Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 33


__ADS_3

"*Aku juga mau di gandeng seperti itu sama pak adam" Bisik karyawan A yg sudah tau dinda istri adam.


"Aku juga mau, romantis banget ya pak adam" Sambung karyawan B


"Iya yah, aku juga pengen dapat suami seperti pak adam. Di gandeng terus biar gak di tikung orang" Balas karyawan A*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Adam yg mendengar bisikan dari karyawan yg sudah tau dinda istrinya tersenyum senang. Namun dia tidak suka saat mendengar ada yg mengatai istrinya seorang j*****. Adam langsung menghentikan langkahnya, dan menatap ke karyawan wanita yg bergosip tidak baik tentang dinda.


Dinda sendiri yg mendengar hanya bisa menahan saja, karena baginya tidak penting melawan wanita seperti itu.


"Kalian yg di sana. Apa maksud kalian mengatai istri saya dengan j*****" Teriak adam


Karyawan yg menggosipi jelek tentang dinda langsung ketakutan dan gemetaran. Mereka menyesal telah mengatai istri presdir mereka.


"Maafkan kami pak, kami tidak akan mengulanginya lagi" Jawab karyawan C dengan tubuh gemetara.


Adam pun yg melihat tubuhnya gemetaran tidak perduli. Adam melihat rio keluar dari lift, dan langsung memanggilnya.


"Rio" Panggil adam kuat


"Iya tuan" sahut rio


"Bereskan ketiga wanita itu, karena mereka sudah berani mengatai istri saya sebagai j*****" Teriak adam sambil menunjuk ketiga karyawan yg tadi bergosip

__ADS_1


"Baik tuan" kata rio, sambil melirik tajam ke arah tiga wanita itu.


Dinda yg heran dengan sikap adam seperti itu hanya bisa melamun dan bergumam dalam hati.


"Kenapa dia yg marah karena aku di katai j*****. Kan seharusnya aku yg marah ke mereka yg berani mengatai aku. Tadi juga dia bilang istri, berarti dia mengakui aku dong" Guman dinda


"Kalau dia mengakui aku berarti bisa ni menjalankan aksi untuk mendapatkan cintanya" Lanjut dinda bergumam dalam hati


Di saat melamun adam langsung menarik tangan dinda keluar kantor. Dinda yg terkejut merasakan tarikan di tangannya, langsung menoleh ke adam yg berada di depannya. Sampai di dalam mobil mereka diam dan hening, tidak ada yg saling berbicara.


Tiga puluh menit kemudian mereka sampai di rumah utama. Adam turun bersama dinda, dan tania melihat itu. Tania cemburu dengan adam dan dinda yg turun bersama dari mobil.


"Liat aja aku akan menyingkirkan mu dari rumah ini. Aku tidak akan membiarkan adam mencintai mu" Gumam tania dalam hati


Tania berniat menyambut adam dengan meraih tas kerja adam. Namun justru adam memberikan tas kerjanya kepada dinda. Dinda sendiri bingung dengan tingkah adam yg seperti itu. Walau biasanya dinda menyambut dan menerima tas kerjanya setiap adam pulang kantor.


Adam langsung mandi karena begitu melihat dinda keluar kamar mandi.


"Mas mandi sana, sudah saya siapkan air hangatnya. Keburu waktu maghrib masih ada mas" Kata dinda


Adam pun hanya menganggukkan kepala dan menuju kamar mandi. Dinda menyiapkan baju ganti adam di ruang ganti, dan menyiapkan alat shalat untuk adam. Karena memang dinda sedang ada tamu bulanan, jadi dinda tidak shalat.


Adam yg sudah selesai dan akan bersiap shalat heran karena melihat hanya ada sajadah dan sarung juga baju koko saja.


"Kamu tidak shalat?" Tanya adam

__ADS_1


"Tidak mas, lagi libur karena tamu bulanan datang" Jawab dinda


Adam yg mendengar pun hanya bisa menganggukkan kepala tanda iya. Adam pun shalat sendiri selama seminggu ke depan. Dinda memilih masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih bersih. Dinda berendam di dalam bathtub dengan kain tipis menutupi badannya.


Setelah berendam selama setengah jam, dinda menyudahi mandinya. Dia kemudian masuk ke dalam ruang ganti, dan memakai baju daster rumahan lengan panjang. Ya dinda terbiasa memakai baju daster selama di rumah saja dan tidur juga. Selesai dari itu, dinda keluar dan melihat adam sedang memangku laptopnya.


"Mas kita makan malam dulu yuk, nanti di lanjut lagi" Ajak dinda


Adam pun menoleh ke dinda, dan menjawab iya ke dinda. Mereka turun ke bawah berdua menuju ruang makan. Di sana sudah lengkap keluarga mereka dan menunggu mereka.


"Baru juga mau bunda suruh jenny manggil kalian" Kata bunda


"Maaf ya bun kita lama" Kata dinda tidak enak hati


"Tidak apa apa, bunda mengerti kok. Kalian kan baru sampai setengah jam lalu" Kata bunda memaklumi


"Sudah sudah kita makan sekarang ya. Adam pimpin doan makan" Kata ayah marvel


Kemudian adam memimpin doa makan, dan mereka makan bersama. Seperti biasa selalu dinda yg mengambilkan makanan untuk adam. Sedangkan tania tidak perduli sama sekali tentang itu.


Selesai makan tania langsung masuk ke dalam kamarnya. Sedangkan dinda memilih membersihkan piring. Adam pun menyusul tania ke dalam kamarnya. Adam sudah merindukan sentuhan dari tania.


Tapi sentuhan itu tidak terjadi, karena ketika adam ingin menyentuhnya. Adam melihat tanda kiss mark di dada tania. Dan tanda itu masih baru, adam benar benar marah dan menampar tania.


>tbc<

__ADS_1


Oke segini dulu, nanti sore author lanjut lagi ya. Author masih sibuk di lapangan karena pengecekan lokasi proyek pembangunan hotel


Jangan lupa berikan dukungan kalian dengan cara like, coment, dan vote ya🤗 Agar author semangat terus updatenya tiap hari☺️


__ADS_2