
Tania yg mendengar perkataan dinda yg bermaksud menyindirnya sangat kesal. Tania langsung pergi meninggalkan dinda, karena dia kesal. Tania pergi keluar rumah, karena memang itu kebiasaannya. Tania akan keluar rumah setelah adam berangkat ke kantor dan pulang sebelum adam kembali ke rumah. Dan itu tidak di ketahui oleh adam tentang kelakuan tania seperti itu.
Dinda memilih bergabung dengan keluarga suaminya di ruang keluarga.
"Kak dinda temani jenny shopping dong" pinta jenny
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Jangan mengajak kakak ipar mu pergi. Dia baru sampai di sini biarkan istirahat" Larang oma
"Ya oma, jenny pengen merasakan shopping bersama seorang kakak ipar gimana" Jawab jenny memelas dengan menampilkan puppy eyesnya
Mereka yg melihat itu pun tidak bisa lagi melarang jenny. Dan mengizinkan jenny pergi bersama dinda berbelanja ke mall. Setelah mendapatkan izin, jenny langsung menarik dinda. Jenny menyuruh dinda mengganti pakaiannya, begitu juga jenny mengganti pakaiannya.
Setelah selesai mereka turun, dan pamit berangkat ke mall. Dengan nasehat dari bunda rita dan ayah marvel.
"Ingat pulang sebelum kakak mu pulang ya" jenny
"Iya bun" Jawab jenny
Mereka pamitan dan menyalim tangan ayah, bunda, omah, opah, paman dan tante. Mereka pun menaiki mobil dengan di supiri oleh supir pribadi jenny. Mereka pergi ke mall dekat dengan kantor adam.
Tujuan jenny setelah dari mall, jenny akan ke kantor kakaknya adam. Karena pegawai kantor perusahaan adam banyak yg tidak tau tentang pernikahan adam. Jadi jenny berencana mengajak kakak iparnya berkunjung ke kantor adam.
Setelah sampai di mall, jenny langsung mengajak dinda membeli beberapa baju yg cantik menurutnya. Jenny yg memang tidak mengenakan pakaian muslimah, memilih membeli pakaian tertutup. Jenny membeli tunika, rok, celana jeans untuk di pakainya. Karena menurut jenny jika dirinya memakai pakaian gamis akan terlihat seperti ibu ibu.
__ADS_1
Ya jenny berinisiatif akan mulai mengenakan pakaian tertutup seperti kakak iparnya. Dinda yg melihat jenny mengajaknya masuk ke busan muslim pun heran. Tapi setelah mendengar perkataan jenny dinda tersenyum senang.
"Kak yg ini cantik gak ke jenny" Tanya jenny
Dinda menganggukkan kepalanya bahwa itu cocok dengannya. Akhirnya jenny memilih baju tunik, rok, celana jeans dan baju blouse sabrina untuknya. Dinda memilih milih gamis yg menurutnya cantik. Dinda pun sama seperti jenny berbelanja pakaian muslim. Setelah dari pakaian dinda memilih jilbab syar'i untuk di kenakannya. Karena dirinya sudah berjanji jika menikah akan menggunakan jilbab syar'i.
Setelah memilih baju, dinda dan jenny menuju kasir untuk membayar belanjaan mereka. Jenny yg ingin membayar pakaiannya dilarang dinda.
"Ini biar kakak yg bayar sebagai ucapan perkenalan kakak dengan adik kakak yg cantik" Kata dinda
Jenny yg mendengar itu pun senang dan menganggukkan kepalanya. Karena jenny tipikal cewek yg senang dengan hal yg berbau gratisan. Walau dia memiliki banyak uang jajan dari ayah, dan kakaknya. Jenny tetap penyuka hal yg gratis.
Selesai membayar barang belanja mereka, jenny mengajak dinda membeli cemilan. Mereka menuju ke tr*** m*** yg ada di dalam mall. Mereka membeli berbagai cemilan untuk stok di rumah. Jenny juga membeli ice cream dengan cup yg besar untuk di simpan di freezer. Selesai berbelanja cemilan mereka membayarnya ke kasir.
Setelah mereka sampai di perusahaan wilson company group. Jenny menyuruh dinda untuk masuk terlebih dahulu. Karena jenny melihat tukang cimol ada di dekat kantor kakaknya. Jenny membeli cimol untuk nya dan untuk kakak iparnya dan adam. Dinda berjalan masuk dan menanyakan ruang adam.
"Pemisi ruangan adam dimana ya?" Tanya dinda kepada resepsionis.
Resepsionis itu mirik dinda dengan sini, dan berkata kasar ke dinda.
"Kamu siapa nyari presdir kita? Kamu salah satu j***** yg mau bertemu presdir" Kata resepsionis A
Dinda yg mendengar itu sangat tidak senang, dan ingin membalas perkataannya. Namun sebelum berbicara temannya juga menghina dinda.
"Tau nih, ****** berpenampilan tertutup tapi tetap j*****. Presdir kita tidak akan tertarik dengan j*****" Kata teman sebelah resepsionis A
__ADS_1
"Iya nih, percuma pakaian tertutup, tapi seorang j*****" sembung resepsionis A
Dinda benar benar kesal dengan ucapan mereka berdua dan marah dengan mereka berdua.
"Dengar baik baik saya bukan seorang j***** seperti yg kalian tuduhkan. Dan saya juga perempuan murah seperti kalian" Kata dinda emosi dengan suara yg keras
Beberapa karyawan yg berlalu lalang di loby kantor pun berhenti karena mendegar kerinutan di resepsionis. Banyak yg berbisik bisik mengejek dinda sebagai j***** yg mau menggoda presdir mereka.
Dinda yg mendengar bisikan mereka tidak tahan lagi dan mau mengeluarkan ultimatum nya malah tertahan karena mendegar suara teriakan seseorang.
"Hei kalian tidak tau diri ya, kalian di gaji oleh kakak saya bukan untuk menggosip" Kata jenny. Ya orang itu adalah jenny.
"Aku juga tadi mendengar bahwa kalian mengatakan bahwa dia j*****" Kata jenny lagi
Resepsionis pun mengangguk dan berkata.
"Benar nona muda, dia seorang j***** yg menanyakkan ruangan presdir nona" Kata resepsionis b dengan melirik sinis ke arah dinda
"Dengar baik baik, kalian berdua saya pecat. Dan dengar baik baik wanita yg kalian bilang j***** adalah menantu kekuarga wilson. Wanita ini adalah kakak ipar saya, istri sah dari Adam Nugroho Wilson" Kata jenny mengelegar di loby kantor
Mereka yg mendengar itu kaget, mereka telah menghina istri presdir mereka. Resepsionis yg juga mendengar juga menyesal telah menghina istri presdir.
>tbc<
Yuhuu segini dulu ya, tinggalkan like, coment, vote, dan tambahkan ke favorit kalian 🤗
__ADS_1