Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 62


__ADS_3

"Iya dam, semua sudah tahu. Kami sedang berangkat ke bandara. Kak tika kemungkinan 3 jam lagi sampai di Jakarta. Karena rumah kak tika dekat dengan bandara" jelas raka


"Maafin adam bg, adam tidak bisa menjaga dinda" Ucap adam dari seberang telepon"


Telepon dari adam di louspeaker, jadi keluarga mendengarnya.


"Tidak apa apa nak, bukan salah mu. Ini semua takdir dari Allah SWT" Jawab papa surya


"Maaf pa" Ucap adam sambil terisak


Roni mengambil alih handphone adam, dan mengucapkan hati-hati ke keluarga papa surya. Selepas itu, roni menghubungi asisten adam menjemput kak tika di bandara 3 jam lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Roni menenangkan adam, mereka menunggu di luar ruangan ICU. Adam belum sanggup untuk masuk melihat keadaan dinda.


Hingga beberapa jam kemudian kak tika sampai ke rumah sakit. Sedangkan anak dan suaminya di antar ke mansion keluarga wijaya.


"Assalamualaikum" salam kak tika


"Waalaikumsalam" jawab roni dan adam


"Gimana keadaan dinda dam?"


"Dinda kritis mbak. Dokter akan terus pantau keadaan dinda 1x24 jam ini mbak" Roni yg menjawab


"Innalilahi wa innailaihi roji'un dinda" Kak tika nangis


Tika pun melihat kondisi adiknya ke dalam ruangan ICU. Sesampainya di dalam tika mengajak dinda berbicara.


"Assalamualaikum adek kakak yg cantik" Salam tika

__ADS_1


"Dek kamu harus kuat ya, kasian suami kamu. Mbak melihatnya kasian dek, kamu bilang sama mbak kalau kamu sudah mencintainya. Kamu juga bilang kalau kamu hamil sekarang kan. Keinginan kamu menjadi seorang ibu terwujud kan dek. Dulu kamu bilang takut untuk menikah karena kamu sulit memberikan keturunan. Namun sekarang Allah memberikan keajaiban untuk mu mengandung dan menjadi seorang ibu. Dek kamu harus bangun, harus sembuh" Ucap tika di samping dinda


Tika masih menjeda ucapannya, karena menahan tangisnya. Tika mengelus tangan adiknya, dan menghapus jejak air matanya.


"Dek mbak pulang dulu ya, mbak harus ngurus dua anak mbak dan anak angkat mu. Kamu harus sembuh dek, mbak besok kemari lagi sama mama dan papa. Assalamualaikum adek mbak yg cantik" Ujar tika


Tika pun keluar dari ruang ICU dan menemui adam juga roni.


"Adam sebaiknya kamu melihat kedalam. Dinda masih merespon apa yg mbak bilang. Sama satu lagi yg harus kamu tau, kamu harus mempertahankan janin dinda yah. Karena dinda ingin menjadi seorang ibu, dulu ketika dinda remaja. Dinda pernah cek ke dokter, dan di vonis bahwa dinda sangat sulit memberikan keturunan. Sehingga dia melakukan pengobatan untuk rahimnya. Dan ya rahimnya masih sama, hanya saja tingkat untuk bisa hamil meningkat beberapa persen saja. Awalnya hanya 3%, namun setelah pengobatan dilakukan selama 3 tahun tingkat persennya menjadi 25%. Apa pun yg terjadi, kabulkan keinginan dinda untuk menjadi seorang ibu" Ujar tika


Adam yg mendengar ucapan mbak tika sungguh semakin sedih. Karena adam benar-benar tidak menyangka.


"Mas akan mempertahankan anak kita sayang. Mas janji sayang, mas akan mengabulkan keinginan kamu sayang" Janji adam dalam hati


"Iya mbak, adam janji mbak" Ucap adam


"Baiklah, mbak pamit ya. Balik ke mansion keluarga wijaya


"Iya mbak, hati-hati ya mbak" Jawab roni dan adam hampir bersamaan


"Waalaikumsalam" jawab adam dan roni


Kemudian tinggallah roni dan adam di rumah sakit. Keluarga dinda, dan keluarganya sudah pulang ke mansion masing-masing.


