Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 63


__ADS_3

"*Kamu kuat nak, sekarang kita shalat dulu. Kamu belum shalat dari sejak dzuhur sampai sekarang sudah maghrib nak. Jangan lupakan kewajiban mu nak. Jika dinda tau, dia akan matah nak ke kamu. Sekarang kamu bersih-bersih, dan shalat. Pergi keruangan daddy yg ada di lantai paling atas" Ucap daddy


"Iya dad. Adam ke atas dulu" Pamit adam


Setelah adam pergi, daddy bram dan ayah marvel menuju mushola rumah sakit. Mereka shalat di sana, dan meminta keajaiban kepada Sang Pencipta*.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedangkan di ruangan daddy bram, adam mandi dan segera melaksanakan shalat.


" Ya Allah tunjukkan keajaiban mu untuk anak dan istri hamba. Jangan pisahkan kami ya Allah. Hamba sungguh mencintainya, dan akan melakukan apa pun demi istri hamba. Ya Rabb tolong istri hamba bisa melewati masa kritisnya. Hamba tidak kuat melihat segala macam peralatan medis yg melekat di tubuhnya. Hamba memohon pada Mu Ya Rabb. Hanya pada Mu hamba meminta, dan hanya pada Mu hamba mengadu. Amin" Doa adam dalam hati


Selesai shalat adam langsung merapikan sajadah. Dan turun ke bawah ke ruang ICU, di lihatnya di sana sudah ada keluarga yg lain. Mereka menangis melihat istrinya di dalam. Semua keluarga di kumpulkan atas perintah daddy dan ayah marvel tapi adam tidak tahu.


"Dad kenapa semua kesini?" tanya adam bingung


"Ayah mengumpulkan untuk membuat acara doa bersama. Kita akan doa bersama di panti asuhan belakang rumah sakit. Panti asuhan yg biasa di datangi istrimu dulu nak" jelas daddy bram


"Baik dad, tapi sebaiknya kita menunggu kedatangan mama delima dan papa surya. Biar bagaimanapun selama ini dinda dibesarkan oleh mereka." Ujar adam


"Baiklah, kita akan tunggu mereka. Sekarang kalian pergilah membeli sembako untuk di bawa ke panti. Dan siapkan makanan untuk besok kita bawa. Daddy harap kalian semua membantu mommy dan tante rita" Pinta daddy bram

__ADS_1


"Baik dad" jawab Luna dan Lina


Sedangkan yg lain menganggukkan kepalanya. Setelah mereka berdiskusi, dokter keluar ruangan.


"Alhamdulillah pak, buk dinda berhasil melewati masa kritisnya. Tapi kita akan pantau keadaan buk dinda. Dan akan melakukan pengecekan yg lain setelah buk dinda siuman." Ujar dokter


"Alhamdulillah" ucap mereka serentak


"Kalau begitu saya permisi ya pak" Pamit dokter


Mereka melihat ke dalam, tinggal dua dokter dan beberapa suster yg membawa dan merapikan alat. Setelah itu mereka keluar dan pamit ke keluarga wijaya dan wilson.


Mommy dan yg lain pamit pulang, tinggal adam sendirian di rumah sakit. Karena adam ingin ketika istrinya terbangun dia yg pertama kali di lihat.


Adam masuk ke dalam dan menyentuh tangan istrinya. Membelai kepala istrinya, menciumi tangan istrinya.


"Sayang kamu tau mas bahagia banget karena kamu bisa melewati masa kritis mu. Mas harap kita bisa merawat anak kita sampai besar ya sayang. Mas ingin bahagia bersama mu dan bersama anak-anak kita" Ucap adam


Ceklek bunyi pintu terbuka


Ternyata bayu suami tika tidak pulang, dia justri ke kantin rumah sakit membeli makan malam untuknya dan untuk adam.

__ADS_1


"Adam makan dulu dek, ini uda mas belikan makan malam. Kalau kamu sakit, kamu tidak bisa menjaga dinda" Ucap bayu


"Iya mas" jawab adam


Adam berjalan ke sofa, dan membuka bungkus makanan tersebut. Bayu memakan makanan yg di belinya, namun adam tidak berselera.


"Dam jangan di aduk terus, dimakan. Kamu harus kuat, jangan gini. Dinda juga gak akan senang melihat mu seperti ini" pinta bayu


"Iya mas, maaf mas" ucap adam lirih


Kemudian adam memakan makanan tersebut dengan tidak berselera. Selesai makan, bayu membersihkan meja. Membuang bungkus makanan mereka ke tong sampah di luar kamar. Adam memilih ke toilet untuk mengambil wudhu karena sudah Isya.


Bayu tidak kembali karena langsung menuju mushola rumah sakit. Adam melaksanakan shalat di dalam ruangan istrinya. Selesai sholat, adam mengaji di samping istrinya.


Karena adam ingat bahwa istrinya sangat suka adam mengaji di sampingnya. Bayu selesai shalat dan melihat pemandangan yg di buatnya takjub.


Dia bangga memiliki adik ipar seperti adam, karena tahu apa yg diinginkan adiknya. Bayu memilih duduk di sofa sambil memainkan handphone nya. Dia tidak mengganggu adam mengaji.


Selesai mengaji adam meletakkan Al-Quran ke laci samping ranjang pasien. Kemudian adam memandangi wajah istrinya, dan menciumi tangan istrinya. Adam menoleh ke sofa, ternyata abang iparnya sudah tidur.


Adma pun perlahan mengantuk, dan tertidur dalam keadaan duduk di samping istrinya.

__ADS_1


~tbc~


__ADS_2