
Adam memang sudah memilih pengasuh untuk anaknya. Adam menyeleksi kedua pengasuh itu dengan ketat, dengan persyaratan bisa beladiri. Dinda pun senang karena adam sangat selektif memilih pengasuh untuk putra mereka.
Di ruang makan mereka makan dengan bahagia dan penuh canda tawa. Mama delima juga senang karena putrinya berada di sekliling orang baik.
"Semoga kamu terus bahagia ya nak. Jangan ada lagi masalah dan kesedihan datang menghampiri rumah tangga kalian" gumam mama delima dalam hati.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hingga tidak terasa adzan dzuhur berkumandang, mereka menghentikan kegiatan mereka. Seluruh keluarga shalat berjamaah di mushola belakang.
Selesai shalat mommy dan yg lain pamit pulang. Begitu juga Luna dan Rizky mereka juga pulang karena harus melakukan foti prewedding yg tertunda.
Mommy dan daddy kembali ke mansion, sedangkan mama delima dan keluarga kembali ke apartemen. Lina menuju bandara karena sang tunangan mengabari pulang ke Indonesia.
Sedangkan Adam dan Dinda menuju kamar mereka karena adam menyuruh dinda istirahat. Setelah melihat istrinya istirahat, adam menuju kamar putranya. Dia melihat kedua putranya sedang tidur, jadi dia kembali keluar.
Adam menuju ruang kerjanya, karena rio tadi datang mengantarkan berkas. Hari ini adam memilih libur karena dinda kembali dari rumah sakit.
Rio juga mengatakan bahwa calon adik iparnya dinda kembali dari luar negeri dan mengajukan kerja sama. Adam yg mendengarnya juga kaget, karena adam tahu bahwa calon adik iparnya dinda bukan orang biasa.
Apa lagi ini sampai mengajukan kerja sama dengan perusahaannya. Adam juga tahu keuntungan yg di dapatkan jika bekerja sama dengan calon adik iparnya.
"Atur pertemuan dengannya. Lina saat ini sedang bertemu dengan dia kan. Jadi katakan padanya untuk bertemu besok" ucap adam
"Baik tuan" jawab rio
Setelah itu rio keluar, dan dia kembali perusahaan. Rio menyelesaikan kerjaannya di perusahaan. Sedangkan adam memantau kerjaan dari jauh.
......................
Tidak terasa sudah seminggu sejak dinda keluar dari rumah sakit. Sekarang dinda dan adam bersiap untuk ke kantor. Karena dinda harus mengambil alih lagi tugasnya di perusahaan sang daddy.
Sedangkan adam harus berangkat ke luar negeri selama seminggu untuk menyelesaikan masalah perusahaan yg di sana. Dinda pun membantu adam memakaikan dasinya.
__ADS_1
"Nah sudah tampan" ucap dinda
"Makasih sayang. Maaf ya mas tinggal kamu dan anak-anak selama seminggu" ucap adam
"Iya tidak apa-apa mas" ujar dinda
"Ya sudah turun yuk" ujar adam
Mereka pun turun ke bawah untuk sarapan bersama. Di sana sudah ada ayah dan bundanya. Mereka sarapan dengan hening tanpa suara, hanya ada suara dentingan sendok dan garpu.
Selesai sarapan dinda berangkat ke kantor sendiri bersama asistennya. Sedangkan anaknya di mansion bersama pengasuh dan mertuanya.
Sesampainya di kantor dinda langsung menuju ruangannya. Karena dia sudah mengabari daddynya bahwa dia akan masuk kembali. Awalnya sang daddy melarang, namun dinda tepa memaksa masuk.
Akhirnya daddy mengizinkan dinda kembalj ke perusahaan. Dinda memegang posisi sebagai CEO di perusahaan daddynya. Karena kedua adik kembarnya tidak ingin berurusan dengan perusahaan daddynya.
Jadi semua tanggung jawab perusahaan dinda yg menangani. Dinda menjalani meeting dengan para pemegang saham. Karena dinda akan menyerahkan posisinya ke adiknya Luna.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat siang dan salam sejahtera para pemegang saham dan pentinggi perusahaan. Rapat kali ini kita adakan untuk penyerahan posisi CEO kepada Luna Anggrawati Wijaya." Ucap aisyah di pembukaan rapat
"Waalaikumsalam"
"Selamat siang" jawab mereka bersamaan
Mereka pun menjalani rapat dengan baik, dan penyerahan posisi CEO kepada Luna Anggrawati Wijaya. Setelah selesai rapat mereka keluar ruangan, dinda dan luna pergi ke ruangan CEO.
Dinda mengambil beberapa barangnya yg ada di kantor, setelah itu dia pamit untuk kembali.
"Luna kalau gitu kakak pulang dulu ya"Pamit dinda
"Iya kak, hati-hati di jalan ya kak" ucap Luna
"Iya dek, kamu majukan perusahaan daddy ya" ucap dinda
__ADS_1
"Iya kak" jawab luna
"Assalamualaikum" ucap dinda
"Waalaikumsalam" jawab Luna
Dinda pun keluar ruangan, dinda bertemu Alice di depan ruangan.
"Kamu bimbing dia ya lice, saya percaya kamu" ucap dinda
"Iya buk" jawab alice
"Jangan panggil ibuk lagi, panggil saya dinda saja" ucap dinda
"Iya din" jawab alice
"Ya sudah saya mau balik dulu, mau mampir ke kantor suami" ucap dinda
"Iya din, hati-hati ya din" iya lice
"Assalamualaikum" salam dinda
"Waalaikumsalam" jawab alice
Dinda pun keluar dari gedung kantor daddynya, dinda masuk ke dalam mobilnya yg sudah menunggu di depan perusahaan.
Mobil pun melaju meninggalkan pelantaran perusahaan daddynya. Sebelum sampai ke kantor suaminya, dinda pergi membeli makan siang terlebih dahulu. Setelah itu baru pergi ke kantor adam.
Sesampai di kantor, dinda di sapa karyawan adam. Karena adam mempublish foto pernikahan mereka di Instagramnya yg baru di buatnya. Selama ini adam tidak pernah menggunakan instagram, dia baru memakai aplikasi itu karena banyak pria yg memfolow dinda.
~tbc~
Maafin author baru upload, author lagi sibuk akhir-akhir ini. Insha Allah minggu depan author sudah tidak sibuk lagi☺️
__ADS_1