
"Aduh adam bisa bisanya lo justru malah fokus ke badannya" Rutuki adam di dalam kamar mandi
Sedangkan dinda yg tidak tau bahwa adam memandangi dirinya hanya acuh saja. Walau dia malu karena hanya menggunakan handuk. Biasanya di hotel ada handuk kimono, namun ini justru tidak ada. Atau mungkin ini adalah kerjaan mommy, dan bunda rita.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dinda pun melangkah ke kopernya, membuka kopernya. Setelah di buka dinda kaget dengan isi kopernya dan dia teriak.
Aaaaaaaaaaa
Adam yg mendengar teriakan dinda pun refleks langsung keluar menggunakan handuk di pinggangnya.
"Kenapa" Tanya adam kaget
"Itu bukan koper ku" Kata dinda
"Kenapa bukan koper mu, itu kan koper yg kamu bawa tadi" Kata adam
Adam pun akhirnya maju dan melihat ke dalam koper itu. Betapa kagetnya dia baju yg ada di dalam koper itu adalah baju kekurangan bahan. Baju tipis yg ada rendanya, adam pun hanya bisa memijat pelipisnya karena dia tau ini kerjaannya mommy nesya dan bundanya.
"Sudah itu pasti ulah mommy mu dan bunda" Kata adam menjelaskan
"Terus aku pakai apa" Tanya Dinda
"Pakai saja itu, tidak ada baju lain juga" Jelas adam
__ADS_1
"Tidak mungkin aku pakai baju itu, baju itu sangat tipis" Kata dinda
"Terus kau mau pakai apa, tidak mungkin pakai baju ku" Kata adam sambil memberikan ide
"Boleh tu, sini aku pinjam kaos mu" Jawab dinda karena merasa itu bukan ide buruk
Adam pun menyesali memberikan masukan untuk menggunakan bajunya. Mau tidak mau adam pun memberikan bajunya ke dinda. Dan dia malam ini hanya akan memakai celana pendek saja. Dinda pun yg menerima langsung saja mengambil dan mengambil ********** dan langsung lari masuk ke dalam kamar mandi.
Saat sampai di dalam kamar mandi, dinda menunduk malu karena dia masih menggunakan handuk menutupi badannya. Dan dia juga merutuki karena sempat menganggumi bentuk badan suaminya.
Adam sendiri sedari tadi menahan hasratnya karena melihat bentukan badan dinda yg terekspos di bagian atas dan pahanya. Adam yg melihat dinda sudah masuk ke dalam kamar mandi memilih memakai celana pendeknya. Setelah itu dia langsung naik ke atas tempat tidur dan memeriksa email lagi.
Dimana pun dia berada selalu sibuk dengan hpnya, dan tidak pernah lepas dengan itu. Lagi asik melihat email masuk, adam mendengar pintu kamar mandi terbuka.
"Glek" Adam menelan salivannya dengan susah payah
Sedangkan dinda sungguh malu karena adam memandanginya. Dinda pun buru buru naik ke tempat tidur dan masuk ke dalam selimut menutupi badannya. Adam sendiri sungguh kesal karena kelakuan mommy nesya dan bundanya sekarang dia menderita.
"Baru ini aku hanya melihat hal seperti itu si joni sudah berdiri. Biasanya sama tania perlu melakukan pemanasan dulu" Kata adam dalam hati
"Ini semua gara gara mommy nesya dan bunda. Mereka sungguh tega menyiksa ku seperti ini" Rutuk adam dalam hati
"Malu sekali aku, dia melihat ku dari tadi seperti itu" Kata dinda dalam hati
"Eh tapi bagus kan, berarti aku bisa mengambil hatinya" Gumam dinda lagi dalam hati
__ADS_1
"Kalau kami tinggal di rumah bunda, pasti aku akan melihat pemandangan ini setiap hari. Pasti aku tidak akan bisa terus terusan tahan jika melihat pemandangan itu" Gumam adam dalam hati
"Baiklah, seperti nya dia tertarik dengan badan ku. Aku akan membuat dia jatuh hati sama ku. Karena tujuan ku, agar hanya aku yg jadi istri satu satunya. Walau tujuan ku jahat, tapi aku tidak rela di madu walau aku yg jadi madu. Lagian siapa suruh dia menikah tanpa restu dengan kekasihnya" Gumam dinda lagi dalam hati sambil memikirkan rencananya mengambil jati adam
Mereka larut dalam pikiran mereka, adam yg larut dalam pikirannya karena harus menahan hasratnya. Dan dinda larut dalam pikirannya untuk membuat suaminya jatuh cinta padanya.
"Ehemm" Adam berdehem karena merasa suasana sangat sepi
Dinda pun yg mendengar deheman adam menoleh kepadanya, sambil menaikan alisnya pertanda bertanya. Adam yg melihat pun mengerti akan itu.
"Setelah menikah kita akan tinggal di rumah bunda. Di sana juga ada istri pertama ku" Kata adam
"Ya sudah, aku tidak masalah tinggal dimana" Jawab dinda
"Bagus la kalau begitu. Kau dan aku akan tidur di kamar ku. Karena bunda tidak memperbolehkan tania tidur di kamar ku. Jadi kau tidur di kamar ku, aku akan berlaku adil masalah jadwal tidur" Jelas adam lagi
"Ya itu urusan mu, aku tidak peduli. Mau kau tidak tidur bersama ku selamanya juga tidak masalah" Jawab dinda sambil membaringkan badannya membelakangi adam
Adam yg mendengar pun sangat kesal, karena dinda selalu bisa menjawabnya. Dan dia merasa bahwa dinda tidak mempermasalahkan dirinya yg sudah memiliki istri sebelum dia. Karena sudah melihat dinda tidur, adam pun memilih tidur juga. Mereka berdua masuk ke alam mimpi masing masing.
................
Keesokan subuh......
>tbc<
__ADS_1
Tinggalkan like, coment, vote, dan tambahkan ke favorit kalian☺️