
"Jadi?" Tanya ayah marvel begitu sampai
"Maaf sebelumnya tuan saya mohon setelah saya jelaskan, tuan besar dan tuan muda begitu juga tuan bram jangan langsung emosi" Ucap rio
"Iya kami tidak akan emosi" Jawab adam
"Kenapa?" Tanya daddy bram
"Sebenarnya......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Sebenarnya pelaku yg menabrak nona dinda itu suruhan dari kamila dan non jenny tuan" Ucap rio dengan takut
Adam sungguh sangat tidak menyangka, bahwa adiknya benar-benar akan memisahkannya dengan dinda. Adam memang telah mengetahui siapa wanita yg berniat memisahkan mereka.
Ayah marvel sontak langsung terduduk lemas, dia tidak menyangka bahwa putrinya tega dengan kakak iparnya sendiri. Begitu juga daddy bram yg benar-benar kaget mendengarnya.
"Lakukan penangkapan dan serahkan buktinya ke pihak yg berwajib" Ucap adam dengan tegas
Ayah marvel dan daddy bram sontak langsung melihat ke adam. Mereka tidak menyangka bahwa adam akan benar melakukannya. Ayah marvel hanya bisa diam saja, karena anaknya yg salah.
"Baik tuan" Jawab rio dan langsung bergegas pergi
Mommy nesya dan bunda rita yg awalnya berniat untuk keluar mendengarkan di balik pintu. Bunda rita langsung pingsan mendengar bahwa putri kesayangannya yg melakukan itu.
Mommy nesya pun juga langsung pingsan, mendengarnya. Lina yg sudah sadar, langsung memanggil yg lain. Walau Lina juga mendengarnya dari balik pintu.
Mereka yg di luar langsung bergegas masuk, dan membopong istri mereka ke atas ranjang.
"Kenapa bunda dan mommy pingsan lagi?" Tanya adam
"Em..." Jawab Lina gugup
"Katakan Lina" Ujar daddy bram
"Tadi kami mendengarnya. Dan Tante rita juga mommy pingsan karena mendengar pelakunya adalah jenny" Jelas Lina gugup
__ADS_1
Ayah marvel terhuyung ke belakang, di saat mereka mebopong ayah marvel ke sofa. Luna baru sampai, karena mendengar kakaknya kecelakaan.
Flashback on
Di saat luna dan rizky sedang melakukan foto prewedding. Handphone milik Luna bergetar, sang asisten pun menghampiri Luna.
Luna mengangkat telepon, dan langsung terduduk lemas. Rizky yg tidak tau, langsung menyambar handphone di genggaman Luna. Rizky yg mendengar juga syok, langsung saja rizky menghentikan foto prewedding mereka.
Rizky meminta fotografer untuk mengatur jadwal lagi dengan asisten Luna. Rizky mengajak Luna berangkat ke rumah sakit.
Flashback off
"Daddy gimana keadaan kakak?" Tanya Luna langsung
"Kakak mu masih kritis, kita harus menunggu dan mendoakan kakak agar bisa melewati masa kritisnya" Jelas daddy bram
Mommy nesya yg mulai sadar dari pingsannya, langsung teriak histeris. Karena mendengar penjelasan daddy bram. Mereka juga kaget, ternyata mommy nesya sudah sadar dan mendengarnya.
"Tidak.... hiks... hiks... putri ku...." Tangis mommy nesya
Daddy bram langsung menghampiri istrinya, dan menenangkan istrinya. Hari ini sungguh menjadi hari paling sedih buat keluarga wijaya dan keluarga wilson.
Bunda melihat berita itu, begitu juga keluarga besar wijaya dan wilson melihatnya. Bahkan keluarga angkat dinda juga kaget mendengar berita itu.
Dan berita tentang kasus jenny dan kamila yg menabrak lari dinda. Keluarga angkat dinda sontak syok mendengar berita itu. Bang roni langsung bergegas ke rumah sakit begitu melihat berita.
Begitu sampai dirumah sakit roni langsung ke resepsionis.
"Permisi, ruangan atas nama dinda amelia purnama dimana ya?" Tanya roni
"Oh ruangan buk dinda di ICU pak. Karena istri pak adam masih harus melewati masa kritisnya" Jelas suster yg di resepsionis
Keluarga dinda yg di Sumatera langsung bersiap untuk terbang ke Jakarta. Kakak dinda yg di Pekanbaru langsung terbang dari Pekanbaru. Sedangkan mama delima dan papa surya juga abangnya terbang esok harinya. Karena perjalanan ke bandara jauh dari kampung mereka.
Roni yg sudah tiba di ruangan ICU melihat adam berdiri di luar.
"Gimana keadaan dinda?" Tanya roni
__ADS_1
Adam mengelengkan kepalanya, dan dia menundukkan kepalanya. Roni yg melihatnya hanya bisa menepuk pundak adam.
"Kamu yg kuat, dinda wanita yg kuat. Dia tidak akan senang melihat mu menangis seperti ini" Ucap roni menguatkan
Adam lun menganggukkan kepalanya saja, dan menitikkan air matanya.
"Apa keluarganya yg di sumatera sudah tahu?" tanya roni
"Belum" Jawab adam lirih
"Sepertinya mereka sudah tau, karena berita penangkapan jenny masuk berita" ungkap roni
Adam langsung menghubungi nomor raka untuk menanyakan keadaan mereka.
"Halo Assalamualaikum bang" ucap adam
"Waalaikumsalam" jawab raka
"Abang dimana?" tanya adam
"Di jalan menuju bandara" jelas raka
"Apa sudah tahu semuanya bg?" tanya adam
"Iya dam, semua sudah tahu. Kami sedang berangkat ke bandara. Kak tika kemungkinan 3 jam lagi sampai di Jakarta. Karena rumah kak tika dekat dengan bandara" jelas raka
"Maafin adam bg, adam tidak bisa menjaga dinda" Ucap adam dari seberang telepon"
Telepon dari adam di louspeaker, jadi keluarga mendengarnya.
"Tidak apa apa nak, bukan salah mu. Ini semua takdir dari Allah SWT" Jawab papa surya
"Maaf pa" Ucap adam sambil terisak
Roni mengambil alih handphone adam, dan mengucapkan hati-hati ke keluarga papa surya. Selepas itu, roni menghubungi asisten adam menjemput kak tika di bandara 3 jam lagi.
~tbc~
__ADS_1
Segini dulu ya, besok author lanjut. Insha Allah dalam seminggu author tamatkan. Karena author mau update cerita baru dalam waktu dekat. Sengaja author update setelah ini tamat. Biar tidak bingung author updatenya😂