Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 42


__ADS_3

Dinda yg memang tidak mengerti arti menghangatkan pun menganggukkan kepala. Adam pun yg mendengar langsung bangkit dan menuju kamar mandi mengambil wudhu.


"Loh mas kok ke kamar mandi ngapain?" Tanya dinda heran


"Kan mau menghangatkan sayang, ke kamar mandi dulu" Jawab adam dan membaca doa


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah membaca doa adam langsung melancarkan aksinya. Dinda kaget dengan adam yg menggempurnya. Dan dinda baru paham bahwa arti menghangatkan itu adalah perang ranjang. Dinda merutuki kebodohannya yg tidak mengerti istilah istilah seperti itu.


Dinda akhirnya bertekad akan mencari tau istilah istilah seperti itu. Agar tidak di bodohi oleh adam lagi, karena dinda sendiri sangat tidak sanggup menangani n*fsh adam.


Mereka melakukan itu hanya selama dua jam saja. Setelah itu mereka tertidur, namun mereka tertidur hanya dua jam lebih saja. Ya mereka terbangun dari tidur mereka yg tidak lama karena suara adzan subuh di hp dinda. Mereka pun bangun, dan mandi bersama.


Namun kali ini tidak ada acara perang lagi, mereka mandi junub dan setelah itu mengambil wudhu. Mereka shalat, dan selesai shalat mereka membaca Al-Qur'an.


Selesai itu mereka kembali lagi tidur, karena memang mereka mengantuk. Mereka tertidur sampai jam setengah tujuh pagi karena kedinginan. Cuaca pagi di kali ini benar benar dingin.


Mereka terbangun dan mandi bersama, mandi kali ini mereka tidak ada pertempuran lagi. Mereka berendam air hangat, karena cuaca pagi ini sangat dingin.


Selesai mandi mereka memesan sarapan melalaui layanan kamar. Mereka sarapan bersama, sambil mengobrol.


Adam juga sangat ingin bertanya tentang perubahan dinda waktu itu. Namun di urungkannya karena mereka masih sarapan. Selesai sarapan adam mengajak dinda naik ke atas kasur karena ingin bertanya.


"Sayang sini lah, mas ingin bertanya" Ucap adam


Dinda pun naik ke atas kasur dan bersandar di dada adam.


"Mas mau nanya apa?" Tanya dinda


"Mas mau nanya, kenapa sayang kemarin itu sempat berubah?" Tanya adam


Dinda yg di tanyak pun diam, dia ingin mengungkapkan namun takut adam marah.

__ADS_1


"Kenapa diam sayang, jawab dong pertanyaan mas" Kata adam


"Mas janji ya jangan marah?" Ucap dinda


"Iya mas janji gak marah ke sayang" Jawab adam


"Sebenarnya bukan berubah mas, habya saja di dalam rumah mas ada mata mata" Ungkap dinda dengan takut


Adam yg mendengar pun kaget, kenapa bisa di mansionnya ada seorang mata-mata.


"Kamu tau dari mana ada mata mata sayang?" Tanya adam


Dinda pun menceritakan yg di dengar dan di lihatnya tentang mata mata itu.


Flashback on


Keesokan hari setelah adam menceraikan tania


Dinda terbangun di tengah malam karena haus, dan dinda turun ke lantai bawah. Saat sudah sampai dapur dinda mendengar suara seseorang. Dan dinda melihat orang tersebut juga mendengar percakapan seseorang.


"........"


"Iya aman itu. Mereka pasti tidak akan lama lagi berpisah" jawab orang itu


"........"


"Kamu tinggal terima beres saja, asal uangnya aman. Saya sudah ada rencana" jawab orang itu lagi


"........."


"Siap, secepatnya saya laksanakan" Jawab orang itu lagi


Kemudian panggilan telepon mereka berakhir, dinda pun melihat orang itu ingin masuk ke dalam rumah, dinda langsung sembunyi. Ketika orang itu sudah masuk ke dalam rumah dan masuk ke kamarnya yg ada di lantai dua. Dinda langsung masuk ke kamar tamu untuk tidur.

__ADS_1


Jika dia naik ke lantai tiga akan ketahuan bahwa dinda dari lantai bawah. Setelah masuk ke dalam kamar, dinda berencana ingin mencari tau siapa yg di hubungi orang itu. Dan lagi kenala dia ingin memisahkan aku dan adam.


"Baiklah, agar orang yg di hubunginya keluar dari persembunyiannya aku akan mengikuti rencananya" Ucap dinda


Flashback off


"Karena itu kamu berubah sayang?" Tanya adam


"Iya mas, sehabis dari sini kita tetap sesuai rencana aku ya mas. Kita harus tetap seperti orang yg bermusuhan. Agar orang itu keluar dari persembunyiannya mas" kata dinda


"Baiklah sayang jika itu mau kamu" Jawab adam


"Tapi sayang mas gak menyangka bahwa orang itu tega mau merusak pernikahan kamu dan mas. Pada hal ketika mereka menyambut kamu ke rumah mereka sangat baik ke kamu sayang" Kata adam


"Gitu la manusia mas, kita tidak ada yg tau mas. Rambut sama hitam, tapi hati siapa yg tau mas. Awalnya aku juga gak percaya mas, karena mendengar dan melihat sendiri akhirnya ya aku percaya mas" Jawab dinda


"Iya sayang. Ketika kita berada di luar rumah kita baru seperti pasangan ya sayang" kata adam


"Iya mas" Jawab dinda


"Mas jalan jalan lagi yuk, masa kita di kamar terus" Kata dinda


"Kita mau kemana? Hem" Tanya adam


"Gak tau, kan mas yg uda pernah ke jepang. Mas la yg mencari wisata yg menarik dan cantik di sini" Jawab dinda


"Baik lah kita jalan jalan ke Museum Ghilbi Mitaka no Mori saja gimana?" saran adam


"Boleh mas"


"Ya sudah kita bersiap" Ujar adam


Mereka pun bersiap untuk jalan jalan ke museum ghilbi mitaka no mori. Hanya itu tujuan mereka sekarang, tidak tau tujuan berikutnya. Dinda pun mengenakan gamis biru muda motif bunga-bunga kecil. Adam mengenakan kaos berwarna hitam berlengan panjang. Tidak lupa mantel mereka, karena suhu musim semi masih dingin.

__ADS_1


>tbc<


Jangan lupa like, vote, tambahkan ke favorit kalian☺️


__ADS_2