
Selesai sarapan, keluarga wijaya, wilson pulang ke masion mereka. Begitu juga adam dan dinda memutuskan kembali ke masion utama keluarga wilson. Adam mengajak dinda kembali ke masion wijaya dulu untuk mengambil bajunya. Dan mengambil barang barang dinda yg lain.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dinda dan adam melangkah meninggalkan hotel, mereka menaiki mobil adam. Mereka melaju dengan kecepatan sedang ke mansion keluarga wijaya. Setelah sampai di sana adam dan dinda di sambut oleh mommy nesya dan mama delima. Mereka di suruh untuk pergi meninggalkan mansion besok pagi. Adam dan dinda pun hanya menurut saja.
Mereka di suruh untuk masuk ke dalam kamar, dinda memilih merebahkan dirinya di tempat tidur. Sedangkan adam memilih duduk di sofa saja, karena sofa di kamar sudah di kembalikan ke dalam. Dinda sibuk memainkan tab nya merancang busana dari tablet apple miliknya.
Adam memilih menyibukkan melihat berkas yg di kirim ke emailnya. Mereka sibuk dengan dunia mereka sendiri, sampai tidan terasa adzan dzuhur berkumandang. Dinda pun menghentikan kegiatannya, dinda masuk ke dalam kamar mandi. Adam yg melihat suara pintu tertutup langsung menoleh.
Adam mendapati dinda masuk ke dalam kamar mandi, dan dia yakin pasti dinda mandi dan bersiap untuk shalat dzuhur. Adam pun memilih mengakhiri dan menunggu dinda. Sambil menunggu adam mengambil hp dinda, melihat lihat hpnya. Karena hp dinda tidak menggunakan password jadi adam gampang membuka hp dinda.
Adam melihat lihat foto dinda di hp dinda, adam senyum melihat foto dinda yg terlihat imut. Adam lun mengirim kan fotonya ke WhatsApp nya. Lalu menghapus pesan WhatsApp tersebut. Setelah itu adam pun langsung meletakkan hp dinda kembali ke tempat semula.
Adam yg asik melihat foto dinda di hpnya pun senyum senyum sendiri. Sampai tidak sadar bahwa dinda sudah keluar kamar mandi. Dinda sendiri yg melihat adam senyum senyum sendiri malah terlihat aneh. Dinda pun membuyarkan kegiatan adam menyuruhnya untuk bersiap shalat dzuhur.
"Mas buruan siap siap sana shalat dzuhur" Seru dinda. Adam pun terkejut, kemudian dia langsung masuk ke kama rmandi.
__ADS_1
Dinda sendiri hanya mengedikan bahunya saja, dia memilih menyiapkan pakaian shalat untuk adam. Tidak berapa lama adam keluar kamar mandi, dan bersiap untuk shalat berjamaah. Adam merasa bahwa shalat berjamaah akan menjadi rutinitas barunya bersama dinda.
Selesai shalat berjamaah mereka turun ke bawah untuk makan siang.
"Aduh duhh pengantin baru betah banget di kamar" Seru kak tia
"Di maklumi saja bun, kan pengantin baru", sambung bayu suami tia
Hahaha tawa semua yg di meja makan. Sedangkan dinda dan adam hanya acuh saja, karena mereka tidak melakukan apa pun. Mereka hanya sibuk dengan kegiatan masing masing.
Mereka pun bersiap untuk makan, mommy nesya mengambilkan makanan untuk daddy bram. Kak tia juga mengambil kan makanan untuk bg bayu. Kak melisa juga mengambilkan makanan untuk bg raka, begitu juga mama delima yg sibuk mengambilkan makanan untuk papa surya.
Bahkan untuk menyiapkan pakaiannya saja tidak pernah, apa lagi mengambilkan makan untuk adam. Dinda juga menyiapkan teh madu untuk adam minum sehabis makan. Karena dinda mengetahui kebiasaan adam dari bunda rita yg meminum teh madu selesai makan.
Selesai makan, dinda membersihkan meja makan dan mencuci piring. Lain lagi keluarga mama delima yg sudah siap akan kembali ke Sumatera besok pagi. Mereka masuk ke kamar untuk packing baju, walau mereka di sini hanya dua minggu dan hanya jalan jalan sebentar. Tapi itu semua adalah liburan terbaik menurut mama delima dan keluarga.
Adam menunggu dinda di meja makan sambil memperhatikan dinda dari ruang makan. Adam benar benar heran dengan dirinya yg mau menunggu dinda. Dia sendiri juga tidak tau perasaan apa yg di milikinya. Karena perasaan ini berbeda dengan perasaannya kepada tania. Karena memang adam yg berawal memiliki hubungan bersama tania karena janji.
__ADS_1
Selesai mencuci piring, dinda menyiapkan cemilan untuk di bawa kebelakang. Karena dinda memang sejak tinggal di rumah mommy nesya. Dinda sering menghabiskan waktu siangnya di taman belakang mansion. Dinda juga tau adam menungguinnya, jadi dinda menyiapkan minuman untuk dua orang. Selesai itu, dinda langsung membawa minuman dan cemilan ke taman belakang mansion.
Mereka menghabiskan waktu berdua di taman dengan memandangi bunga. Adam sambil mengerjakan kerjaan kantornya, dan sambil sesekali memandangi wajah cantik dinda. Ada beberapa pasang mata yg melihat mereka di sana.
"Senang ya dad melihat mereka berdua seperti itu. Mudah mudahan dinda dan adam selalu bersama" Kata mommy nesya.
Ya mommy nesya dan daddy bram yg memperhatikan mereka dari dalam kamar daddy bram dan mommy nesya yg ada di lantai 2.
"Iya ya mom. Semoga cinta di antara mereka cepat tumbuh. Daddy tidak sabar untuk menggendong cucu" Kata daddy bram
Mereka memperhatikan sepasang pengantin baru itu dengan senyuman. Mereka benar benar berharap semoga anak gadisnya itu bahagia dengan pernikahannya.
Author doain deh moga mereka bahagia ya mommy nesya dan daddy bram 🤭
>tbc<
Duh capeknya author nulisnya, baru 4 episode ni author up. Satu episode lagi nih. Hanya hari ini author up 5 episode. Setelah itu kembali ke semula ya, sehari 3 episode yg up☺️
__ADS_1
Jangan lupa tambahkan ke tombol favorit kalian, like, coment, dan vote ya🤗