
*Adam memakai baju yg sudah di siapkan istrinya, adam beruntung memiliki istri seperti dinda. Adam selesai berpakaian, dan menunggu dinda.
Glek
Dinda memakai handuk sebatas dada dan paha, adma melihatnya menelan salivanya dengan kasar.
Adam memeluk dinda dari belakang, saat dinda memilih gamisnya. Dinda pun risih dan berbalik badan.
"Ada apa mas?" Tanya dinda
"Kamu ingin menggoda mas ya?" Ucap adam*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Siapa yg menggoda mas, tidak ada" Jawab dinda
"Kalau tidak, kenapa hari ini tidak membawa baju ganti ke dalam kamar mandi" Ucap adam menggoda dinda
"Ya ampun mas, aku lupa. Lagian kan sudah sah" Jelas dinda
"Oh gitu, ya sudah kuta bermain satu ronde" Goda adam lagi
"Tidak mas, semua sudah menunggu di bawah. Dan mas janji hari ini ingin bertemu dengan kamila. Mas minggir dulu, mau pakai baju" Ucap dinda
Adam pun menyingkir dan memperhatikan dinda dengan intens. Selesai memakai pakaiannya, dinda memoles bedak tabur dan liptint di bibirnya.
Adam suka dengan dinda yg hanya memakai riasan natural seperti itu. Adam dan dinda pun turun ke bawah, mereka sarapan bersama.
Selesia sarapan adam dan dinda pamit berangkat kerja. Dinda pamit karena ikut adam ke kantor.
"Mom, dad kami pamit ya" Ucap adam
"Iya, hati-hati ya. Jangan lasak, lagi hamil" Ucap mommy nesya
"Iya mom" Jawab dinda
Adam dan dinda pun menyalami mommy dan daddy. Selesai itu mereka langsung keluar mansion, dan masuk ke mobil. Mobil melaju meninggalkan mansion, dan menuju kantor.
__ADS_1
Sesampainya di sana, adam menggandeng tangan dinda. Banyak pegawai kantor yg kagum sama dinda. Mereka juga ada yg iri namun tetap bahagia, karena atasannya mendapatkan wanita secantik dan anggun seperti dinda.
Sesampainya di ruangan adam, dinda langsung duduk dan menyetel drama china. Sejak hamil, dinda senang melihat drama china. Biasanya dia suka dengan drama korea, namun sekarang dia lebih suka drama china.
Adam ke ruang meeting, dan dinda hanya mengiyakan. Hingga jam 10 adam selesai meeting, langsung mengajak dinda keluar. Mereka menuju tempat janjian dengan kamila, adam duduk di belakang. Sedangkan rio duduk di depan di samping supir.
Tiga puluh menit mereka sampai di tempat janjian. Adam dan dinda keluar pintu mobil, dan menuju ruang VVIP. Ternyata disana sudah ada kamila.
Kamila melihat adam sontak langsung memeluk adam. Adam pun syok di peluk kamila jadi hanya diam saja.
"Adam" Ucap kamil dan memeluk adam
Hingga lima menitan dinda berdehem
Ehemm
Adam langsung tersadar, dan melepaskan pelukan kamila. Adam menarik tangan dinda duduk di sampingnya. Kamila duduk di depannya, dan kamila bingung.
"Adam siapa wanita itu?" Tanya kamila
"Dinda" Ucap dinda mengenalkan diri
Kamila tidak menyahuti tangan dinda, justru terlihat semakin bingung.
"Adam kamu bercanda kan? Aku istri kamu, kenapa perempuan ini kamu bilang istri kamu" tanya kamila dengan sedikit menahan emosi
"Ini benar istri aku, jika tidak percaya kamu bisa search di google" Jelas adam
Kamila langsung mencari berita pernikahan adam, dan di sana juga ada terpampang foti pernikahan mereka. Juga berita tentang pernikahan kerajaan bisnis keluarga wijaya dan wilson.
Kamila sontak terkejut, karena wanita yg menjadi istri adam adalah wanita yg berasal dari salah satu pengusaha sukses.
"Adam ini gak benar kan? Selama ini kita belum bercerai" Ucap kamila tidak terima
"Maaf tapi selama ini keluarga kamu dan saya mengira kamu sudah meninggal. Dan secara agama kita sudah bercerai. Dan saya juga sudah menikah" Jelas adam
"Gak, gak mungkin" Teriak kamila
__ADS_1
"Rio" Panggil adam
"Iya tuan" Ucap rio
"Panggil saksi" Jawab adam
"Baik tuan" Rio keluar memanggil saksi untuk cerainya dengan kamila
Rio masuk membawa beberapa orang, untuk menyaksikan adam mentalak kamila. Untuk memastikan bahwa adam sudah benar-benar bercerai dengan kamila.
"SAYA ADAM NUGROHO WILSON MENJATUHKAN TALAK TIGA KAMILA PUTRI SAAT INI JUGA" ucap adam dengan tegas
Rio merekamnya, agar tidak terjadi sesuatu di masa depan. Adam menyiapkan semuanya dengan rapi.
Setelah mengucapkan itu, adam mengajak dinda pergi dari sana. Dinda sebenarnya tidak tega, namun dia harus tega. Karena dia tau bahwa salah satu orang yg ingin menghancurkan pernikahannya pasti ada hubungannya dengan kamila.
Adam mengajak dinda ke restoran lain untuk makan siang. Sedangkan kamila menangis tersedu-sedu, dia tidak terima.
Kamila menghubungi seseorang
"Halo, kamu segera bunuh wanita itu. Jika adam tidak bisa ku miliki, maka dia juga tidak bisa" Jelas kamila, dan langsung mematikan panggilan itu
Dan tentu saja, bahwa panggilannya terdengar oleh seseorang yg mengawasinya.
Kamila langsung pergi dari sana, dan menemui sahabatnya.
Di lain tempat
Adam dan dinda menikmati makan siangnya, selesia makan siang adam mengantar dinda ke butik yg baru didirikannya. Sedangkan adam kembali ke kantor.
Setelah dinda pergi, ternyata ada rujak cingur di seberang butiknya. Dinda berjalan ke sana, menyebrang. Dinda tidak melihat bahwa ada mobil yg melaju sangat kencang.
Beberapa orang berteriak memanggil dinda, namun naas dinda sudah tergeletak di jalan.
Brukkk
~tbc~
__ADS_1