tanya bu rita


"Eh iya bu" Jawa Dinda dengan sopan dan sambil tersenyum


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Wah kamu sangat cantik sekali sayang. Baik dan sopan lagi" Puji bu rita


"Jelas dong, kan putri ku" Bangga mommy nesya.


"Dinda kamu sudah makan" Tanya mama Delima


"Belum ma, Dinda lapar" Jawab Dinda sambil cemberut


"Ya ampun sayang. Kamu gak di kasih daddy makan ketika berkenalan dengan rekan bisnisnya" Jawab mommy dengan kaget sambil menatap tajam suaminya sedangkan sang suami hanya cengengesan saja. Dan yg lain justru geleng geleng kepala melihat kelakuan daddy bram


"Mau makan apa kak Dinda? Biar Lina ambilkan sekalian manggil Luna" Tawar Lina yah mereka sepakat memanggil Dinda dengan kakak. Karena Dinda yg lebih dewasa dari mereka


"Apa aja deh Lin. Yg penting makan. Tapi kalau bisa makanan yg manis seperti cupcake, brownies, dan lain-lain" Kata Dinda. Sedangkan yg lain kaget dan langsung melihat kearahanya mendengar ucapan Dinda. Sedangkan yg di lihat hanya senyum aja sambil berkata

__ADS_1


"Dinda lapar mom, dad, mama papa" Jawab Dinda sambil memasang wajah senyum manisnya. Mereka pun hanya bisa menggelengkan kepala.


"Sekalian makanan daddy ya Lina" Perintah daddy bram


"Ya dad. Nanti aku bawakan. Tapi yg bawakan pelayan ya. Karena tangan aku gak muat" Jelas Lina. Kemudian dia beranjak dari tempat duduknya ke stand makanan dan menyuruh beberapa pelayan membawakannya ke meja keluarganya. Setelah itu Lina mencari Luna. Kemudian mereka kembali ke meja keluarganya


Mereka pun melanjutkan obrolannya, dan mengatakan kepada calon besannya untuk datang besok ke rumah membicarakan perjodohan anaknya. Sedangkan Dinda yg mendengar sangat kasian kepada Luna. Karena Dinda sendiri juga tau, bahwa Luna memiliki kekasih. Namun Luna tidak berani mengatakan kepada orang tuanya. Karena kekasihnya hanya seorang Polisi. Jadi Luna takut bahwa dia tidak akan di restui oleh orang tuanya.


Setelah Bu Rita pergi dari meja mereka Dinda membuka suaranya.


"Mom, dad apa tidak sebaiknya kita biarkan Luna memilih suaminya sendiri. Atau bisa jadi Luna sudah memiliki kekasih" Kata Dinda


"Tidak bisa nak. Karena ini adalah amanah almarhum kakek dengan almarhum kakeknya adam" Kata daddy


"Permisi tuan, ini makanannya" kata pelayan yg mengantarkan makanan yg di suruh Lina. Dan itu mengagetkan mereka yg sedang melamun


"Ohh iya. Terimakasih ya" Jawab Dinda sambil tersenyum


"Sama sama nona. Kalau begitu saya permisi tuan, nyonya dan nona" Jawab sang pelayan

__ADS_1


"Makan la Dinda, tadi katanya lapar" Suruh mama delima


"Iya ma" Jawab Dinda. Setelah itu dia langsung makan. Yg lain melihat Dinda makan dengan lahap sungguh senang. Namun mereka justru heran Dinda yg senang makan namun berat badannya tidak naik. Setelah makan nasi Dinda langsung makan cupcake. Ya cupcake adalah makanan kesukaannya, walau sebenarnya jenis makanan manis apa pun adalah makanan kesukaannya.


Disaat Dinda lagi makan, mereka di kagetkan dengan suara Luna yg kaget karena melihat porsi makan Dinda


"Ya ampun kak. Lapar apa doyan" Kata Luna


"Hehehe" Jawab Dinda dengan ketawa. Yg lain pun hanya bisa menertawakannya.


Mereka saja sungguh gemas dengan Dinda. Karena semua yg di makannya bukan lari ke badan, namun lari ke pipinya. Dinda yg memiliki tinggi badan yg standard, namun memiliki pipi yg chubby sehingga membuat dia terlihat imut dan cantik. Mereka banyak yg sangat gemas dengan pipi Dinda. Banyak yg ingin mencubit pipinya.


Di tengah tengah makan, Luna yg jahil pun mencubit pipi kakaknya hingga merah. Sedangkan Dinda pun hanya kesal, namun dia tidak perduli. Karena yg dia perdulikan sekarang adalah memakan makanan kesukaannya yg ada di depan matanya sekarang.


Mommy nesya sungguh senang melihat pemandangan di depannya. Karena walau terpisah oleh waktu yg lama dan bertemu dengan singkat membuat anaknya saling menyayangi. Mommy nesya senang karena anaknya bisa rukun begitu. Walau mereka kembar, namun mereka tidak saling iri. Mereka justru saling mendukung satu sama lain. Karena biasanya jika anak kembar memiliki jenis kelamin yg sama akan membuat mereka saling iri.


Berbeda dengan Luna, Lina dan Dinda, justru mereka tidak ada kata Iri sama sekali. Mereka justru seperti saudara lainnya yg saling menyayangi.


>tbc<

__ADS_1


Besok lagi author up ya. Segitu dulu, besok author up 3 episode lagi. Tapi belum tau jamnya ya. Karena besok author mau jalan jalan😆😆 Mau merefresh otak authro.


Daaaaa selamat malam mingguan para pembaca author. Eh tapi yg jomblo di rumah aja, biar gak macet jalanan😬 Jangan lupa Like, share, vote😉


__ADS_2