
Tapi sentuhan itu tidak terjadi, karena ketika adam ingin menyentuhnya. Adam melihat tanda kiss mark di dada tania. Dan tanda itu masih baru, adam benar benar marah dan menampar tania.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Kau sungguh perempuan j*****. Katakan kau tidur dengan siapa" Kata adam teriak.
Sedangkan keluarga mereka yg masih di ruang keluarga mendengar suara teriakan adam. Karena memang kamar tania bukan kamar kedap suara. Mereka menyusul ke dalam kamar tania, karena takut terjadi sesuatu yg tidak di ingin kan.
Dinda yg juga mendengar suara teriakan adam pun langsung meninggalkan cucian piringnya. Dan menyuruh bi arumi melanjutkan cucian piring kotor itu.
"Astaghfirullah kenapa mas adam teriak begitu" Kata dinda sambil mengelus dadanya.
"Bi rum tolong lanjutkan ya bi cucian piringnya. Saya mau liat mas adam dulu" Kata dinda
"Iya non" Jawab bi rum
"Itu kenapa tuan adam ya rum?" Tanya mbok neli
"Gak tau la nel, biarin aja itu urusan mereka. Kita bekerja saja dengan baik" Jawab bi rum
"Iya rum, sini ku bantuin" Kata bi neli
Saat dinda sudah sampai di sana, dinda langsung masuk ke dalam karena melihat keluar yg lain di dalam kamar.
"Ada apa ini bun? Tanya dinda
"Bunda juga tidak tau, lebih baik kita dengar kan saja" Kata bunda rita dan di balas anggukan oleh dinda
Dinda pun melihat wajah adam yg menunjukkan kemarahan yg sangat besar. Dinda ingin bertanya kepada adam, namun dia takut karena adam sedang emosi.
"Katakan pada ku, siapa laki laki yg berani tidur bersama mu?" Teriak adam lagi
__ADS_1
Mereka yg ada di ruangan itu kaget mendengar kata kata adam. Namun tidak dengan bunda rita dan jenny, karena memang mereka sudah mengetahui siapa itu Tania.
Adam yg melihat tania diam saja pun semakin emosi, lalu dia menjambak rambut tania.
Arghhhh jerit tania kesakitan.
Dinda yg melihat pun refleks mendekat untuk menenangkan adam, namun di tahan bunda. Bunda menggelengkan kepalanya untuk menyuruh jangan mendekat. Karena bunda rita sangat tau tentang adam, bunda tidak ingin dinda terkena amukan adam juga. Akhirnya dinda pun dinda tidak jadi melangkahkan kakinya ke arah adam.
"KU BILANG CEPAT KATAKAN PADA KU. APA KEGIATAN MU SELAMA INI SEHINGGA BANYAK BEKAS TANDA KEPEMILIKAN DI TUBUH MU" Bentak adam semakin keras karena tania diam saja
"Hiks hiks hiks..... Ampun mas, ampuni aku. Maafkan aku mas" Jawab tania ketakutan dengan tubuh bergetar
"Kau memang perempuan murahan, kurang apa aku selama ini Hah" Bentak adam lagi
"Selama ini aku memenuhi semua kebutuhan mu. Tapi kau justru tidur dengan pria lain hah" Teriak adam lagi sambil menampar pipi tania lagi
Plakk
Plakk
Tania yg mendengar pun kaget, begitu juga Dinda dan yg lain kaget saat mendengar adam mengucapkan talak kepada tania juga kaget.
"Mas maafin aku, maafin aku mas hiks hiks... Jangan talak aku mas" Mohon tania sambil menangis
Namun permohonan tania tidak di respon oleh adam. Adam langsung keluar dari kamar, namun saat mau keluar adam kaget melihat keluarganya di kamar itu. Tania dan adam tidak mengetahui keluarganya di dalam karena perdebatan mereka. Namun adam mengabaikan keluarganya, dan memilih keluar rumah.
Tania pun yg melihat semua ada di situ kaget, dan melihat dinda juga di situ langsung marah ke dinda.
"Puas kan kau aku dan adam bercerai" Teriak tania ke dinda
"Semua ini gara gara kau tau. Jika kau tidak ada dalam rumah tangga kami. Aku dan adam tidak akan pernah bertengkar" Teriak tania lagi dan langsung mau menuju ke arah dinda namun di cegah paman max.
__ADS_1
"Cukup tania, ini bukan kesalahan dinda. Tapi kesalahan mu, kau sendiri yg melakukannya. Kau sendiri yg mengkhianati pernikahan kalian, adam menikahi dinda karena ingin restu pernikahan kalian" Terang bunda membela dinda
"Iya benar kata bunda. Itu karena kesalahan mu sendiri ya j*****. Aku juga tau bukan hanya sekali kau mengkhianati kakak ku. Aku sering melihat mu keluar masuk hotel, tapi aku memilih diam. Karena aku ingin kak adam sendiri mengetahui kebusukan mu" Ucap jenny namun di dengar oleh adam
Adam kembali lagi karena ingin mengambil handphone nya yg ketinggalan. Adam berhenti di dekat tangga saat mendengar bunda berbicara. Apa lagi adam mendengar kata kata jenny, adam sungguh menyesal tidak pernah mendengarkan bunda dan ayahnya.
"APAAA!!!!" Teriak adam
Mereka kaget saat melihat ada ternyata ada di situ. Begitu juga tania kaget melihat adam kembali, tania ingin menjelaskan kata kata kata jenny.
"Jenny jelaskan apa maksud mu?" Tanya adam
Jenny yg mendengar pertanyaan dari adam takut untuk menjawabnya. Dia bingung sampai melihat ke arah bunda. Bunda yg mengerti akan ketakutan jenny, akhirnya bunda yg berbicara.
"Biar bunda yg menjelaskan kepada mu nak. Sebaiknya kita duduk di ruang keluarga" Kata bunda sambil menghampiri anaknya dan mengajak ke ruang keluarga
"Kau ikut juga, Bi neli..." Kata adam menunjuk tania sambil memanggil pelayannya
"Iya den" Jawab bi neli menghampiri adam
"Bereskan pakaiannya, malam ini juga dia harus keluar dari rumah ini" Perintah adam
Mereka pun yg mendengar hanya bisa pasrah, karena adam tidak suka di bantah. Mereka pun menuju ke ruang keluarga. Bunda pun menjelaskan ke adam.
"Begini nak......"
Hayoooo penasaran ya bunda rita mau menjelaskan apa🤣 Tunda dulu ya, besok author up episode lanjutannya
>tbc<
Jangan lupa like, vote, coment, dan tambahkan ke favorit kalian☺️ Terimakasih 🤗
__ADS_1