Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 14


__ADS_3

Setelah Dinda selesai bersiap, Dinda turun ke bawah, dan sang daddy sudah menunggunya. Setelah itu mereka berpamitan, dan menuju mobil.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di perjalanan daddy menyuruh kepada supir untuk menyinggahi bank tempat Dinda bekerja. Karena memang daddy sudah menyuruh Dinda membuat surat resignnya. Dan sang supir pun mengantarkan majikannya ke bank yg di minta. Setelah sampai mereka langsung turun, dan pergi menghadap manajer tempat Dinda kerja. Dinda di temani oleh daddynya, banyak karyawan yg sudah tau tentang siapa Dinda. Karena berita tentang pesta itu menjadi berita terhangat di tv, dan sosial media. Bahkan sosial media Dinda di banjiri followers dan banyak yg mengomentari foto Dinda yg terakhir di upload nya sekitar sebulan yg lalu.


Setelah selesai menyelesaikan urusan di kantor tempat Dinda kerja. Mereka langsung melesat ke perusahaan daddy bram. Setelah sampai daddy masuk bersama Dinda, dan di sambut juga sapaan karyawan. Dinda menjawab sapaan mereka dengan senyuman. Banyak bisikan karyawan yg sangat kagum akan Dinda


"Cantik sekali Bu Dinda ya" Kata karyawan A


"Iya cantik sekali. Baik lagi, murah senyum" Jawab karyawan B.


"Andai Dinda bukan anak pak bram, aku pasti akan melamarnya" Kata karyawan pria


Begitula bisik bisik karyawan daddynya, tapi Dinda tidak mengambil pusing. Daddy menyuruh sekertarisnya yg masih muda untuk menyuruh mereka berkumpul di Room meeting. Mereka di kumpulkan untuk di kenalkan dengan Dinda yg akan menggantikaannya sebagai CEO perusahaan daddynya.


"Terimakasih karena kalian sudah di sini. Saya langsung saja tanpa berbasa basi lagi. Saya mengumpulkan kalian kemari ingin mengenalkan putri saya Dinda, dan dia juga yg akan mengantikan posisi saya dua bulan yg akan datang" Kata pak bram


Begitu di sampaikan ada yg tidak setuju, dan ada yg setuju. Yg tidak setuju karena mereka tidak yakin bahwa Dinda yg hanya mendapatkan pendidikan universitas rendah bisa memegang perusahaan ini.


"Maaf pak, apakah yakin bahwa putri bapak bisa menggantikan bapak" Tanya salah satu direktur perusahaan.

__ADS_1


"Tentu saya yakin. Karena dia memang sudah terjun di dunia bisnis selama 4 tahun. Jika tidak percaya, kalian bisa mencari tau tentang bisnis yg di pegangnya. Cari tau saja bisnis dengan singkatan DAP pasti akan ketemu" Jawab pak bram yakin.


Karena Dinda memang memiliki bisnis di bidang fashion, perawatan wajah, dan kosmetik yg gelutinya. Setelah pak bram mengatakan itu, karyawan banyak yg langsung masuk ke pencarian untuk mencari DAP. Dan benar saja, mereka menemukan brand dengan perusahaan DAP. Mereka juga terkejut bahwa perusahaan itu memiliki brand kosmetik dan skincare sendiri.


Mereka tidak menyangka, seorang mantan karyawan mau bekerja di bank pada hal memiliki perusahaan sendiri. Pada hal Dinda berkerja di bank hanya untuk mengabdi sesuai dengan jurusannya dan gelar sarjananya S.Ak (Sarjana akuntansi). Dinda sendiri memang sudah lama bergelut di dunia fashion, yg dulunya hanya sebagai perancang busana di salah satu WO ternama.


Dia memasuka jurusan itu hanya karena memang rezeki nya yg di terima di jurusan tersebut. Namun di keahliannya tidak di terima, dan justru karena dari jurusan itu Dinda juga mengenal mata kuliah bisnis. Dinda akhirnya fokus di mata kuliah itu karena ingin mengembangkan keahliannya menjadi bisnis.


Setelah mereka membaca tentang perusahaan DAP, dari salah satu mereka ada yg bertanya.


"Kapan ya pak pergantian posisi itu?" Tanya salah satu karyawan


Setelah itu mereka diam dan ingin bertanya takut, karena pak bram selalu menampilkan wajah datarnya. Kemudian pak bram berbicara


"Untuk bagian perencanaan tolong persiapkan pesta pengangkatan Dinda, di hotel saya" Suruh pak bram


"Baik pak" Jawab bagian perencanaan


"Baiklah, kembali ke tempat kalian masing masing" Kata pak bram.


Setelah itu para karyawan membubarkan diri, dan pak bram mengajak Dinda masuk ke ruangannya. Dan pak bram bertanya ke Dinda

__ADS_1


"Kamu ingin mencari asisten yg bagaimana" Tanya pak bram


"Ingin asisten cewek saja dad. Karena Dinda tidak mungkin selalu dekat dengan yg bukan mahram Dinda" Jawab Dinda


"Baiklah kalau itu mau mu. Tapi sekertaris daddy tetap di posisinya karena dia wanita" kata pak bram.


"Terserah daddy saja. Terus assiten daddy gimana?" Tanya Dinda


"Kalau asisten gampang, dia seumuran daddy dan memang saatnya pensiun" Jawab daddy


"Begitu rupanya dad" Kata Dinda


"Apa ada lagi yg mau kamu tanyakan? Tanya pak bram


"Tidak ada dad" Kata Dinda


>tbc<


Sekian segini dulu☺️ Author nanti tulis lagi ya setelah pulang pinik☺️


Happy weekend readers🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2