"Dam gua balik duluan ya. Lu harus masuk ke dalam, berikan dukungan. Dinda pasti merespon apa yg lu ucapkan" Ujar roni sampi pamit


"Iya bang, makasih ya bang" Jawab adam


"Sama-sama, kabari nanti kondisi dinda ke gua. Assalamualaikum" Ucap roni


"Waalaikumsalam" Jawab adam

__ADS_1


Adam pun tinggal sendiri, dan memutuskan masuk ke dalam. Adam menggunakan baju khusus masuk ke dalam ruang ICU.


"Assalamualaikum sayangnya mas" Salam adam


"Kamu harus kuat ya sayang. Kamu pasti bisa melewati semuanya. Mas gak tega liat kondisi kamu seperti ini sayang. Maafin mas yg tidak bisa menjaga kamu sayang. Maafin mas" Ucap adam


"Sayang mas janji akan mempertahankan anak kita. Kamu harus bisa melewati masa mu ini, mas akan menemani mu sayang" Ujar adam terhenti dan langsung keluar


Adam keluar dari ruangan ICU karena tidak tahan dan menangis. Di luar ada daddy bram dan ayah marvel yg datang kembali setelah mengantar istri dan anaknya.


"Kamu harus kuat nak, jangan seperti ini. Kuatlah demi calon anak mu dan istri mu nak" ucap ayah marvel sambil menepuk punggung adam


"Yah adam tidak kuat, sekarang keinginan dinda menjadi seorang ibu terkabulkan yah. Mbak tika yg mengatakan bahwa dinda rela berobat demi membuat rahimnya bisa mengandung" Ujar adam dengan tangisan


Daddy bram yg mendengarnya sangat terkejut, karena ternyata anaknya pernah di vonis seperti itu. Hatinya hancur, karena mendengar kenyataan baru. Apa lagi keinginan putrinya menjadi seorang ibu terwujudkan.


Daddy bram menangis meratapi putrinya yg terbaring lemah di ruang ICU. Dia tidak tahan melihat putrinya seperti itu, di saat mereka menangis. Para dokter berlari masuk ke dalam ruang ICU, membuat ayah, daddy dan adam cemas.


Tiga puluh menit kemudian salah satu dojter keluar dan berbicara dengan mereka.


"Kondisi buk dinda semakin lemah, kita harus menyelematkan buk dinda dengan mengangkat janin. Karena kondisinya semakin lemah dan membuat janin akan sulit bertahan" Jelas dokter


Adam langsung terduduk lemas, karena dia tidak mungkin mengangkat anaknya.


"Dok saya mohon lakukan yg terbaik buat mereka. Selamatkan mereka berdua dok, saya tidak mungkin membuat istri saya kehilangan anak kami. Dia sangat menginginkan menjadi seorang ibu dok. Saya mohon dok" Ujar adam menangis


Dokter yg melihat dan mendengar pun sedih, dia menjadi tidak tega.


"Baik pak, jika memang ingin keduanya selamat. Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Saya kembali kedalam pak" ucap dokter dan pamit


"Kamu kuat nak, sekarang kita shalat dulu. Kamu belum shalat dari sejak dzuhur sampai sekarang sudah maghrib nak. Jangan lupakan kewajiban mu nak. Jika dinda tau, dia akan matah nak ke kamu. Sekarang kamu bersih-bersih, dan shalat. Pergi keruangan daddy yg ada di lantai paling atas" Ucap daddy

__ADS_1


"Iya dad. Adam ke atas dulu" Pamit adam


Setelah adam pergi, daddy bram dan ayah marvel menuju mushola rumah sakit. Mereka shalat di sana, dan meminta keajaiban kepada Sang Pencipta.


__ADS_2