Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 7


__ADS_3

Skip sampai Bandara


Mereka langsung masuk ke bandara untuk checkin tiket. Setelah checkin, tidak berapa lama mereka menunggu, mereka bergegas karena panggilan pesawat tujuan mereka. Mama delima dan papa bram pamit ke saudara yg mengantarkan mereka ke Bandara. Saudara papa surya kaget saat mengetahui bahwa Dinda anak surya bukan anak kandung dari surya.


Setelah mereka masuk ke dalam pesawat, mereka duduk di bangku mereka sesuai tiket mereka. Dinda ternyata duduk di dekat kakaknya bernama Tia. Tia sangat senang akhirnya adiknya bertemu keluarga kandungnya.


Skip sampai di bandara Soekarno, mereka langsung menuju ke pintu keluar untuk menunggu jemputan supir keluarga mommy nesya dan daddy bram. Mereka di jemput menggunakan 4 mobil karena, mobil yg di miliki keluarga bram bukan mobil keluarga, lebih tepatnya mobil pribadi yg hanya muat untuk 4 atau 5 orang saja.


Setelah mereka masuk ke mobil, dan meletakan koper dan oleh oleh mereka di bagasi, mereka naik ke mobil. Kesya dan Rizky sangat senang karena mereka merasakan naik pesawat. Selama ini kesya dan rizky sangat ingin terbang menggunakan pesawat, akhirnya bisa kesampaian. Selama di perjalanan kesya dan rizky selalu bertanya tentang yg mereka lihat. Karena selama ini kak Tia mengabdi di salah satu perkampungan yg ada di Pekanbaru, dan di sana tidak ada gedung tinggi seperti di Jakarta. Walau ke Pekanbaru mereka selalu melihat mall, atau bangunan tinggi yg lain.Tapi mereka masih penasaran tentang yg mereka lihat


Setelah menempuh perjalanan 1,5 jam mereka sampai di rumah mommy nesya dan daddy bram. Mama delima dan yg lain kaget saat tahu bahwa keluarga kandung Dinda sangat kaya. Bahkan mereka kaget bahwa rumah mommy nesya seperti istana. Kesya dan Rizky sangat senang tahu bahwa rumah mami mereka sangat besar. Ya kesya dan rizky memanggil Dinda dengan panggilan mami.


Mereka semua masuk ke dalam rumah dan langsung di sapa pelayan nya. Dan mommy nesya menyuruh para pelayan mereka mengantarkan keluarga mama delima ke kamar masing masing. Mereka semua masuk ke kamar masing masing untuk istirahat dan bersih bersih. Karena mereka sampai di Jakarta sudah sore. Dan mereka harus bersiap untuk makan malam.


Dinda langsung melaksanakan shalat maghrib karena adzan Maghrib sudah berkumandang. Mereka shalat di kamar masing masing keculia Luna dan Lina pergi ke kamar Dinda untuk ajari shalat dan bacaan shalat. Luna dan Lina shalat berjamaah bersama Dinda.


Selesai shalat mereka langsung ke ruang makan, karena sudah di panggil oleh pelayan mommy nesya. Akhirnya mereka makan di meja makan keluarga mommy nesya, karena memang meja makan itu lebih lebar dan kebetulan, daddy bram sudah menelevon orang untuk mengganti meja makan karena akan kedatangan keluarga mama delima ke Jakarta.

__ADS_1


Sultan mah bebas ya ganti meja makan😂😂 Author aja mau beli baju baru mikir dulu walau gaji author banyak😬 Ntar deh kalau tembus ini cerita ramai dan bisa menghasilkan uang author mau bagi bagi hadiah☺️.


Back to cerita


Mereka makan dengan khidmat, tanpa suara hanya detingan sendok yg ada. Kesya dan Rizky juga sangat tenang makan saat ini. Mereka mengerti keadaaan, bahwa mereka ada di rumah orang. Kesya dan rizky selalu di ajarkan untuk sopan di rumah orang walau itu rumah saudara dekat mereka atau saudara jauh.


Selesai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga untuk membahas permasalahan perjodohan Luna dengan anak sahabat daddy bram. Dan acara yg akan di laksanakan besok malam yaitu acara pemberitahuan tentang anak mereka satu lagi.


"Jadi gimana dengan rencana perjodohan Luna dengan anak sahabat daddy" Tanya mommy nesya


"Apa tidak terlalu cepat dad untuk acara perjodohan kak Luna" Kata Lina


"Lebih cepat lebih baik, agar Luna bisa secepatnya mandiri" Jelas daddy


Setelah pembahasan itu, mereka langsung masuk ke kamar masing masing. Tapi sebelum itu mommy nesya meminta ukuran baju keluarga mama delima untuk membeli gaun saat pesta penyambutan Dinda di keluarga mereka. Mommy nesya memesan gamis di butik langganan nya yg juga menyediakan baju gamis. Mommy juga sudah menjahitkan gamis cantik untuk Dinda, karena dia akan menjadi peran utama di pesta itu.


……………………

__ADS_1


Keesok subuhnya suara adzan berkumandang membangunkan mereka. Begitu juga Luna dan Lina, mereka terbangun karena mereka menyetel alarm. Setelah mereka bangun bersiap buat shalat, mereka ke kamar Dinda untuk shalat. Karena di rumah mereka belum ada mushalah untuk shalat berjamaah. Jadi keluarga mama delima shalat di kamar masing masing. Begitu juga kesya dan rizky yg sudah bisa bacaan shalat, mereka shalat sendiri. Selesai shalat Luna dan Lina mengajak Dinda untuk membuat nasi goreng untuk sarapan.


Dinda dan Luna begitu juga Lina sudah di dapur untuk membuat sarapan. Para pelayan sangat kaget saat tahu bahwa majikannya ada di dapur.


"Non ada perlu apa?" Tanya salah satu pelayan


"Kami mau buat sarapan bi" Jawab Lina


"Biar kami saja non, non Luna, non Dinda dan non Lina duduk saja, biar bibi siapkan" Kata bi rumini


"Tidak apa apa bi, biar Dinda yg buat sarapan hari ini, bibi kerjakan yg lain aja ya" Jawab Dinda dengan senyum


"Baiklah non, bibi tinggal ya non" Kata bi rum


Akhirnya mereka membuat sarapan nasi goreng dengan lauk ayam goreng dan nugget juga sosis. Setelah selesai mereka masuk ke kamar masing masing untuk mandi, dan selesai mandi mereka memanggil yg lain untuk sarapan.


segitu aja yee, nanti author upload lagi episode yg lain. Byee pembaca author tercintaaaa🥰

__ADS_1


__ADS_2