Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 65


__ADS_3

*Mereka sangat sedih saat mengetahui kondisi dinda saat ini. Mereka menangis karena wanita sebaik dinda harus mengalami hal seperti ini. Apa lagi mereka juga tidak menyangka sepupu yg mereka anggap baik tega melakukannya.


Yang mereka tahu bahwa jenny sangat menyambut baik dinda di rumah. Apa lagi jenny sangat dekat dengan dinda, hingga membuat mereka tidak menyangka.


Sidang pertama tidak membuahkan hasil, jadi akan ada sidang lanjutan. Bukti, dan saksi akan di datangkan saat sidang kedua. Karena adam menemukan bukti sebelum kecelakaan terjadi. Juga bukti vidio yg diberikan oleh rizky ke pengacaranya adam*.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sebulan kemudian sidang pemutusan, karena persidangan sudah melewat 3 kali persidangan dalam sebulan. Adam meminta hakim untuk segera memberikan sidang pemutusan. Karena adam mengancam karir hakim tersebut.


"Berdasarkan bukti dan saksi, saudari kamila dan jenny akan di jatuhi hukuman selama 20 tahun penjara. Dan saudara Y dan G akan di jatuhi hukuman selama 15 tahun penjara" Ucap hakim


Tok Tok Tok bunyi palu di ketuk


Keluarga adam yg mendengar pun menangis, karena putri mereka harus mendekam di penjara. Adam rela melakukannya agar adiknya bisa membedakan yg benar dan salah. Ayah dan bunda juga hanya bisa pasrah dan menangis.


Keluarga mommy nesya pun lega mendengar sidang pemutusan tersebut. Untuk keluarga mama delima pindah ke Jakarta. Kecuali tika yg tetap tinggal di Pekanbaru mengurus kebun sawit milik keluarganya.


Raka juga di pindahkan ke Jakarta, karena Raka bekerja di anak perusahaan milik adam. Jadi adam memindahkan raka, agar mama delima dan papa surya mau pindah.


Adik dinda yg kembar bernama meli dan mila juga di pindahkan ke pesantren putri yg ada di Jakarta.

__ADS_1


......................


Tidak terasa sudah 5 bulan dinda koma, dan usia kandungan dinda sudah 6 bulan. Seluruh keluarga sangat sedih dengan kondisi dinda. Apa lagi adam yg terlihat semakin kurus dan tak terawat.


Adam selalu menungu dinda di rumah sakit, perusahaan di urus oleh asistennya rio dan raka abang iparnya juga Leon sepupunya. Adam selalu menunggui dinda, bahkan dia jarang makan.


Seluruh keluarga sudah menyuruh adam untuk mengurusi perusahaan namun adam tidak mau. Bahkan mereka sudah capek untuk menasehati adam.


Tidak ada tanda-tanda dinda akan terbangun dari tidur panjangnya. Keluarga sudah pasrah akan kondisi dinda. Dan mereka sudah sepakat setelah dinda melahirkan, mereka akan mengikhlaskan dinda.


......................


Tak terasa sudah sembilan bulan, hari ini dinda akan melakukan operasi caesar untuk mengeluarkan bayinya. Operasi dilakukan lebih lama, yaitu 3 jam an. Karena mereka harus hati-hati mengoperasi dinda. Karena kondisi dinda yg sangat tidak baik.


Selesai di adzan kan, bayi adam di letakan di inkubator di ruang bayi. Dinda pun di pindahkan kembali ke ruang rawat. Kondisi bayi lemah, karena mereka bertahan dan makan hanya melalui cairan infus yg diberikan.


Adam masuk ke dalam ruang rawat dinda, dan melihat dinda. Adam memegang tangan dinda dan mengucapkan terimakasih.


"Sayang makasih kamu sudah bertahan, makasih ya sayang. Mas bangga sama kamu, anak kita sangat tampan sayang. Mereka memilik bentuk mata yg mirip dengan mu. Rupa wajah mereka mirip dengan ku, hidung mereka dan mulut mereka mirip dengan mu sayang. Kamu harus segera sadar sayang, demi anak kita. Mas mohon bangunlah sayang, mas tidak akan sanggup merawat mereka sendirian" Ucap adam menangis


Ternyata air mata juga keluar dari mata dinda, adam memperhatikannya. Adam benar-benar sedih, istrinya hanya mendengar tapi tidak merespon.

__ADS_1


"Sayang kamu menangis, sayang mas mohon bangun lah. Mas dan anak-anak butuh kamu sayang. Mas....." ucap adam menangis lagi


Adam berdiri keluar ruangan, dan meminta sang suster untuk memindahkan inkubator anaknya ke ruang rawat istrinya. Namun dilarang dokter, harus menunggu hingga dua minggu baru bisa di pindahkan.


Karena takut saat di jalan di bawa kemari, terjaid sesuatu pada bayi. Akhirnya adam pun mengalah, dan membiarkan anaknya di rawat rutin oleh suster dan dokter.


Adam sesekali melihat anaknya di ruang bayi, dia sungguh tenang ketika melihat anaknya. Namun akan sedih lagi ketika menemui istrinya yg terbaring tak berdaya di ranjang pasien.


Keluarga mendatangi adam ke rumah sakit dan mengatakan maksud mereka.


"Nak sekarang kita ikhlaskan dinda ya nak, daddy mohon. Daddy tidak sanggup melihat segala macam alat terpasang di tubuh dinda. Daddy mohon ikhlaskan dia nak, sekarang keinginannya melahirkan dua malaikat kecilnya sudah terwujud nak" ujar daddy lirih


"Iya nak mommy mohon nak, mommy tidak sanggup melihat penderitaan dinda nak" ucap mommy


"Nak turuti keinginan orang tua dinda nak. Bagaimana pun kita sudah berusaha selama ini, namun dinda tidak kunjung sadar nak. Sekarang kamu harus memperhatikan anak-anak mu, mereka butuh kamu" ujar bunda


Adam bingung harus apa, dia juga tidak tega melihat dinda yg harus bertahan karena alat-alat dari medis. Namun dia juga tidak sanggup harus kehilangan dinda.


Adam pun menganggukan kepalanya, dan meminta untuk membiarkan dinda bertahan sampai anak-anak di pindahkan ke ruang rawat dinda.


Keluarga pun hanya bisa mengiyakan saja, karena ini jalan satu-satunya agar adam mau mengikhlaskannya.

__ADS_1


~tbc~


__ADS_2