Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti
Episode 78


__ADS_3

Dinda mengingat itu semua sampai meneteskan air matanya, ketiga anaknya memperhatikan dinda dan melihat dinda menangis. Kemudian mereka mendekati dinda dan memeluk dinda.


Dinda terkejut karena ketiga anaknya melihat dirinya menangis. Hasan menenangkan dinda.


"Bunda jangan bersedih, nanti kami juga sedih" Ucap Hasan


"Iya bunda jangan sedih, kami tidak akan menanyakkan tentang ayah lagi" Jelas Husain


Mereka berpikir bahwa dinda sedih karena terus menanyakkan tentang ayah mereka siapa. Jadi mereka berjanji tidak akan menanyakkan tentang ayah mereka. Meski Hasan berpikir dia harus mencari tahu masalah apa yg terjadi antara bundanya dan ayahnya.


"Bunda kami berjanji tidak akan menanyakkan tentang ayah lagi" Ucap mereka bersamaan


Dinda yg mendengar mereka pun menjadi sedih, karena dirinya memisahkan dan merahasiakan tentang siapa ayah mereka. Dinda memeluk mereka dengan erat


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah acara tangisan dan pelukan tersebut, dinda mengajak ketiga anaknya untuk makan siang. Karena dinda berencana untuk terbang ke Indonesia, dinda memutuskan kembali ke Indonesia. Dinda juga sudah mengurus surat pindah sekolah hasan dan husain.


Kedua anaknya senang bahwa mereka akan pindah ke Indonesia, karena mereka akan terus berjumpa dengan oma, opa dan nenek juga kakek mereka. Serta merka sudah rindu dengan aunty dan uncle mereka, karena selama ini keluarga yg ada di Indonesia mengunjungi mereka saat libur anak sekolah.


Setelah makan siang, dinda menyuruh anak mereka untuk bersiap, karena mereka akan berangkat bersama alex. Mereka semakin dekat selama empat tahun ini, alex masih tetap betah dengan kesendiriannya. Alex dan dinda hanya berbeda dua tahun saja. Ketiga anaknya dinda juga sangat dekat dengan dinda, bahkan kedua anaknya sering menginap di mansion milik keluarga Alex.


Orang tua alex juga sangat senang dengan ketiga anak dinda, karena keduanya mereka sangat pintar dan sopan. Orang tua alex berharap dinda dan alex berjodoh, karena orang tua alex tau bahwa putranya menyukai dinda. mereka menerima dinda dengan tulus dan tidak memandang status dinda.

__ADS_1


Setelah mereka bersiap, tidak lama kemudian alex datang menjemput mereka.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" Salam alex


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" Jawab mereka


Hasan dan husain yg melihat alex langsung saja berlari kepelukan alex


"Uncle" Teriak mereka bersama


Naila tidak ikut berlari karena menurutnya dia sudah besar.


Alex yg melihat naila diam saja pun langsung...


Naila sontak langsung menghampiri alex dan memeluk alex. Naila bersyukur di pertemukan oleh Dinda, dan memiliki mereka. Naila sebenarnya ingin mengetahui alasan orang tuanya membuangnya.


Dinda mengerti perasaan ketiga anaknya, mereka sangat menginginkan sosok seorang orang tua yg lengkap di hidup mereka. Dinda ingin mengatakannya namun dia tidak sanggup jika anak-anaknya memilih hidup bersama ayah mereka.


Hasan melihat bundanya bersedih, dan menyenggol husain.


"Bunda bersedih lagi, kita harus mencari tau masalah ayah dan bunda. Apa alasan bunda merahasiakan siapa ayah kita" UCap hasan pelan pada husain


Husain yg mendengar pun hanya menganggukkan kepala saja, Hasan yang melihatnya sangat kesal, kenapa dia tidak menjawabnya. Yah hasan anak yg super aktif dan humble juga murah tersenyum, sedangkan husain anaknya dingin dan pendiam. Meski begitu mereka berdua memiliki kepintaran di atas rata-rata.

__ADS_1


Alex yang melihat dinda melamun dan melihat dinda meneteskan air mata akhirnya menyamperin dinda. Alex menyenggol dinda, dinda yang di senggol pun terkejut.


"Astaghfirullah" Ucap dinda


"Kenapa melamun terus, liat tuh anak-anak pada melihat kamu terus" Ucap alex


Dinda yang mendengar perkataan alex pun langsung melihat kearah ketiga anaknya. Dinda langsung memasang senyum manisnya ke arah ketiga anaknya.


"Sudah ayuk kita berangkat ke bandara, penerbangan kita sejam lagi kan?" ucap dinda


"Ayuk kita berangkat ke bandara, agar kita tidak terjebak macet" Ajak alex


Kedua anak-anak dinda pun bersorak.


"Goooo" UCap mereka berdua


Mereka pun langsung menuju mobil, barang-barang mereka sudah di susun di mobil. Karena tadi dinda sudah memerintahkan para maid untuk mengangkat barang mereka ke mobil. Ketiga anaknya dinda selama di perjalanan menuju bandara langsung bernyanyi dengan semangat. Mereka semangat karena akan bertemu oma, opa, nenek, dan kakek serta aunty dan uncle mereka.


Hampir sejam mereka sampai ke bandara, alex langsung memerintahkan bodyguardnya untuk mengangkat barang mereka ke bagasi pesawat pribadi alex. Alex juga memerintahkan Sam menghubungi pilot apakah mereka sudah siap. Ketika sam sudah mendpatkan konfirmasi bahwa sudah siap semua, alex langsung membawa dinda dan ketiga anak dinda menuju pintu masuk pesawat pribadinya.


Setelah sampai di dalam pesawat pribadi, ketiga anaknya dinda sangat bahagia, karena melihat dekorasi pesawat yang sangat mewah. Mereka kemudian di suruh alex untuk duduk di kursi mereka masing-masing. Dinda senang melihat ketiga anaknya tersenyum, keputusannya untuk kembali ke Indonesia sangat tepat.


~tbc~

__ADS_1


Segini dulu ya semua, besok author update lagi episodenya. Berhubung novelnya segera tamat, author akan fokus ke novel baru dan sedang proses editing. Nantikan ya semua novel terbaru author


__ADS_2